<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706</id><updated>2012-02-16T10:32:47.128-08:00</updated><category term='Penilaian siswa'/><category term='Pengetahuan tentang Mapel'/><category term='Pelaporan kepada orang tua'/><category term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category term='Manajemen keuangan sekolah'/><category term='Manajemen personalia sekolah'/><category term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category term='Manajemen kelas'/><category term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><title type='text'>gurukreatif</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>71</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-5671829383419143356</id><published>2008-06-16T16:25:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T00:52:12.554-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><title type='text'>19 resep sukses menjadi fasilitator dalam pelatihan guru.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak jalan menuju roma, banyak jalan juga menuju peningkatan kompetensi guru. Saat ini sudah mulai banyak lembaga pendidikan yang mulai merasa membutuhkan peningkatan kompetensi guru dengan gaya yang sama sekali baru. Terkadang pengelola sekolah bahkan guru yang dikirim untuk hadir pada acara seminar atau pelatihan guru pulang hanya dengan wacana-wacana yang jika diaplikasikan dikelas akan mengalami kendala. Entah karena wacana yang sama sekali baru, atau cara mendapatkan wacana di pelatihan yang tidak menarik dan membosankan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu selayaknya bentuk atau format pelatihan guru mulai sedikit demi sedikit dirubah dan dibuat menyenangkan. Bayangkan siswa kita pun akan lelah secara mental dan fisik bila selama sehari belajar hanya duduk dibelakang meja saja, duduk diam dan hanya mendengarkan sang pembicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apabila kita memposisikan diri sebagai siswa dalam sebuah pelatihan guru tentu inginnya pelatihan guru dibuat menarik, tidak membosankan dan saat yang sama memberikan inspirasi dan pencerahan. Malah bukannya tidak mungkin apabila benar-benar menginspirasi, keesokan harinya apa yang didapat dari pelatihan langsung diterapkan ke dalam pembelajaran sehari-hari dikelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pelatihan guru yang menginspirasi bukannya terjadi tanpa usaha. Karena ada seorang individu yang sudah berjuang keras meramu agar suasana pelatihan menjadi menarik dan tidak membosankan. Orang tersebut adalah fasilitator atau trainer . Tidak diperlukan syarat khusus untuk menjadi fasilitator, tetapi yang paling utama orang tersebut harus konsisten dalam bersikap dan mau berbagi pengetahuan dan yang terpenting sabar dalam melihat orang lain berproses. Konsisten menerapkan sikap-sikap yang baik dalam bergaul di keseharian, dikarenakan seorang fasilitator pelatihan guru yang sukses tidak akan bersikap berbeda dalam kesehariannya dan saat memimpin sebuah pelatihan.Orang tersebut tetap bersikap mau mendengar dan punya rasa yang kuat dalam berusaha mengerti orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu dibawah ini saya sajikan beberapa faktor yang menentukan bagaimana menjadi fasilitator pelatihan guru yang baik.&lt;br /&gt;Fasilitator pelatihan guru itu sebaiknya;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menetapkan kesepakatan kelas pelatihan diawal sekali, soal penggunaan telepon genggam misalnya. Ini penting sekali , bayangkan apabila ditengah pelatihan semua orang sibuk menerima telepon atau pesan singkat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meneguhkan kesepakatan yang sudah diputuskan bersama-sama dengan peserta. Soal cara mengemukakan pendapat, cara menyanggah dan berdebat serta aturan lain yang berperan dalam mengatur alur komunikasi selama pelatihan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan metode KWL untuk mengukur sejauh mana peserta pelatihan ingin tahu lebih banyak mengenai topik pelatihan dan apa saja yang sudah mereka dapatkan selema pelatihan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat atmosfir yang membuat semua orang nyaman berbicara dan mengemukakan pendapat .&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan takut menghadapi konflik selama pelatihan karena jangan-jangan ide masukan yang cemerlang datang saat terjadi perbedaan pendapat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan menjadi individu yang dominan atau terlalu kritis karena saat melatih guru yang nota bene adalah orang dewasa, guru punya banyak ide bagus untuk diberikan pada peserta pelatihan lain. Dengan menjadi dominan anda akan membuat orang yang hadir merasa tidak dihargai pendapat dan pengalamannya dalam dunia pendidikan selama bertahun-tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berpikir dengan cepat, mampu merubah suasana yang pasif menjadi aktif dan menyenangkan, mampu mengelola peserta yang suka mendominasi dengan cara menerapkan tehnik mendengar dan berperan sebagai katalis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan berpikir menang kalah. Tugas seorang fasilitator bukannya untuk mengalahkan semua peserta pelatihan lewat argumentasi dan pengetahuannya yang selangit. Fasilitator yang baik malah menggunakan pengetahuan nya itu untuk menggiring peserta secara perlahan-lahan menuju tujuan pelatihan yang sudah ditentukan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bisa berperan sebagai ‘katalis' yaitu seseorang yang pandai meramu campuran yang baik namun tanpa disadari bisa menyusupkan campuran khas miliknya. Jadi ketika semua orang yang hadir merasakan bahwa mereka difasilitasi dengan baik, saat yang sama semua orang yang hadir tidak menyadari bahwa ada ‘tangan' yang meramu ini semua.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan humor dengan cerdas dan tidak berlebih-lebihan. Humor yang baik digunakan untuk memecah kekakuan dan mencairkan suasana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghargai proses, menghormati perbedaan kemampuan semua orang yang hadir. Ini saya alami saat melatih guru menggunakan teknologi. Hal ini disebabkan tingkat kemampuan yang berbeda-beda terhadap teknologi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pusatkan tenaga anda pada hasil pelatihan yang ingin dicapai, dengan demikian anda selalu fokus akan tujuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mau mendengar. Jangan sekali-kali berasumsi dan melakukan penghakiman.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minum yang cukup selama memimpin pelatihan. Hal ini untuk menjaga intonasi suara anda tetap jernih dan otak anda mendapatkan asupan air yang cukup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harus jadi orang yang paling antusias disaat semua peserta pelatihan sudah mulai loyo dan tidak bersemangat. Jangan sekali-sekali terlihat frustasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menerima masukan peserta. Bahkan jika anda harus melakukannya saat itu juga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bisa dijadikan teman ‘curhat'. Banyak guru yang khusus datang untuk hadir didalam pelatihan anda. Terkadang para guru tersebut bahagia sekali bila didengarkan dan dimengerti apa yang menjadi kendala mereka selama ini disekolah asal mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengajukan pertanyaan terbuka saat peserta memberikan pernyataan. Ini penting sekali dikarenakan dengan demikian mereka merasa ditanggapi dengan baik. Pertanyaan tersebuat adalah "bagaimana", "kapan", "siapa" atau "mengapa".&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan takut bila tidak mempunyai jawaban atas pertanyaan peserta. Tugas anda memfasilitasi ‘proses' yang terjadi dan memunculkan semua potensi yang terbaik yang mungkin bisa dimunculkan dan memberikan ruang untuk pengambilan keputusan bersama-sama dengan seluruh peserta. Anda bukan menjadi orang yang serba bisa .Ingat semua peserta juga mempunyai tanggung jawab yang sama dengan fasilitator yaitu mensukseskan jalannya pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Dengan demikian fasilitator yang baik mengerti kapan harus memimpin pelatihan, membiarkan terjadinya debat yang seru, bersikap netral atau bahkan menjadi provokator agar ide-ide yang cemerlang dari para peserta pelatihan muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah fasilitator, dan nikmati saat ide-ide, solusi-solusi bermunculan sambil menggiring semua peserta menuju penyelesaian tujuan pelatihan yang anda tentukan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.buyblogreviews.com" &gt;&lt;img src="http://www.buyblogreviews.com/sponsoredImages/sponsoredpost.gif" alt="Blog Advertising" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-5671829383419143356?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/5671829383419143356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=5671829383419143356' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5671829383419143356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5671829383419143356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/19-resep-sukses-menjadi-fasilitator.html' title='19 resep sukses menjadi fasilitator dalam pelatihan guru.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1301012041714603536</id><published>2008-06-15T16:24:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T00:55:50.701-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><title type='text'>Saat menghadiri seminar, saat yang tepat untuk menjalin relasi jaringan antar guru.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menghadiri seminar atau pelatihan bukan hal yang luar biasa lagi untuk guru. Apalagi di jaman sertifikasi ini. Suka atau tidak, guru akan lebih banyak mengahdiri acara sejenis seminar dan pelatihan daripada sebelumnya. Masalahnya banyak guru yang merasa bahwa kehadirannya di seminar hanya untuk mendengarkan pembicara berbicara panjang lebar dari pagi sampai sore dan melewatkan kesempatan emas membangun jaringan saat rehat atau makan siang. Jangan sangka kaum pemasaran atau kaum bisnis saja yang membutuhkan jaringan, guru juga, agar sebagai professional guru mampu membandingkan apa yang sudah atau belum anda lakukan di kelas bersama siswa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Silahkan melihat beberapa resep dibawah ini yang mungkin berguna saat anda membangun relasi antar guru saat menghadiri seminar atau pelatihan. Resep ini saya dapatkan dari blog&lt;a href="http://www.thechangeblog.com/2008/03/12/networking-skills/"&gt; ‘&lt;em&gt;thechangeblog'.&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Resep #1; siapkan bahan cerita anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Nama anda unik? Atau anda berasal dari sekolah yang mempunyai khas atau daerah yang banyak memancing orang untuk ingin tahu lebih banyak? Jika iya, anda beruntung sebab anda punya modal awal sebagai bahan perkenalan dengan rekan yang sudah terlebih dahulu hadir ditempat acara.Anda juga bisa membuat versi anda sendiri yang bisa anda ceritakan dalam waktu 30 sampai 60 detik , ceritakan sesuatu yang membuat orang lain tertarik.Tapi jangan lupa bahwa kita semua adalah unik, artinya jangan merasa tidak ada yang menarik dari diri anda.  Untuk menggali hal yang unik dari diri anda mungkin pertanyaan ini akan membantu.&lt;br /&gt;   &lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;li&gt; Apa yang saya sudah lakukan tapi orang lain tidak lakukan?&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Hal apa dari saya yang memancing orang lain untuk bertanya lebih lanjut?&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Tanyakan pada diri anda sendiri, hal apakah yang membuat anda teringat terus mengenai sesuatu hal dari orang lain?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Boleh juga jika anda menyesuaikan diri dengan siapa anda berbicara, jika anda berbicara dengan orang yang sudah berkeluarga pastikan anda menyertakan cerita tentang keluarga anda juga atau bicarakan mengenai hobby jika bertemu dengan orang yang lebih muda atau belum berkeluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Resep #2; temukan hal yang umum untuk dibicarakan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda adalah jenis pribadi yang senang membicarakan minat atau kesukaan anda sendiri sebaiknya anda harus mulai mengubah kebiasaan tersebut. Sebab anda akan menjadi mudah untuk dilupakan orang lain. Akan menjadi lebih mudah untuk menjalin relasi dengan orang lain yang belum kita kenal dengan menggunakan hal yang kita sama-sama sukai dalam pembicaraan. Kuncinya adalah bertanya dengan pertanyaan berjenis terbuka dan jadilah pendengar yang baik, maka anda akan temukan kata kunci untuk dikembangkan. Setelah itu anda akan menemukan alur pembicaraan yang mengasyikkan tanpa ada satu pihak yang mendominasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Resep #3; jangan pernah makan sendirian &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang resep ketiga ini buat saya juga berat, saya suka sekali saat hari kerja makan sendirian, sambil berefleksi hal apa saja yang sudah atau belum saya lakukan selama sehari bekerja. Tapi saat mengahadiri acara seminar atau pelatihan adalah saat yang tepat untuk menambah kenalan dan memperluas jaringan. Jadi jangan sungkan untuk bergabung dimeja makan dengan orang yang belum pernah anda temui sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Resep #4; ambil inisiatif, jadilah proaktif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa memulai percakapan dengan kontak mata, senyum atau bilang Hai terlebih dahulu. Jika selama pelatihan anda melihat hal yang mengejutkan atau diluar kebiasaan berkomentarlah, maka orang lain akan mendengar anda dan bereaksi kepada anda. Jika anda melihat seseorang memakai sesuatu yang menarik, katakan pada mereka apa yang anda pikirkan. Jadilah individu yang positif, dijamin orang akan senang berada disekitar anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Resep #5; berusahalah untuk menjalin kontak lebih lanjut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang baru di hari terakhir pelatihan kita menyadari bahwa besok tidak akan bertemu dengan orang yang sama lagi. Jadi jangan lupa untuk segera meminta nomor atau alamat email yang bisa dikontak atau bahkan kartu nama. Esok harinya sempatkan untuk mengirim email atau sms yang menanyakan kabar, sekedar mengingatkan pada saat yang dilewati bersama saat pelatihan. Jangan kaget bila anda bisa memulai sebuah hubungan pertemanan baru dengan orang yang anda temui setelah pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata pepatah; silaturahmi bisa membawa kesehatan, rejeki dan panjang umur. Jadi selamat menjalin kontak dan silaturahmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1301012041714603536?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1301012041714603536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1301012041714603536' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1301012041714603536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1301012041714603536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/saat-menghadiri-seminar-saat-yang-tepat.html' title='Saat menghadiri seminar, saat yang tepat untuk menjalin relasi jaringan antar guru.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-8262053840987373624</id><published>2008-06-10T16:46:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T19:47:42.789-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Presentasi pelatihan pembelajaran berbasis proyek.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dibawah ini saya suguhkan kepada anda, hasil pelatihan yang saya berikan mengenai project based learning atau pembelajaran berbasis proyek. Saya hadirkan karya salah satu kelompok .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[slideshare id=455461&amp;amp;doc=mengenal-tokoh-sfti-adopt-teacher-kelompok-depok-1213005402729199-8&amp;amp;w=425]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-8262053840987373624?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/8262053840987373624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=8262053840987373624' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8262053840987373624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8262053840987373624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/presentasi-pelatihan-pembelajaran.html' title='Presentasi pelatihan pembelajaran berbasis proyek.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1609974268018791300</id><published>2008-06-09T16:22:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T01:00:21.358-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Satu tahun ajaran lagi terlewati.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun ajaran 2007 dan 2008 hampir lewat, silahkan memperhatikan 9 indikator dibawah ini untuk menjadikan kita guru yang lebih baik dari tahun ajaran kemarin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika sebagai guru saya;&lt;br /&gt;  &lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;li&gt; Masih menggunakan gaya dan isi pengajaran yang sama seperti yang saya gunakan diwaktu-waktu kemarin.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Saya tidak meminta umpan balik dari siswa mengenai cara mengajar saya&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Saya tidak menganalisa dan menilai hasil pekerjaan siswa saya secara adil, berkala dan pantas.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Saya tidak berusaha mengunjungi kelas atau mengobservasi rekan guru lain&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Saya tidak menjadikan karya anak didik saya sebagai bahan diskusi dengan rekan guru yang lain demi mendapatkan umpan balik, saran atau kritik.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Saya tidak mengunjungi sekolah lain, menghadiri pelatihan, seminar, atau membaca bahan bacaaan untuk meningkatkan wawasan cara mengajar saya.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Saya tidak mempersilahkan orang lain yang lebih berpengalaman untuk masuk dan melihat dan mengobservasi lalu memberikan umpan balik kepada saya mengenai cara saya mengajar.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Saya tidak mempunyai perencanaan pengembangan professional pribadi tahunan yang berfokus pada peningkatan cara belajar siswa.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt; Saya tidak mempunyai evaluasi penilaian cara mengajar saya yang sistematis dan disesuaikan dengan tujuan pribadi saya, kelas parallel saya dan ukuran yang ditetapkan dari sekolah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ini berarti kita belum layak menjadi guru yang lebih baik dari tahun ajaran kemarin. Namun jangan khawatir, beberapa dari faktor diatas merupakan tanggung jawab seluruh komunitas sekolah untuk membentuk sistemnya. Jadi di tahun ajaran depan silahkan ajukan hal diatas yang belum anda laksanakan kepada pihak pimpinan agar dibuat suatu sistem yang membuat kita sebagai guru selalu berupaya meningkatkan diri untuk menjadi guru yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1609974268018791300?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1609974268018791300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1609974268018791300' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1609974268018791300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1609974268018791300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/satu-tahun-ajaran-lagi-terlewati.html' title='Satu tahun ajaran lagi terlewati.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-3012935600679399512</id><published>2008-06-01T17:20:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T01:06:58.845-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Bangga melihat antusiasme guru belajar teknologi (refleksi pelatihan TIK Adopt Teacher Sampoerna Foundation Teacher Institute)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_ItQK1FJEIxE/SFoMVSgkpdI/AAAAAAAAAAk/BwCaWdv1zOQ/s1600-h/pelatihan-ict-adopt-teacher-sfti.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_ItQK1FJEIxE/SFoMVSgkpdI/AAAAAAAAAAk/BwCaWdv1zOQ/s320/pelatihan-ict-adopt-teacher-sfti.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213493078520014290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Terimakasih atas pengetahuan yang sudah bapak berikan”. Itulah isi pesan yang masuk ke kotak surat saya siang menjelang sore tanggal 31 Mei 2008. Surat elektronik yang berisi pesan diatas masuk ke dalam kotak surat saya, dikirim oleh salah satu guru yang hadir pada pelatihan saya mengenai penggunaan Powerpoint, internet dan surat elektronik. Saya terkejut sekaligus senang para guru yang menjadi peserta pelatihan saat itu, langsung mengaplikasikan pengetahuan yang mereka dapatkan dengan mengirimkan saya surat elektronik yang berisi ucapan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya satu bahkan lebih dari separuh peserta pelatihan mengirimkan saya surat pertama mereka dengan menggunakan internet. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Mereka memang baru saja membuat alamat surat elektronik mereka dan senang sekali melihat para guru mengambil manfaat dari kemajuan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang kembali melihat antusias para guru belajar hal baru dalam kehidupan mereka sebagai pendidik walaupun banyak dari mereka baru saja mengenal computer namun dengan memompa semangat mereka sebagai pembelajar saya berhasil membuat mereka antusias dan nyaman perasaannya saat belajar teknologi. Sebuah hal yang mungkin menjadi pegangan sehari-hari siswa kita dirumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk anda para pembaca saya coba menuliskan jalannya pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sesi 1 (8.00-9.30)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Guru-guru peserta langsung masuk ke ruang pelatihan yang disediakan dan saya persilahkan untuk langsung menyalakan computer serta layar yang ada didepan mereka. Sambil saya siapkan diri saya berikan waktu untuk mereka bereksplorasi dengan computer. Saya memulai pelatihan dengan doa dan sebuah gambar yang provokatif. Gambar tersebut mencerminkan perbedaan jurang yang berbeda antara generasi sekarang dan generasi yang sekarang menjadi guru. Perbedaan tersebut adalah usia siswa kita lebih menyukai hal-hal yang bersifat multimedia dan menarik . Sementara usia orang yang sekarang menjadi guru lebih menyukai teks dan hal-hal lain yang menurut generasi sekarang agak membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melakukan ice breaking dengan meminta mereka menyebutkan satu kata motivasi mereka untuk member semangat pelatihan hari itu.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kata-kata tersebut saya gunakan juga untuk memberi semangat saat mereka merasa susah dalam mempelajari teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta mereka melakukan human graph, artinya saat saya menyebutkan satu kata mengenai teknologi saya minta guru yang menguasai keterampilan yang saya sebutkan untuk maju mendekat. Siapa yang mendekat paling dekat kepada saya, memberikan gambaran kepada saya siapa saja yang sudah lebih tahu dari yang lain mengenai jenis teknologi yang saya sebutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat kegiatan tersebut saya minta mereka membentuk kelompok, dan dikomandoi oleh guru yang pengetahuannya lebih dibanding yang lain. Dengan demikian saya menjadi punya asisten untuk membantu mengajar guru yang lainnya.&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi 2 (9.45 -12.30)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami mulai masuk kepada pengenalan dasar powerpoint, saya berterima kasih kepada para guru yang menjadi ketua kelompok. Dengan cepat dan sukarela mereka membantu saya mengajar anggota tim nya untuk mengerti materi yang saya berikan. Adapun materi yang saya berikan mengenai powerpoint dan cara mengambil informasi serta gambar dari internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mereka bergabung lagi dengan guru-guru yang asal daerahnya sama untuk mulai membuat presentasi Project Based Learning yang sudah mereka buat. Hal ini dikarenakan minggu depan (7 Mei 2008) mereka harus mempresentasikan makalah pembelajaran berbasis proyek yang mereka kerjakan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mereka sedang bekerja di computer secara rutin saya minta mereka melakukan interview dengan orang yang ada didekat mereka dengan pertanyaan dibawah ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P.1. Apa saja yang sudah anda lakukan dengan baik?&lt;br /&gt;P.2.Jika ada kesempatan lagi hal apa yang anda bisa lakukan dengan berbeda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuansa pelatihan saat itu sangat cair, artinya semua orang diberi kesempatan memberikan pengajaran pada orang lain. Nampaknya para guru yang hadir sudah akrab dengan pernyataan bahwa ‘siapa yang mengajarkan orang lain akan bertambahlah pengetahuannya’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sesi 3 &lt;span&gt; &lt;/span&gt;(13.30 -15.00)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Para guru mulai belajar mengenai email. Sebelum mulai saya meminta mereka untuk melakukan permainan yang cukup seru dan menarik. Permainan ini adalah permainan semua orang duduk kecuali ada satu yang berdiri. Satu orang yang berdiri harus membuat semua orang yang duduk setuju dan mengiyakan pernyataan yang ia berikan. Jika setuju orang yang duduk harus berdiri dan mengganti tempat. Orang yang tidak kebagian tempat duduk akan mendapat giliran untuk memberikan pernyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua guru rileks dan senang saya mulai memberikan gambaran singkat mengenai manfaat dan bahaya yang bisa ditimbulkan dari&lt;span&gt; &lt;/span&gt;internet. Namun saya meminta semua guru yang hadir untuk berfokus pada kegunaan internet yang sangat besar bagi pembelajaran. Dengan demikian mereka juga bisa melindungi siswa mereka dari dampak buruk yang ditimbulkan dari internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan ditutup dengan peserta yang saya biarkan untuk saling mengirim surat elektronik dan malah beberapa dari mereka sudah bisa melakukan chat atau mengobrol lewat layanan gmail. Salah satu isi suratnya saya cantumkan diatas sebagai pembuka tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan terima kasih yang besar saya ucapkan kepada &lt;a href="http://www.sf-teacher.org/"&gt;Sampoerna Foundation Teacher Institute &lt;/a&gt;yang melalui program adopt teacher telah berhasil membuat guru-guru peserta bertambah ilmu dan metode pembelajarannya. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kepada staf Sampoerna Foundation Teacher Institute Bpk Joko, Bpk. Robert dan Bpk. Firman yang telah membantu saya hingga terwujudnya pelatihan saya ucapkan banyak terima kasih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-3012935600679399512?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/3012935600679399512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=3012935600679399512' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3012935600679399512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3012935600679399512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/bangga-melihat-antusiasme-guru-belajar.html' title='Bangga melihat antusiasme guru belajar teknologi (refleksi pelatihan TIK Adopt Teacher Sampoerna Foundation Teacher Institute)'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_ItQK1FJEIxE/SFoMVSgkpdI/AAAAAAAAAAk/BwCaWdv1zOQ/s72-c/pelatihan-ict-adopt-teacher-sfti.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-3931680762078877914</id><published>2008-05-25T16:28:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T01:09:26.389-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>7 ciri guru yang (mungkin) siswa sukai</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada beberapa tahun karir saya sebagai pengajar, sekolah tempat saya mengajar mendatangkan seorang ahli pendidikan yang bukan hanya ahli dalam jargon dan paradigma, tetapi juga seorang guru yang mengajar dikelas. Orang tersebut adalah &lt;a href="http://www.thinkerskeys.com/cms/pages/%21/display.html"&gt;Tony Ryan.&lt;/a&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari presentasi beliau saya mendapat beberapa ciri guru yang mungkin akan disukai siswa. Seperti halnya manusia lainnya, siswa juga punya pendapat pribadi mengenai tipe guru yang disukainya. 7 tipe dibawah ini mungkin membantu anda untuk lebih memahami siswa anda dikelas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menghormati siswa dan tidak membuat mereka runtuh mentalnya dengan perkataan yang negatif dan memojokkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan. Tentunya  anda punya hak perogratif sebagai guru, namun melibatkan mereka boleh juga sebagai cara untuk membagi kewenangan dan mempermudah tugas anda dalam mengendalikan mereka dikelas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendengarkan mereka saat mereka berbicara pada anda. Tidak berteriak marah jika mereka berbuat sesuatu yang mungkin menurut anda adalah sebuah kesalahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adil, mudah diajak berkomunikasi, selalu ada saat mereka membutuhkan, selalu mendukung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat mengajar tidak tegang, dan melakukan pembelajaran yang menyenangkan dengan berbagai macam cara dan metode.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jelas, saat menerangkan sesuatu dikelas kepada mereka, artinya memang tidak mudah berbicara dalam bahasa mereka. Namun ketahuilah lebih berat untuk mereka untuk memahami anda dibandingkan sebaliknya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan menyerah terhadap mereka. Ada banyak film yang menjelaska menganai hal ini salah satunya film Dangerous Minds. Mudah-mudahan anda pernah menontonnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-3931680762078877914?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/3931680762078877914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=3931680762078877914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3931680762078877914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3931680762078877914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/05/7-ciri-guru-yang-mungkin-siswa-sukai.html' title='7 ciri guru yang (mungkin) siswa sukai'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-7109135938505738368</id><published>2008-05-20T16:17:00.000-07:00</published><updated>2008-06-20T01:11:41.059-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen keuangan sekolah'/><title type='text'>Interaksi pemasaran di sekolah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Musim tahun ajaran baru segera tiba, banyak sekolah swasta yang sudah mulai berhitung berapa siswa yang berhasil dijaring dan menjadi warga baru di sekolah. Berbagai metode promosi untuk menarik siswa baru kembali masuk ‘kotak' untuk dievaluasi kembali. Mana yang efektif, mana yang terbukti harus di rubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apabila anda berjalan-jalan di banyak tempat di Jakarta terutama di daerah yang dekat dengan kawasan pemukiman, maka suasana promosi sekolah masih terasa lewat tawaran di spanduk maupun event-event yang diselenggarakan di pusat perbelanjaan. Kerja untuk mempromosikan sekolah memang sebuah pekerjaan yang menuntut konsentrasi yang tinggi, energi dan biaya yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bukan akan membahas metode apa yang paling cocok untuk diterapkan dalam mempromosikan sekolah. Namun lebih kepada upaya mengingatkan semua pihak sebagai penyelenggara sekolah bahwa ada hal yang sebenarnya bisa diterapkan dan terbukti bisa membantu memasarkan sebuah sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang saya maksud adalah ‘interaksi pemasaran'. Sebenarnya hal ini sangat mudah untuk dirasakan tetapi banyak pihak yang lupa untuk memperkuat dan memberi makna jenis interaksi ini. Padahal jika interaksi pemasaran menjadi ‘ruh' bagi semua warga yang ada di sekolah maka yang terjadi anggaran yang promosi yang minim pun menjadi tidak masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian dari interaksi pemasaran di sekolah adalah semua kesempatan dimana terjadi interaksi atau hubungan antara sekolah melalui elemennya yaitu pimpinan, guru, administrasi, satpam dengan orang tua, pengunjung, siswa, pejabat diknas merupakan interaksi pemasaran. Karena dalam setiap kesempatan interaksi itu pihak yang merasa puas dan senang, akan meningkat kepercayaannya terhadap sekolah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas sebagai inti dari kegiatan sebuah sekolah serta guru sebagai aktor utama juga punya peranan yang kuat dalam tipe interaksi ini. Jika anda sebagai guru masih menyajikan hal-hal yang kurang menantang bagi siswa dikelas, jangan terkejut bila hal itu juga menjadi sebuah interaksi pemasaran yang kurang berhasil tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi tulisan berasal dari &lt;a href="http://www.dangerouslyirrelevant.org/2008/05/my-not-so-frien.html"&gt;sini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-7109135938505738368?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/7109135938505738368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=7109135938505738368' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7109135938505738368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7109135938505738368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/05/interaksi-pemasaran-di-sekolah.html' title='Interaksi pemasaran di sekolah'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-3217147944183838069</id><published>2008-05-15T17:16:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T19:54:42.603-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Refleksi dari pelatihan pembelajaran berbasis proyek (project based learning)</title><content type='html'>&lt;a href="http://gurukreatif.files.wordpress.com/2008/06/sfti1.jpg"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-153" src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/06/sfti1.jpg?w=300" alt="" height="224" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu tanggal 10 Mei 2008 adalah hari yang bersejarah buat saya. Di hari tersebut saya mendapat gambaran dari hal-hal yang saya pikirkan selama menulis dalam blog ini. Sebuah gambaran yang jelas menarik dan memberikan motivasi. Gambaran itu adalah betapa negara kita mempunyai guru-guru yang berdedikasi dan mempunyai semangat untuk selalu belajar dan meningkatkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihari tersebut saya diundang oleh &lt;a href="http://www.sf-teacher.org/"&gt;Sampoerna Foundation Teacher Institute&lt;/a&gt; untuk berbagi dengan guru-guru SMP negeri dari segenap penjuru Jakarta dalam program Adopt Teacher mengenai bagaimana pembelajaran berbasis proyek di jalankan. Sebuah tugas yang tidak ringan memang, dikarenakan saya harus terlebih dahulu merubah paradigma guru-guru yang hadir. Namun ternyata tugas tersebut tidak sesulit yang saya bayangkan karena ternyata malah saya yang harus belajar merubah beberapa cara pandang saya terhadap perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari guru-guru yang hadir saya belajar banyak sekali tentang bagaimana melakukan hal yang terbaik bagi siswa kita ditengah keterbatasan. Cara mereka menyiasati perubahan membuat saya makin optimis bahwa pendidikan Indonesia bisa maju karena saya percaya bahwa lokomotif perubahan dalam dunia pendidikan di kendarai oleh guru-guru yang berdedikasi dan berkomitmen serta mau mengusahakan yang terbaik untuk siswanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bpk. Firman Fridayanto (staff dan fasilitator dari SFTI) yang telah banyak membantu saya demi terlaksananya pelatihan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan lihat foto pelatihan pada widget blog ini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-3217147944183838069?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/3217147944183838069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=3217147944183838069' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3217147944183838069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3217147944183838069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/05/refleksi-dari-pelatihan-pembelajaran.html' title='Refleksi dari pelatihan pembelajaran berbasis proyek (project based learning)'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2412553038679340795</id><published>2008-05-09T17:04:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T19:55:27.090-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Membekali siswa kita menghadapi masa depan dengan melakukan pembelajaran berbasis proyek</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba anda lihat definisi sebuah metode pembelajaran dibawah ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek perseorangan atau grup, dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu, menghasilkan sebuah produk atau sebuah aksi, yang hasilnya kemudian akan ditampilkan atau dipresentasikan. Saat pengerjaan kelas menggunakan berbagai macam bahan-bahan, dengan pendekatan belajar aktif atau berpusat pada siswa . Menggunakan: pendekatan kontruktivis, problem solving, inquiry, riset, pembelajaran terpadu, pengetahuan dan ketrampilan, evaluasi, refleksi, dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model pembelajaran apakah itu? Yang pasti berat sekali jika sebagai guru kita harus merencanakan pembelajaran model seperti itu. Apalagi jika kita berpikir soal penghasilan yang didapat, serta beban pekerjaan lainnya. Sepertinya akan jauh dari menantang jika kita menerapkan model pembelajaran seperti itu, yang ada hanyalah beban pekerjaan yang makin menggunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi nanti dulu, apakah anda sering melihat dan memperhatikan lowongan di surat kabar? Ini saya cuplikan beberapa kriterianya  hanya untuk anda.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Dapat menghandle sales team activity, administrasi sales, dan Sales planning&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Mempunyai daya analisa yang baik.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Terbiasa bekerja dengan target.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Experience in handling high recruitment volume.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; With tight deadline is highly preferred.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Able to work hard independently and able to Work within a team.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Computer literate especially Microsoft Officer.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; SAP experience as a high advantage.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Strong in development and management skills.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Strong in analysis, problem salving and Interpersonal skills.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Strong in communications skills, English is a Must &amp;amp; other language (s) is preferred.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak memilih-milih jenis lowongan, yang saya lakukan hanyalah mengambil secara acak beberapa lowongan yang terbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda analisa dan hubungkan antara gaya mengajar anda sekarang dengan syarat lowongan pekerjaan yang ada diata s? Apakah kira-kira hal-hal diatas sudah anda persiapkan kepada siswa anda. Sebenarnya apa yang kita harapkan sebagai guru dari siswa kita saat  proses belajar  mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pertanyaan ini ditanyakan pada seorang guru ada banyak sekali macam jawaban yang akan timbul. Misalnya agar siswa menguasai bahan ajar dan kurikulum yang diajarkan dan seterusnya. Bagaimana dengan tantangan yang siswa kita hadapi saat mereka besar nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan masa kini yang kita lihat dari tulisan lowongan yang saya cuplikan untuk anda diatas, saya yakin tidak akan bisa dipenuhi oleh pembelajaran yang mengandalkan ceramah guru serta buku teks sebagai satu-satunya pegangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan yang siswa kita hadapi begitu kompleksnya sampai kita membutuhkan sebuah metode pembelajaran yang membuat mereka senang belajar sambil membentuk sikap mereka untuk dapat menghadapi masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu metode pembelajaran yang dianggap bisa membekali mereka di masa depan adalah pembelajaran berbasis proyek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe pembelajaran seperti ini masih dianggap yang paling sesuai demi memenuhi tantangan jaman dikarenakan tipe pembelajaran ini mengembangkan sikap:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Berpikir kritis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Melakukan kerja sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Mengatur waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Bertanggung jawab terhadap proses embelajarannya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Penggunaan teknologi dengan tepat guna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.      Bekerja dalam kerangka multi disiplin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.      Berpikir kreatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.      Pemecahan masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.      Kepemimpinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.  Tanggung jawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  Etika dalam dunia kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.  Pengambilan keputusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  Melakukan riset&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2412553038679340795?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2412553038679340795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2412553038679340795' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2412553038679340795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2412553038679340795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/membekali-siswa-kita-menghadapi-masa.html' title='Membekali siswa kita menghadapi masa depan dengan melakukan pembelajaran berbasis proyek'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-5963549019367924949</id><published>2008-05-08T17:02:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T19:56:46.836-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Bedah kurikulum dalam KTSP</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Kata banyak pendidik, sekarang ini jamannya KTSP. Sebuah singkatan yang pasti anda tahu artinya. Dengan segenap prasangka baik saya yakin KTSP dibuat untuk menolong guru, bukan malah mempersulit. Jika yang terjadi di lapangan banyak guru merasa kesulitan dalam menerapkan, mungkin yang harus ditambah adalah semangat guru untuk bereksplorasi dan mencari metode pembelajaran yang baru dan menantang sebagai pelengkap.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Dengan adanya KTSP sebenarnya guru dan semua elemen sekolah kembali belajar dan memaknai perencanaan pengajaran sebagai cara untuk lebih baik dalam membelajarkan siswa.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Mari menjadikan KTSP sebagai pengiring bagi guru dalam menjalani manajemen berbasis Sekolah yang berlandaskan pada otonomi.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Sudah sepantasnyalah semua pihak dalam hal ini, pengawas, kepala Sekolah dan guru menjadikan RPP dan silabus dalam KTSP sebagai &lt;em&gt;working document&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;em&gt;Working document&lt;/em&gt; berarti sebuah dokumen kerja yang terus menerus berkembang dan dikembangkan. Tidak ada kata ‘salah' saat mengembangkan sebuah dokumen kerja.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Semangat bereksplorasi dan terus kembali pada panduan yang sudah ada dan disediakan harus terus dipupuk jika tidak ingin KTSP bernasib sama dengan kerangka kerja kurikulum sebelumnya. Untuk itu langkah yang sekolah bisa lakukan untuk membuat KTSP menjadi perangkat yang setia dalam merancanakan pembelajaran antara lain dengan melakukan bedah kurikulum.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Dalam proses ini guru akan mengumpulkan dan mendokumentasikan data yang ada dalam kurikulum. Secara bersama-sama guru mengidentifikasi keterampilan dan isi materi yang diajarkan serta penilaian yang digunakan per mata pelajaran dan tingkatan kelas.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Dengan demikian guru mempunyai catatan mengenai apa yang sudah dan belum diajarkan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Dalam kegiatan bedah kurikulum langkah-langkah yang perlu dilakukan antara lain:&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;1. Mengumpulkan data semua kurikulum KBK dan KTSP yang ada&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;2. Semua guru melakukan review terhadap kurikulum (masing-masing melihat kompetensi dasar dan standar kompetensi)&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;3. Bergabung dalam grup dengan jumlah yang disesuaikan, kemudian berbagi hasil temuan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;4. Setiap grup membandingkan apa yang sudah ditemukan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;5. Bersama-sama mengidentifikasi:&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 36pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Pemahaman Bermakna (enduring understanding)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Pertanyaan Inti (essential question)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Penilaian yang utama dan alternative penilaian&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Kegiatan Belajar Mengajar seperti apa yang bisa dilakukan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Metode pembelajaran apa yang cocok&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Keterampilan serta pengetahuan apa yang harus dikuasai&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Identifikasi tema-tema besar yang diperlukan dalam perencanaan pembelajaran setahun ajaran&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Menentukan tema yang mungkin diambil (kriteria: menarik, relevan, menantang, signifikan)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Tema dapat diambil dari salah satu/lebih dari satu bidang studi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Susun dan kelompokkan materi pembelajaran&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Sesuaikan dengan kalender akademik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt; Tentukan waktu yang dibutuhkan dalam setiap tema&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt 54pt;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;Manfaat yang bisa dipetik dari kegiatan bedah kurikulum ini adalah kegiatan belajar mengajar menjadi lebih terstruktur, secara bersama-sama guru bisa mengidentifikasi hal-hal yang tidak perlu atau sudah ketinggalan jaman dalam membelajarkan siswa, memungkinkan integrasi antar bidang kurikulum. Selain itu program ini bisa membuat rencana penilaian siswa menjadi lebih mudah, saat guru merencanakan pembelajaran dengan gampang guru bisa mengetahui pengetahuan apa saja yang sudah atau belum dikuasai siswa. (ingat metode KWL)&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang menjadi perhatian adalah saat melaksanakan kurikulum melalui RPP jangan lupakan bahwa kegiatan pembelajaran harus bersandar pada prinsip ‘PAIKEM' yaitu, pembelajaran aktif inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-5963549019367924949?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/5963549019367924949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=5963549019367924949' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5963549019367924949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5963549019367924949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/bedah-kurikulum-dalam-ktsp.html' title='Bedah kurikulum dalam KTSP'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2793832362786388026</id><published>2008-05-05T16:38:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T19:57:36.447-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Ayo ajak siswa kita ke dunia nyata</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam mendidik pernahkah kita merasa mengajarkan dan diajarkan sesuatu yang berada di awang-awang. Coba ingat saat kita sekolah dahulu, peristiwa perang Dipenogoro yang sarat akan makna perjuangan kebebasan dan melawan kesewenang-wenangan direduksi menjadi hanya persoalan  tentang tanggal dan tahun terjadinya. Dengan cepat kita bisa menghapal tahun terjadinya perang tersebut, tapi pernahkan guru kita mengajak kita menganalisa, menelaah alasan, memetakan konflik sampai mengapa perang itu bisa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang dalam posisi anda sebagai manusia dewasa mana yang lebih penting? Kemampuan menganalisa sebuah masalah atau kemampuan menghapal tanggal serta tahun. Di masa kini ada banyak alat dan teknologi yang bisa digunakan untuk membantu kita menghapal. Telepon genggam yang paling murah pun bisa membantu kita menimpan ratusan nomor. Sedangkan kemampuan menganalisa apabila tidak diasah sedari kecil akan susah digunakan saat dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebagai pendidik, ajak siswa anda ke dunia nyata. Dunia yang nyata sekarang membutuhkan ;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kemampuan bekerja sama, untuk itu ajak siswa anda bekerja dalam kelompok&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kemampuan berpikir kritis, untuk itu berikan siswa anda soal atau contoh kasus yang menantang mereka berpikir kritis&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kemampuan berkomunikasi lisan, untuk itu latih siswa anda berpresentasi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kemampuan berkomunikasi lewat tulisan, untuk itu ajak siswa anda menulis.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kemampuan menggunakan teknologi, untuk itu ajak mereka menggunakan teknologi bukan dengan menghapal langkah-langkah menggunakannya&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kemampuan menjadi warganegara yang baik, bawa isu tentang dunia global dan lokal masuk ke dalam kelas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kemampuan merencanakan karir, ajak mereka untuk magang, biarkan mereka tahu nilai dan etika dalam dunia kerja.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kemampuan mempelajari sesuatu, latih siswa anda melakukan riset.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2793832362786388026?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2793832362786388026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2793832362786388026' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2793832362786388026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2793832362786388026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/05/ayo-ajak-siswa-kita-ke-dunia-nyata.html' title='Ayo ajak siswa kita ke dunia nyata'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-8187432840868096490</id><published>2008-05-04T16:57:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T19:58:29.110-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>"Saya hanya berusaha mendisiplinkan siswa saya".</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernyataan diatas adalah jawaban yang paling sering kita dengar saat seorang guru ditanya mengapa melakukan kekerasan pada siswanya sendiri. Banyak sekali praktisi pendidikan percaya bahwa disiplin adalah jalan keluar dari semua masalah perilaku di sekolah dan dikelas. Padahal masalahnya bukan pada disiplin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat merencanakan pembelajaran dikelas semua guru berusaha keras membuat rencana pengajaran yang kreatif dan menantang siswa. Namun apa yang guru lakukan bila mendapati siswa nya berbuat sesuatu yang mengganggu jalannya kelas. Apabila guru hanya berpikir mengatasinya dengan cara mendisiplinkan siswa maka hal-hal yang berbau ‘menghukum' akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian terlihat sekali hubungan antara menghukum dan mendisiplinkan siswa. Untuk kasus siswa yang mengganggu jalannya kelas banyak hal yang guru akan lakukan. Dari membentak sampai melakukan tindakan yang bersifat hukuman fisik. Hukuman fisik inilah yang terkadang menjerumuskan guru menuju tindakan kekerasan kepada siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang guru lakukan diatas seperti seseorang yang membuka usaha restoran. Ada banyak karyawan yang bekerja di restoran itu kemudian apabila sebuah masalah terjadi, dengan cepat karyawan yang melakukan kesalahan dipecat. Padahal yang menjadi masalah adalah cara pemilik restoran mengelola restorannya. Pemilik restoran tidak pernah mengajarkan prosedur cara menerima pelanggan, berlaku ramah pada pelanggan, merapikan dapur, membersihkan meja hidangan, sampai memasak dengan baik. Hal ini dikarenakan pemilik restoran berpikir yang penting restorannya menyajikan makanan yang enak dan lezat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikelas dalam sebuah proses belajar mengajar guru juga sering melakukan kekeliruan yang sama. Guru merasa sudah berbuat cukup untuk kelas nya ketika telah merencanakan pembelajaran lewat rencana pengajaran. Guru tidak pernah membekali siswanya dikelas dengan prosedur-prosedur yang sebenarnya membantu tugasnya sebagai guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur yang dimaksud antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Cara siswa memperhatikan ketika sedang ada yang berbicara&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Masuk ke dalam kelas&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menyerahkan tugas ketika selesai mengerjakan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apa yang harus dilakukan bila telah selesai mengerjakan tugas duluan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mendiamkan siswa&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengajukan pertanyaan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Meminta bantuan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bekerja dengan bekerja sama&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bergerak didalam kelas&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Pergi ke ruangan lain misalnya perpustakaan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;DISIPLIN: menitik beratkan pada bagaimana siswa berprilaku&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;PROSEDUR: menitik beratkan pada hal-hal yang mendukung pembelajaran dikelas dilakukan dengan baik.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;DISIPLIN: Ada hukuman dan penghargaan atau imbalan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;PROSEDUR: Tidak mempunyai aspek hukuman dan imbalan.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-8187432840868096490?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/8187432840868096490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=8187432840868096490' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8187432840868096490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8187432840868096490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/05/saya-hanya-berusaha-mendisiplinkan.html' title='&quot;Saya hanya berusaha mendisiplinkan siswa saya&quot;.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1264352081348107440</id><published>2008-05-03T16:19:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T19:59:09.523-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><title type='text'>Selamat Hari Pendidikan Nasional, satu blog mantap lagi saya temukan.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.files.wordpress.com/2008/05/agung-wibowo.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-135" src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/05/agung-wibowo.jpg?w=300" alt="" width="300" height="187" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya mengenal blog, saya sering mondar mandir keluar masuk mailing list pendidikan yang ada di yahoogroups. Hal yang saya lakukan hanya membaca dan menikmati perdebatan dan ulasan teman-teman para praktisi pendidikan yang menyuarakan pendapat disitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang saya sering cermati adalah pendapat seorang &lt;a href="http://agung1971.wordpress.com/about/" target="_blank"&gt;Setiawan Agung Wibowo&lt;/a&gt;. Namun saya menunggu sampai beliau membuat blog, maklum banyak sekali sebenarnya hal yang beliau kuasai dan bersifat praktis  maupun hal-hal yang membuka paradigma berpikir mereka yang berkarir di dalam dunia pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dalam sebuah posting di &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/sd-islam/?v=1&amp;amp;t=search&amp;amp;ch=web&amp;amp;pub=groups&amp;amp;sec=group&amp;amp;slk=1"&gt;milis sdislam&lt;/a&gt; beliau mengeluarkan alamat blog nya , silahkan dikunjungi blog beliau di &lt;a href="http://agung1971.wordpress.com/"&gt;http://agung1971.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua teman-teman pendidik yang lain baik yang sudah membuat blog atau belum, terima kasih sudah mewarnai dunia pendidikan negara tercinta Indonesia dengan hal-hal yang sudah anda bagi lewat dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju terus dunia pendidikan Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1264352081348107440?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1264352081348107440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1264352081348107440' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1264352081348107440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1264352081348107440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/05/selamat-hari-pendidikan-nasional-satu.html' title='Selamat Hari Pendidikan Nasional, satu blog mantap lagi saya temukan.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-687886695527052711</id><published>2008-04-15T23:53:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:00:52.490-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen keuangan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Sekolah Dasar (makalah Seminar The Power of ICT di Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta 15 April 2008)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam menelisik masalah peng integrasian atau penyatuan TIK (teknologi, informasi dan komunikasi) di sekolah dasar kita harus melihat beberapa peran yang dijalankan oleh pihak-pihak yang berkompeten di sekolah. Pertama peran sekolah sebagai institusi yang melahirkan kebijakan, kedua guru kelas sebagai aktor utama di lapangan dan yang terakhir guru komputer sebagai orang yang mengajar mata pelajaran TIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan singkat  ini akan membahas satu persatu peran penting mereka dalam membuat proses integrasi berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai institusi sekolah mempunyai mekanisme yang berbeda-beda dalam proses pembelanjaan anggaran di setiap tahunnya. Banyak sekolah yang masih berpikir bahwa fasilitas yang terpenting dikembangkan hanya fasilitas fisik saja. Padahal jika sedikit demi sedikit anggaran dipergunakan untuk pembelanjaan infrastruktur TIK maka  sebuah sekolah akan mempunyai arah yang jelas dalam pengembangan TIK. Terbukti banyak sekolah sudah mulai menampilkan fasilitas TIK sebagai nilai jual, terutama bagi sekolah swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapapun anggaran yang telah dibelanjakan oleh pihak sekolah akan menjadi sia-sia apabila sekolah tidak melakukan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.       Menjelaskan kepada seluruh staff mengenai keterampilan apa yang harus dimiliki siswa dalam menghadap abad 21.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Pelatihan yang berkelanjutan, serahkan pada pihak guru TIK sebagai orang yang akan melatih guru-guru yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.       Bentuk pelatihan yang bersifat TOT atau training of trainer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.      Dalam forum rapat atau evaluasi program, sempatkan adakan forum TIK . Sebuah ajang untk berbagi kisah sukses dalam penggunaan TIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru kelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru kelas sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan siswa mempunyai peran penting dalam pengintegrasian TIK. Guru kelas bisa menjadi contoh langsung atau role model bagi pengunaan perangkat TIK di sekolah. Banyak sekolah yang sudah memulai untuk melengkapi ruang kelas dengan satu computer . Dengan memaksimal kan peran satu komputer di kelas, siswa akan merasakan manfaat yaitu bertambahnya sumber belajar. Inisiatif guru kelas untuk sering-sering berkonsultasi dengan guru TIK juga diperlukan. Dengan demikian guru TIK bisa membantu mewujudkan apa keinginan dari guru kelas dalam kaitannya dengan integrasi TIK. Guru kelas juga bisa memulai mengajarkan langkah-langkah dalam melakukan riset yang sederhana bagi siswa (metode big six). Banyak dari cabang dalam TIK yang memang membantu siswa dalam melakukan riset  atau menampilkan hasil pembelajaran yang dilakukan siswa. Misalnya internet dan CD Rom yang bisa membantu mendapatkan informasi dalam waktu cepat. Apabila guru sudah membelajarkan siswa cara mencari  informasi dan melakukan riset, siswa akan lebih efisien dan efektif dalam mencari informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini contoh integrasi yang bisa guru kelas lakukan secara mandiri maupun dengan bantuan guru TIK di lab computer maupun dengan computer yang ada dikelas, kegiatannya antara lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.       Membuat diagram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Membuat rentang waktu (time line)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.       Membuat grafik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.      Membuat sajak atau naskah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.       Membuat karya video&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f.       Memproduksi rekaman suara seperti orang sedang melakukan siaran radio atau pendongeng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g.      Membuat karya puisi, cerita atau naskah pementasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h.      Merancang booklet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i.        Merancang brosur atau atribut pelengkap kampanye lingkungan hidup misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;j.        Membuat peta pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;k.      Membuat lukisan dengan computer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;l.        Membuat komik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;m.    Membat denah ruangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n.      Memutar CD Rom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o.      Mencari informasi di internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran guru TIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bertanggung jawab pada berlangsungnya suasana pembelajaran di ruang computer, guru TIK juga menjadi tempat bertanya dari guru kelas serta pihak yang berkepentingan dalam bidang TIK disekolah. Guru TIK selayaknya mempunyai jam khusus setelah pulang sekolah secara rutin  untuk melatih keterampilan serta menjadi teman dialog untuk semua guru kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama guru kelas, dan berbekal kurikulum TIK yang dibuat bersama-sama guru lain disekolah, guru TIK bertugas merancang kira-kira hal apa dalam TIK yang bisa membuat siswa menjadi terbantu belajarnya. Tugas apa yang bisa diberikan dalam kaitannya dengan pembelajaran dikelas den demikian  menjadikan pembelajaran dikelas menjadi aktif, kreatif, dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara rutin guru TIK juga mengirim karya siswa sebagai portfolio untuk menunjukan kepada orang tua siswa mengenai hal apa yang siswa pelajari disekolah. Jangan lupa saat mengajar guru TIK memberikan semangat serta dorongan agar siswa tidak takut untuk salah, mau mencoba serta percaya diri. Siswa secara terus menerus didorong untuk menggunakan TIK dalam kaitannya dengan higher order thinking (menganalisa, menciptakan dan mengevaluasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru TIK mempunyai tanggung jawab dalam membekali siswa dengan keterampilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.       Komputer dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Pengolah kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.       Database dan spreadsheet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.      Internet dan email&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.       Multimedia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f.       Etika&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-687886695527052711?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/687886695527052711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=687886695527052711' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/687886695527052711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/687886695527052711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/04/pemanfaatan-tik-dalam-pembelajaran-di.html' title='Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Sekolah Dasar (makalah Seminar The Power of ICT di Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta 15 April 2008)'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2867298172599520433</id><published>2008-04-04T16:50:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:01:27.009-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><title type='text'>Didalam institusi sekolah semua individu adalah pemimpin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dewasa ini makna kepemimpinan sering tertukar dengan makna kekuasaan atau malah dengan makna karisma. Padahal ketiganya merupakan hal yang berbeda walaupun saling berhubungan. Makna  kepemimpinan lebih kepada membawa diri sendiri atau kelompok yang  dipimpin menuju hal yang lebih baik. Usaha untuk mengeluarkan kompetensi yang terbaik dari setiap anggota kelompoknya juga dipandang sebagai usaha pemimpin yang baik. Seorang pemimpin yang baik tidak hanya semata-mata menciptakan  pengikut tetapi juga menciptakan pemimpin di semua lini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah sebuah tempat yang bisa menjadi gambaran kecil kehidupan, banyak kisah dan persoalan yang bermuara pada pola kepemimpinan baik dari pemimpin yang bersifat struktural maupun pemimpin yang memimpin dirinya sendiri. Siapakah dia? tidak lain tidak bukan para individu yang terlibat dalam pelaksanaan sebuah sekolah. Individu yang saya maksudkan terdiri dari penyelenggara sekolah, yayasan, pengawas, kepala sekolah, guru, orang tua bahkan siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya apa saja yang benar-benar dilakukan oleh seorang pemimpin&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mendengar&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Saat berbicara terkadang kita cuma diam untuk menunggu giliran. Sebuah kegiatan mendengar yang baik adalah ketika kita secara dalam terlibat dengan isi pembicaraan sambil sesekali memberi respon. Seorang pemimpin yang baik tahu apa yang menjadi ketakutan kelemahan ketakutan dari orang yang dipimpinnya. Dalam kegiatan mendengar kita tidak hanya mengeluarkan respon namun juga belajar mengenai sesuatu dari cerita lawan bicara. Dengan menjadi pendengar yang aktif, lawan bicara menjadi mengerti bahwa apa yang dikatakannya penting dan bernilai.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menguatkan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Makna kepemimpinan bukan berarti mengontrol dan mengatur semuanya. Pemimpin yang baik melibatkan semua yang ada disekelilingnya sekaligus menerima semua sumbangan pemikiran dan tindakan sekecil apapun. Pemimpin yang bisa menguatkan, membuat sebuah suasana yang membuat semua orang nyaman dalam mengutarakan pendapat dan melaksanakan apa yang menjadi pendapatnya. Setelah itu anda cukup memberi kepercayaan yang penuh agar pekerjaan yang dijalanai oleh empunya ide bisa berhasil.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengenali potensi dan kekuatan orang-orang disekelilingnya&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Makna menguatkan  orang-orang disekeliling kita adalah dengan mendorong mereka melakukan apa yang menjadi kekuatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bisa dipercaya&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Lakukan apa yang anda katakan, dan biarkan semua yang ada disekeliling anda menjadikan anda sebagai inspirasi.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Percaya diri&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang baik yakin akan dirinya sendiri sekaligus rencana dan tujuan-tujuan mereka. Bila seorang pemimpin fokus, yang terasa adalah jalan menuju tujuan bersama yang telah disepakati, bukan kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Memutuskan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Manusia pada dasarnya tidak punya naluri untuk memutuskan, kita semua lebih menyukai hal-hal yang bersifat rutinitas. Tetapi memimpin adalah malangkah maju dengan mengadakan perubahan dan siap menanggung semua resiko akibat perubahan serta keputusan yang telah dibuat.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menghargai perspektif lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang baik menyadari keterbatasan dan menghargai kelebihan dan pengalaman orang lain. Memimpin berarti mencoba untuk melihat dunia lewat cara pandang orang-orang disekitar anda, bahkan dari cara pandang orang yang tidak menyukai anda.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Berorientasi pada tindakan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang mempunyai resep yang ampuh tentang bagaimana harus berubah, tetapi tidak ada perubahan sedikit pun yang terjadi pada dirinya. Pemimpin yang baik merubah tujuan-tujuan masa depan menjadi aksi atau tindakan yang mudah dan bisa dengan cepat di lakukan.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Meminta komitmen dari pihak lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap langkah pekerjaan  banyak  pihak yang tertarik dengan tujuan akhir tanpa mau meluangkan waktu kepada proses pengerjaan nya. Pemimpin yang baik ada untuk mengatasi hal ini, dengan meminta komitmen semua yang terlibat dan saat yang sama meminta mereka bertanggung jawab  dalam bertindak.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menciptakan pemimpin bukan pengikut&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita bertujuan menciptakan pemimpin maka saat yang sama tugas kita akan terasa ringan.  Pemimpin yang baik menciptakan tujuan dan menjadikan tujuan-tujuan itu seakan-akan menjadi tujuan pribadi orang yang menjalankan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2867298172599520433?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2867298172599520433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2867298172599520433' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2867298172599520433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2867298172599520433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/04/didalam-institusi-sekolah-semua.html' title='Didalam institusi sekolah semua individu adalah pemimpin'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-3441789725274662747</id><published>2008-03-26T16:26:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:03:15.190-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>6 indikator pengelolaan kelas yang berhasil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembaca sekalian, tulisan ini dibuat menyambut respon dari Ibu Ayu yang menanyakan mengenai indikator pengelolaan kelas yang berhasil. Uniknya melalui upaya menjawab pertanyaan beliau saya malah mendapat hal-hal yang baru. Salah satu yang membuat saya terkejut adalah &lt;b&gt;perihal memberikan siswa konsekuensi, yang ternyata sama dengan mengancam siswa&lt;/b&gt;. Semuanya saya dapat dari &lt;a href="http://teachers.net/"&gt;situs teachers.net.&lt;/a&gt; silahkan menikmati indikator-indikator berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Guru mengerti perbedaan antara mengelola kelas dan mendisiplinkan kelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Sebagai guru jika anda pulang ke rumah tidak dalam keadaan yang sangat lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Guru mengetahui perbedaan antara prosedur kelas (apa yang guru inginkan terjadi contohnya cara masuk kedalam kelas, mendiamkan siswa, bekerja secara bersamaan dan lain-lain ) dan rutinitas kelas (apa yang siswa lakukan secara otomatis misalnya tata cara masuk kelas, pergi ke toilet dan lain-lain). Ingat prosedur kelas bukan peraturan kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Guru melakukan pengelolaan kelas dengan mengorganisir prosedur-prosedur, sebab prosedur mengajarkan siswa akan pentingnya tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Guru tidak mendisiplinkan siswa dengan ancaman-ancaman, dan konsekuensi.(stiker, penghilangan hak siswa dan lain-lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Guru mengerti bahwa perilaku siswa di kelas disebabkan oleh sesuatu, sedangkan disiplin bisa dipelajari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal yang membedakan antara guru yang berhasil dengan yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Guru yang kurang berhasil menghabiskan hari-hari pertama di tahun ajaran dengan langsung mengajarkan subyek mata pelajaran kemudian sibuk mendisiplinkan siswa selama setahun penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Guru yang efektif menghabiskan dua minggu pertama ditahun ajaran dengan meneguhkan prosedur.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-3441789725274662747?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/3441789725274662747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=3441789725274662747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3441789725274662747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3441789725274662747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/03/6-indikator-pengelolaan-kelas-yang.html' title='6 indikator pengelolaan kelas yang berhasil'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2525111222438430392</id><published>2008-03-25T16:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:04:50.546-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Merunut pembelajaran tematik dengan KTSP</title><content type='html'>&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/03/rencana-pembelajaran2.jpg" alt="rencana-pembelajaran2.jpg" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/03/rencana-pembelajaran.doc" title="rencana-pembelajaran.doc"&gt;Download tulisan lengkap di rencana-pembelajaran.doc&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I.     Tujuan pendidikan nasional&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.    Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;II.    KTSP&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;A.    bedah kurikulum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.    standar kompetensi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.    Kembangkan Indikator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(1)    Rencanakan Model Penilaian (Assessment)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    rencanakan tema selama setahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;a.    Fokus tematik ambil dari salah satu bidang studi bahasa, IPS, IPA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(contoh tema)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(1)    kelas 1&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    Peta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b)    Hari-hari besar agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c)     keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d)    komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e)    klasifikasi binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(2)    kelas 2&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    persahabatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b)    binatang liar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c)     serangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(3)    kelas 3&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    uang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b)    tanaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c)     penjelajahan manusia ke benua-benua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d)    komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e)    Puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(f)     energi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(4)    kelas 4&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    ekosistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b)    pengaruh-pengaruh budaya indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c)     ekspresi diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d)    bencana alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e)    rangka manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(f)     cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(5)    kelas 5&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    pahlawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b)    mesin sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c)     lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d)    air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e)    makanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(6)    kelas 6&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    persiapan UAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(7)    TK A&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b)    siang dan malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c)     Kisah dongeng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d)    transportasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e)    binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(8)    TK B&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b)    wajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c)     makanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d)    recycle&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e)    tumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;b.    buat urut-urutan sesuai kalender akademis sekolah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)    buat perencanaan mungguan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)    buat perencanaan pengajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(RPP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai tuntunan dalam mengajar agar lebih sistematis dan terdokumentasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;i)       dibuat sebagai hasil diskusi bersama-sama (team work) dengan guru kelas paralel&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ii)      unsur-unsur dari RPP antara lain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)      standar isi (SKKD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)      tema&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)      kelas berapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4)      tujuan pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5)      indikator pencapaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6)      metode pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7)      kegiatan pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8)      sumber  dan alat belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9)      kegiatan inti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(10)    lampiran lembar kerja siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(11)    penilaian siswa berikut refleksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(12)    isi pembelajaran atau pengalaman belajar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a)      pembuka dari guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b)      proses eksplorasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c)      konsep&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d)      melakukan kegiatan pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e)      evaluasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(f)       refleksi siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(13)    waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;iii)     masukan aspek modalitas belajar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)      visual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)      auditory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)      kinestetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;iv)     masukan aspek kecerdasan majemuk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)      cerdas tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)      cerdas diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)      cerdas alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4)      cerdas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;antar pribadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5)      cerdas musik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6)      cerdas visual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7)      cerdas matematik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8)      cerdas bahasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;c.    tentukan lama jangka waktunya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa minggu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2525111222438430392?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2525111222438430392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2525111222438430392' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2525111222438430392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2525111222438430392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/03/merunut-pembelajaran-tematik-dengan.html' title='Merunut pembelajaran tematik dengan KTSP'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2927918365345000987</id><published>2008-03-24T16:46:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:05:45.144-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><title type='text'>Menggunakan pernyataan “saya” ketika menyelesaikan permasalahan di sekolah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam menyelenggarakan sebuah praktek pendidikan dalam sebuah institusi pendidikan terkadang banyak terjadi hal-hal yang merupakan "gesekan" diantara para pelaku dan penyelenggara. Gesekan yang dimaksud disini adalah hal-hal yang menjadi ganjalan atau perselisihan yang melibatkan dua pihak yang berselisih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disekolah perselisihan bisa terjadi antara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Siswa dengan siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Guru dengan guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Orang tua dengan guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Guru dengan pimpinan (kepala sekolah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini yang banyak terjadi adalah upaya-upaya penyelesaian perselisihan melalui forum yang tidak resmi atau orang-orang yang berselisih sibuk berbicara dibelakang (kasak-kusuk). Jenis penyelesaian masalah yang seperti ini selain menjauhkan dari penyelesaian masalah juga akan membuat masalah baru dikarenakan akan terbentuk kubu-kubu yang ikut bermain dalam masalah yang sebenarnya tidak begitu kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan apabila sebuah sekolah banyak terdengar kasak-kusuk yang tidak sehat, maka suasana positif sebagai modal penyelenggaraan pendidikan yang baik tidak akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap saling menghargai sebagai cermin sikap positif  hanya akan timbul apabila dalam penyelesaian masalah semua pihak memandang kepentingan dan kebutuhan orang lain dan menghindari sikap mempermalukan pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah cara penyelesaian masalah menurut subyek yang berselisih;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Siswa&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;bicara langsung ke orang yang mengganggu, minta bantuan teman      jika diperlukan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;katakan kepada teman yang mengganggu "Stop! saya tidak suka      kamu berbuat seperti itu!"&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;acuhkan (pergi dari orang yang mengganggu serta lakukan      kegiatan untk menghindar)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;cari bantuan dari orang yang mau mendengar dan membantu (guru      kelas , guru BP atau orang tua)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;orang tua siswa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;buatlah janji dengan pihak yang berkepentingan, tuliskan apa yang menjadi masalah, bicarakan masalah dengan guru serta harapan apa yang di inginkan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;guru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; identifikasikan masalah anda,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bicarakan dengan rekan sekerja mengenai masalah anda&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mintalah rekan kerja anda untuk bersikap obyektif&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; adakan pendekatan dengan orang yang mempunyai masalah dengan anda lalu gunakan pernyataan "saya" untuk menggambarkan bagaimana perasaan anda untuk kemudian memudahkan anda dan rekan kerja bekerja dengan penuh harmonis dan kerja sama di masa mendatang.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Contoh; saya merasa tertekan ketika anda ......saya merasa tidak dihargai ketika anda berbuat.............&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mintalah pimpinan untuk menjadi mediator.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2927918365345000987?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2927918365345000987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2927918365345000987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2927918365345000987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2927918365345000987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/03/menggunakan-pernyataan-saya-ketika.html' title='Menggunakan pernyataan “saya” ketika menyelesaikan permasalahan di sekolah'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-6609773333659602884</id><published>2008-03-23T16:45:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:06:25.142-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><title type='text'>4 resep membuat atmosfir yang kondusif demi tercapainya kedisiplinan di sekolah</title><content type='html'>&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/03/disiplin-sekolah.jpg" title="disiplin-sekolah.jpg"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/03/disiplin-sekolah.thumbnail.jpg" alt="disiplin-sekolah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kelas dalam institusi sekolah adalah gambaran dari pengelola dan warganya. Pengelola kelas dalam hal ini adalah guru dan manajemen sekolah, sementara warganya adalah siswa yang ada di kelas tersebut. Banyak sekolah yang telah membatasi jumlah siswa yang terdapat di dalam satu kelas. Tidak hanya itu sekolah juga menambah jumlah guru yang ada di kelas menjadi dua orang. Semua kebijakan tersebut diupayakan agar guru dan siswa dapat lebih berkonsentrasi dalam belajar dan mengajar. Dengan komposisi tersebut sekolah dan guru berharap akan lebih mudah menerapkan disiplin. Padahal jumlah siswa dan kedisiplinan tidak saling berhubungan. Hal yang diperlukan dalam menumbuhkan kedisiplinan adalah suasana yang kondusif dan terjaga dengan baik secara terus menerus disetiap kelas sebagai komunitas inti dari sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana kondusif sebagai prasarana terciptanya kedisiplianan bisa terjadi lewat resep dibawah ini;&lt;br /&gt;&lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;b&gt;Menciptakan dan menerapkan kesepakatan kelas&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Kesepakatan di kelas juga bisa disebut sebagai peraturan, bayangkan jika kelas tidak mempunyai peraturan. Kelas akan menjadi ribut dan guru menjadi mudah emosi dan marah menghadapi tingkah laku siswanya. Tanpa peraturan biasanya guru cenderung menjadi pilih kasih dan tidak adil. Sebuah peraturan atau kesepakatan kelas juga merupakan sebuah standar yang menjadi acuan seluruh warga dan membuat seluruh warga merasa dikontrol dan terkontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru terkadang kita merasa harus membuatkan peraturan untuk kelas kita, padahal akan lebih mudah dan ringan bagi kita jika melibatkan seluruh warga kelas dalam membuat peraturan. Di jamin mereka merasa memiliki dan diingatkan secara halus dikarenakan mereka sendiri yang membuat dan bersepakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kesepakatan atau peraturan kelas disepakati, jangan hanya disimpan didalam buku guru namun pajang dan biarkan seluruh warga kelas melihat dan mencermati. Apabila sekolah anda sudah mempunyai buku komunikasi, silahkan di tempel di dalam buku tersebut. Orang tua dirumah dapat melihat juga apa yang menjadi peraturan di kelas putra putrinya disekolah. Dengan demikian orang tua dapat membantu guru mengingatkannya dirumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru juga harus menjadi seseorang yang memelihara dan memastikan terjadinya peraturan yang sudah disepakati kelas. Apabila kepala sekolah berperan sebagai pemelihara peraturan di sekolah, guru berperan sebagai pemelihara peraturan dan kedisiplinan disekolah.&lt;br /&gt;&lt;ol start="2" type="1"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;b&gt;Menumbuhkan kerja sama. &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Kerja sama merupakan salah satu kunci dalam menumbuhkan kedisiplinan. Mengingatkan seluruh warga kelas untukbekerja sama menerapkan hal-hal yang sudah disepakati bersama. Anda dapat meminta seluruh warga kelas untuk mulai bekerja sama dan bersepakat dalam menerapkan peraturan serta berdisiplin sejak diawal tahun ajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melatih kerja sama anda bisa mengajak mereka bermain sambil belajar dengan menggunakan metode pembelajaran yang menggunakan metode kerja sama. Semakin mudah siswa bekerja sama semakin mudah pula aura kedisiplinan akan semakin terbentuk.&lt;br /&gt;&lt;ol start="3" type="1"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;b&gt;Berkomitmen. &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Peraturan mengenai kedisiplinan dikelas bisa berbeda-beda di setiap kelas dan sekolah. Tetapi ada sebuah hal yang sama yang harus ada sejalan dengan peraturan yang telah dibuat. Hal tersebut adalah komitmen. Komitmen adalah sebuah sikap yang menjadikan kedisiplinan sebuah hal yang akan terjadi secara natural dan tanpa dipaksakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen harus ditumbuhkan oleh seluruh warga dikelas. Biasakan seluruh warga untuk saling mengingatkan saat sebuah kesalahan terjadi. Sebuah kesalahan belum layak disebut sebagai kesalahan apabila baru terjadi pertama kalinya. Kesalahan untuk pertama kalinya disebut sebagai pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;ol start="4" type="1"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;b&gt;Berpikiran terbuka (open mind)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Dalam menerapkan kedisiplinan, dibutuhkan perangkat tertulis yang mengaturnya. Namun bukan berarti peraturan tersebut tidak dapat dikoreksi atau dikembangkan. Bersama seluruh warga kelas adakan &lt;i&gt;class meeting&lt;/i&gt; setiap dua minggu sekali untuk membahas seluruh isu-isu yang berkaitan dengan masalah disiplin. Guru dalam hal ini semampu mungkin menjadi fasilitator yang baik, dan lewat pertanyaan memancing partisipasi siswa saat membahas mengenai peraturan yang berlaku disekolah atau dikelas.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-6609773333659602884?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/6609773333659602884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=6609773333659602884' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6609773333659602884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6609773333659602884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/03/4-resep-membuat-atmosfir-yang-kondusif.html' title='4 resep membuat atmosfir yang kondusif demi tercapainya kedisiplinan di sekolah'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-8731764953401243346</id><published>2008-03-18T16:44:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:07:45.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Mari lakukan perubahan, ubah  acara pengambilan rapor di sekolah anda dengan 'Student Led Conference'</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/03/student-led-conference-di-sekolah.thumbnail.jpg" alt="student-led-conference-di-sekolah.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan saya sebagai pembelajar, masa-masa yang saya anggap sangat berat adalah saat ulangan, ujian dan pengambilan rapor. Serasa hari-hari tersebut menjadi ajang pembuktian diri untuk semua kerja keras yang sudah diupayakan. Saat tiba pengambilan rapor hati terasa harap-harap cemas menunggu vonis dari guru mengenai nilai serta ranking yang akan diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dipikir-pikir berat sekali perjalanan kita dahulu saat belajar. Alih-alih belajar yang menyenangkan malah belajar yang membuat mental menjadi terus menerus was-was dan hanya berorientasi pada hasil bukan proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara mengenai pengambilan rapor ada sebuah cara untuk menjadikan saat pengambilan rapor menjadi saat yang baik untuk mengeratkan hubungan orang tua, guru dan siswa saat bersamaan. Ingat saat pengambilan rapor bukan pengadilan yang memutuskan hasil belajar anak dalam sehari tetapi selayaknya menjadi ajang orang tua dan guru menghargai apa yang anak sudah usahakan, bagaimanapun hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara itu adalah mengubah acara pengambilan rapor menjadi ‘student lead conference' (silahkan anda menuju ke blog &lt;a href="http://missunita.wordpress.com/2008/02/07/student-led-conference/" target="_blank"&gt;Miss Unita&lt;/a&gt; yang juga membahas hal ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaknya sebuah perubahan tidak ada yang bisa dilakukan dalam semalam. Semuanya membutuhkan kerjasama agar berlangsung baik dan tidak menimbulkan tekanan baru pada pihak-pihak yang melaksanakannya dilapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student lead conference adalah diskusi mengenai hasil pekerjaan siswa dengan siswa sebagai pemegang kendali. Tentu saja tidak hanya siswa yang memegang peranan, namun dibutuhkan juga peranan administrasi sekolah, guru dan orang tua dalam mempersiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini adalah penjelasan mengenai peran semua pihak dalam menyukseskan Student led conference.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Peran guru.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Berperan sebagai fasilitator, pengamat dan menolong apabila ada hal yang memerlukan bantuan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Menyusun jadwal (jadwal akan memerlukan koordinasi dengan guru lain atau administrasi bila ada siswa yang mempunyai adik atau kakak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Mengatur &lt;i&gt;lay out&lt;/i&gt; ruangan agar bisa terjadi interaksi yang aktif saat siswa menunjukkan pekerjaannya kepada orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Melatih siswa saat berbicara dalam memperkenalkan orang tuanya pada guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Memotivasi dan memberikan tanggungjawab pada siswa untuk memegang kendali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Bersama siswa mempersiapkan bahan student lead conference yanitu daftar pekerjaan siswa yang sudah dipilih dan dinilai untuk menjadi bahan diskusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Bersama siswa mempersiapkan display ruangan, tidak hanya hasil pekerjaan yang ada di folder, display pun bisa menjadi bahan diskusi yang menarik antara anak dengan orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Peran siswa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Bertanggung jawab terhadap pembelajarannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Berlatih &lt;i&gt;role play&lt;/i&gt; dalam memperkenalkan guru pada orang tuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Menyimpan dengan baik hasil karya portfolio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Mengisi form refleksi yang telah disediakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Bertanya pada diri sendiri mengapa dan bagaimana sikap dan etos kerja mereka saat mengerjakan tugas yang menjadi portfolio untuk kemudian didiskusikean dengan orang tuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Peran orang tua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Menjadi partner, pendengar yang baik dan tidak menghakimi anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Menghargai proses anak, bukan hasil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Memberikan dorongan atau pujian yang terarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Memotivasi anak untuk semua hal yang telah dilakukannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Membantu anak berrefleksi dengan kinerja nya dengan cara bertanya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Mulai untuk membiasakan prinsip -prinsip dalam student lead conference ini dirumah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.    Berempati dengan cara  melihat sekolah dengan kaca mata anak&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:'Arial','sans-serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-8731764953401243346?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/8731764953401243346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=8731764953401243346' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8731764953401243346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8731764953401243346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/03/mari-lakukan-perubahan-ubah-acara.html' title='Mari lakukan perubahan, ubah  acara pengambilan rapor di sekolah anda dengan &apos;Student Led Conference&apos;'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2169195425067200715</id><published>2008-03-13T16:39:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:08:28.178-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Dari forum dan workshop orang tua; Bagaimana membekali orang tua dalam mendampingi putra-putri di dunia maya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/03/presentasi-cyberbully.thumbnail.jpg" alt="presentasi-cyberbully.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar istilah &lt;i&gt;digital footprints&lt;/i&gt;? Adalah istilah yang merujuk pada jejak kita di dunia maya. Ada fenomena menarik didunia pendidikan dan dunia kerja yang mungkin sebentar lagi akan terjadi di Indonesia. Orang yang menerima lamaran kita akan mencari informasi dan mencari jejak mengenai calon pelamar lewat mesin pencari google. Dengan demikian hal-hal yang berkaitan dengan diri seseorang baik itu berupa foto, tulisan, komentar akan secara otomatis disajikan oleh mesin pencari google. Bayangkan apabila sebuah nama yang diketikan di google akan menghasilkan gambar atau tulisan yang tidak mendukung bagi proses seleksi yang sedang dijalani. Terlebih lagi akan sangat menyedihkan jika hal tersebut berlaku pada siswa kita dimasa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk dari fenomena diatas sekolah, orang tua dan guru harus bahu membahu mengarahkan dan melindungi siswa dalam mengarungi dunia yang bernama internet, dan memulai langkah untuk;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Mengajarkan siswa mengenai tanggung jawab saat berada di dunia      maya serta mengajarkan nya pada saat yang tepat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Membekali orangtua kemampuan melindungi putra-putrinya saat      berada di dunia maya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Di banyak kota besar telah banyak siswa-siswi sekolah dasar sampai sekolah menengah yang telah akrab dengan internet sama akrabnya mereka dengan telepon genggam. Sementara itu orang tua hanya memandang perangkat tersebut sebagai mainan baru bagi putra-putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah untuk internet, orang tua biasanya memberikan keleluasaan untuk anaknya memasuki dunia maya lewat warung internet atau bahkan memasangnya sendiri dirumah. Namun sangat sedikit sekali yang menyadari resiko yang ditimbulkan oleh teknologi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini (13 Maret 2008) selama 2 jam saya, Pak Sean dan Pak Chris memandu orang tua di Sekolah Global Jaya dalam acara ‘Forum dan workshop untuk orang tua mengenai cyberbully 'dalam upaya membekali orang tua mendampingi anaknya didunia maya. Cyberbully adalah segala perkataan serta tindakan untuk melecehkan baik secara fisik atau perkataan yang menyerang pihak lain lewat media teknologi dan internet. Cyberbully bisa berlangung lewat situs pertemanan, saat chatting, email bahkan telepon genggam. Bedanya dengan kasus bully yang terjadi didunia nyata, cyberbully lebih bersifat psikologis dan membuat korban terteror secara psikis dikarenakan sang korban tidak tahu siapa yang melakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pertanyaan saya kepada orang tua yang hadir antara lain&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Situs apa saja yang sering anak anda kunjungi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Apakah anda memberikan anak anda telepon genggam&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Apakah anda tahu siapakah saja teman-teman anak anda di dunia      maya&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Apakah anda sering berbicara dengan putra-putri anda menganai      masalah-masalah yang timbul di dunia internet?&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Dimana anda meletakkan komputer dirumah anda&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali pertanyaan yang timbul mengenai menjaga keamanan anak saat di internet tapi hal-hal yang saya tekankan untuk menjawab pertanyaan orang tua antara lain&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Letakkan komputer di tempat yang mudah dilihat oleh orang      dewasa&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Jangan biarkan anak berteman dengan orang lain didunia maya      tanpa sepengetahuan anda&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Selalu mewaspadai perubahan air muka dan perasaan anak. Banyak      kasus cyberbully yang bisa di cegah dikarenakan orang tuanya cepat      tanggap.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Jangan segan untuk menggunakan internet sambil berkunjung ke      situs-situs yang sering dikunjungi anak.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Apabila telah memutuskan untuk memberikan telepon genggam      kepada anak, biasakan untuk melakukan pemeriksaan rutin dengan terlebuh      dahulu meminta ijin anak. Hal ini baik sekali dikarenakan anak menjadi      segan dan segera menghapus dan membersihkan telepon genggam nya jika ada      gambar atau video yang tidak baik.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Tunjukkan situs yang bagus yang sudah pernah anda kunjungi sebelumnya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Beri batasan waktu saat anak berinternet&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;lakukan dialog selalu mengenai manfaat yang baik dari internet&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;(untuk remaja) arahkan anak untuk membuat blog.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Point 6 sampai 9 adalah sumbang saran dari &lt;a href="http://budies.wordpress.com/" target="_blank"&gt;Pak Budie&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2169195425067200715?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2169195425067200715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2169195425067200715' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2169195425067200715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2169195425067200715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/03/dari-forum-dan-workshop-orang-tua.html' title='Dari forum dan workshop orang tua; Bagaimana membekali orang tua dalam mendampingi putra-putri di dunia maya'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-8580583255470415751</id><published>2008-03-12T16:51:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:09:15.566-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>"Keterampilan apa yang kamu butuhkan untuk bisa melalui pelajaran TIK  di SMP dengan baik?"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membelajarkan siswa secara berkelanjutan di bidang TIK bukan hal yang mudah. Dibutuhkan keselarasan serta cara pandang yang sama oleh pendidik di bidang TIK mengenai apa yang perlu dan mungkin siswa pelajari. Dari tingkat Taman kanak-kanak ke sekolah dasar, begitu juga dari sekolah dasar ke sekoleh menengah. Perlu kesesuaian agar siswa merasa bahwa apa yang ia dapatkan di jenjang sebelumnya berguna dan berarti saat harus berhadapan dengan materi TIK yang baru dan lebih menantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan menjadi hal yang mudah apabila anda mengajar dalam sebuah institusi yayasan yang terdiri dari banyak jenjang pendidikan. Dari taman kanak-kanak sampai sekolah menengah. Hal ini disebabkan anda bisa mengkomunikasikan hal apa saja yang dilakukan atau belum dipelajari kepada guru yang akan mengajar siswa anda di jenjang berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi hal diatas sekolah saya, secara rutin setiap tahun mengadakan satu hari orientasi untuk siswa kelas 6. Selama satu hari  siswa kelas 6 belajar di SMP dengan mata pelajaran yang diajarkan disana. Guru-guru SMP secara khusus mempersiapkan hari orientasi ini. Semua mata pelajaran dibuat menarik dan menantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui tulisan ini saya hadirkan kesan-kesan mereka saat belajar TIK dengan guru TIK SMP. Saya memulainya dengan "Keterampilan apa yang dibutuhkan untuk bisa melalui pelajaran TIK  di SMP dengan baik?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Katya 6C&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Di primary,aku belajar tentang banyak hal yang berguna untuk sekolah di secondary. Aku belajar cara mengetik dengan 10 jari dengan lancar, cara membuat powerpoint yang menarik menggunakan hyperlink dan banyak hal lain. Dengan mengetahui cara mengetik dengan lancar, aku dapat mengerjakan tugas secondary dengan cepat. Aku juga sering mengeksplorasi alat-alat dan bagian sebuah program komputer,ini dapat berguna pada saat aku perlu menggunakan program-program computer tersebut.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Andreas 6A&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Things that I learnt in primary IT to survive in secondary, we can use again in IT lesson is Microsoft share point designer for making  the simple webpage during the orientation day for YR six student. We learnt a lot of thing in primary and we can use it in secondary.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Raihan 6C &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Aku bisa mengaplikasikan keterampilan mengeksplorasi suatu aplikasi, menilai suatu website, menggunakan search engine dengan baik, menaruh media di power point, mengetik dengan baik, membuat flowchart dengan Inspiration, membuat website dengan microsoft office share point designer, membuat presentasi power point lebih menarik, cara membuat hyperlink, membuat game dengan power point mengetik dengan cepat dan itu semua dapat diaplikasikan pada saat aku belejar IT di secondary&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Andrew, 6A&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;What I learned from the year 6 orientation day is that we need to know many things to survive in secondary school. First of all we need to know where we need to be. There are many specific classrooms in secondary school and we need to know each location of those classrooms.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Shana, 6A&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;In year 6 orientation day, we had a chance to be a year 7 for one day and got to study there in the secondary building learning secondary subjects. We had science, maths, humanities, English, IT, and also art. It was a really fun day for all of us. In IT, we build our own website. It was quite hard but, Pak Hendarto (secondary IT teacher) teach us step by step. Pak Hendarto also said what else are we going to do in IT Secondary. He said that we're going to make our own website, graphic designs and more.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sarah 6C&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;I think that it would be really important to learn how to make a website because it can be really useful for projects that we are going to make in Secondary. It is useful because in Secondary we are going to do many projects in each lesson. If we make a website for our project we can put everything there without doing anything that is really hard. It is also really fun.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ula 6C&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Menurut aku hal yang penting dan berguna yang telah aku pelajari selama IT lesson di kelas enam adalah menggunakan berbagai search engine yang berbeda-beda karena jika kita di secondary kita akan melakukan banyak research dan untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan kita dapat menggunakan internet. Kita juga telah belajar cara membuat sebuah web page  kita sendiri. Itu sangat berguna bagi kita saat secondary karena di secondary kita akan membuat web page kita juga.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hasna 6C&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ketrampilan yang kita perlukan untuk di secondary adalah kita harus bisa menyelesaikan tugas tepat waktu. Kita harus bisa membantu orang lain yang kesulitan dalam melakukan suatu seperti saat membuat website. Kita harus bisa mengetahui cara membuat website. Kita harus mempunyai ketrampilan mencari informasi yang bagus dengan menggunakan kata kunci(keywords). Kita harus mempunyai ketrampilan mengetik dengan cepat. Kita harus mengetahui cara untuk  memberi gambar-gambar di word dan powerpoint.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Arthur 6C&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Menurutku skills yang sangat penting untuk dipakai di secondary adalah research mengunakan computer dengan cepat lalu cara mengetik yang cepat dan benar saat kita latihan di year 5. Kita memerlukan skill ini karena di secondary kita harus bekerja lebih cepat dari pada sekarang. Karena juga di secondary lebih banyak materi yang menggunakan laptop maupun computer. Menurut saya pelajaraan computer di year 6 banyak digunakan di secondary. Yang akan di pelajari di secondary itu adalah membuat website.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gandiwa 6C &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ketrampilan yang kita butuhkan di secondary adalah ketrampilan research di berbagai macam search engine karena di secondary itu harus memiliki ketrampilan searching untuk yang kita butuhkan sehari hari untuk searching. Di primary kita mempunyai ketrampilan untuk searching engine dan Microsoft office seperti Microsoft word, powerpoint dan di secondary memilih untuk memakai  Microsoft office seperti Microsoft powerpoint , word , share point designer dan lain lain lagi mereka juga search enginenya lebih besar dan lebih susah . jadi perbedaan primary dan secondary memang beda sekali.&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-8580583255470415751?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/8580583255470415751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=8580583255470415751' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8580583255470415751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8580583255470415751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/03/keterampilan-apa-yang-kamu-butuhkan.html' title='&quot;Keterampilan apa yang kamu butuhkan untuk bisa melalui pelajaran TIK  di SMP dengan baik?&quot;'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-6307000184287271726</id><published>2008-03-11T16:34:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:10:02.900-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Think, Pair and Share (Berfikir, Berpasangan, dan Berbagi Pengetahuan)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/03/think-pair-share.thumbnail.jpg" alt="think-pair-share.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan sebuah rencana pembelajaran dikelas komputer (TIK)  saya selalu menyukai kejutan-kejutan di luar rencana. Kejutan tersebut bisa berupa siswa yang ternyata sangat cepat dalam bekerja sehingga waktu menjadi cepat berlalu, sampai hanya satu sampai lima orang siswa yang ternyata bisa menguasai materi yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kasus yang terakhir yang saya lakukan adalah kembali mengajak siswa untuk duduk bersama mendengarkan penjelasan dan meninggalkan sementara pekerjaannya di komputer. Kami semua lalu duduk dikarpet yang ada di lantai. Jika tidak memungkinkan mereka saya minta diam di mejanya  masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya memberikan waktu pada semua siswa untuk berdiskusi mengutarakan apa yang menjadi kesulitan dalam pengerjaan soal . Biasanya satu persatu siswa akan mengatakan apa yang menjadi kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang menarik ada beberapa siswa yang langsung menunjuk tangan ketika temannya mengaku kesulitan terhadap pekerjaannya. Walaupun terkadang saya membantu menerjemahkan kesulitan yang dialami dalam bahsa yang sederhana agar teman-temannya mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa yang menunjuk tangan itu ternyata ingin membantu karena dia merasa bisa melakukan apa yang dikatakan oleh temannya sebagai hal yang sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semuanya berbicara, maka secara otomatis setiap orang dengan tidak sadar mendapat pasangannya. Satu orang siswa yang menguasai materi dan mau membantu berpasangan dengan satu atau lebih rekannya yang belum menguasai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adegan selanjutnya bisa dibayangkan semua siswa asyik belajar dari pengalaman rekannya sendiri dan rekannya yang mengajari mendapat manfaat dengan membagi ilmu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-6307000184287271726?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/6307000184287271726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=6307000184287271726' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6307000184287271726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6307000184287271726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/03/think-pair-and-share-berfikir.html' title='Think, Pair and Share (Berfikir, Berpasangan, dan Berbagi Pengetahuan)'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1509476085052858864</id><published>2008-02-18T17:03:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:11:05.831-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Komentar anak pada karya portfolio</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minggu ini saya sedang sibuk mempersiapkan karya portfolio siswa. Karya portfolio adalah sebuah pekerjaan anak yang dipilih oleh siswa dan dikirim ke rumah dalam bentuk karya asli dan utuh lengkap dengan refleksinya. Karya ini dikirim dalam jangka waktu tertentu selama satu tahun pembelajaran. Lembar portfolio penilaian guru juga dikirim kerumah untuk melengkapi penilaian terhadap karya pekerjaan siswa. Siahkan simak komentar Shanty (6 th) terhadap karyanya&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-top:3.12pt;margin-bottom:0;margin-left:0;text-indent:0;text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;Ceritanya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; lady bug &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;nya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;ketangkep&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;jaring&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;laba-laba&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;Terus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;lebahnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;lagi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;terbang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;tapi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;ngga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;kena&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;jaring&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;laba-laba&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;Ulet&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;bulunya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;lagi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;betelur&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;daun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;Kupu-kupu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;kejebak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;dibawah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;tanah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;Sama&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;satunya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;kaya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;usus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; , &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;cacingnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;keliatan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;Semutnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;hidup&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;dalam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;tanah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:13pt;font-family:Calibri;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;[slideshare id=269990&amp;amp;doc=komentar-siswa-untuk-portfolio-1203311628236842-3&amp;amp;w=425]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda seorang guru yang setuju dengan pembelajaran berkelanjutan pasti anda setuju bahwa proses berefleksi siswa terhadap pekerjaan yang dilakukannya adalah sebuah proses yang penting. Proses ini menjadi penting karena dengan demikian siswa berusaha memaknai kembali apa yang sudah dikerjakannya. Untuk kemudian melakukan  hal yang terbaik setelah tahu apa yang menjadi kekurangan dalam proses belajar sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada slide yang anda lihat diatas , adalah karya milik TK A di sekolah saya. Saya bertanya kepada siswa saya mengenai proses penciptaan serta cerita dibalik gambar. Hal ini membuat siswa berpikir keras mengenai karya nya  sendiri. Selain itu siswa juga menjadi komunikator yang efektif dan pembelajar yang kreatif saat menjelaskan cerita dibalik karya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan menikmati kata serta cerita yang asli hasil pemikiran mereka. Sebelum saya kirim ke rumah masing-masing siswa. Terlebih dahulu saya akan membetulkan dengan tulisan tangan apa-apa yang sudah mereka utarakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Pak Yogi dan Ibu Egi, guru kelas TK A saya ucapkan terima kasih atas bantuannya dalam proses pembuatan portfolio di semester ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1509476085052858864?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1509476085052858864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1509476085052858864' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1509476085052858864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1509476085052858864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/02/komentar-anak-pada-karya-portfolio.html' title='Komentar anak pada karya portfolio'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-8328161950113122047</id><published>2008-02-13T16:31:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:12:16.853-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Komitmen saya setiap minggu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/02/jadwal-agus-jpg.jpg" title="jadwal-agus-jpg.jpg"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/02/jadwal-agus-jpg.thumbnail.jpg" alt="jadwal-agus-jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar yang anda lihat adalah jadwal saya setiap minggu. Mengajar 22 kelas dari Senin sampai Jumat. Dengan waktu yang bervariasi.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;kelas TK A dengan durasi 30 menit&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;kelas TK B dengan durasi 60 menit&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;kelas 1 sampai 3 dengan durasi 60 menit&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;kelas 4 sampai 6 dengan durasi 45 menit&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Saya cuma berharap keterampilan yang saya ajarkan berguna buat mereka dalam menghadapi abad 21 yang tidak gampang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu subyek yang saya ajarkan antara lain&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;komputer dasar (penguasaan mouse dan keyboarding)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;multimedia dan grafis&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;database dan spreadsheet&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;keamanan di internet serta etika&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;internet dan email&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;pengolah kata&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:0.0001pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:12pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span&gt;b.&lt;span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:12pt;line-height:150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12pt;line-height:150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-8328161950113122047?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/8328161950113122047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=8328161950113122047' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8328161950113122047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8328161950113122047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/02/komitmen-saya-setiap-minggu.html' title='Komitmen saya setiap minggu'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-3038958246665060755</id><published>2008-02-12T17:26:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:13:00.199-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Tips mendisiplinkan siswa tanpa harus menghukum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Institusi sekolah erat kaitannya dengan disiplin. Bahkan di jaman tahun 80 an sekolah-sekolah yang dianggap baik terkenal karena peraturan yang ketat dan disiplin yang tinggi.  "Sekolah itu bagus karena disiplin nya kuat sekali, buktinya tiap ada anak yang melanggar peraturan dihukum dengan hukuman yang berat." Komentar para orang tua siswa di jaman itu.  Demikian lah di jaman itu sekolah yang pandai menghukum siswa nya dengan hukuman berat malah diburu para calon orang tua siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pihak yang masih menghubungkan penegakan disiplin di sekolah  dengan menghukum siswa. Padahal kedua-dua nya tidak saling berhubungan. Karena terbukti penegakan disiplin dengan hukuman hanya akan membuahkan sikap disiplin yang semu yang lahir karena ketakutan bukan karena lahirnya kesadar an akan perbaikan perilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada jalan tengah diantara disiplin dan menghukum . Jalan tengah itu disebut konsekuensi. Sebuah konsekuensi berarti menempatkan siswa sebagai subyek. Seorang siswa yang dijadikan subyek berarti diberikan tanggung jawab seluas-luas nya dengan konsekuensi sebagai batasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa terlambat masuk sekolah ? solusinya dia terkena konsekensi pulang lebih telat dari yang lainnya, atau waktu istirahat dan bermain dipotong . Jangan sampai disitu saja, bicarakan hal ini dengan orang tua siswa, karena mungkin masalah timbul bukan karena si anak tapi karena masalah orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengatasi masalah terlambat masuk sekolah ini saya punya contoh menarik. Tidak jauh dari tempat tinggal saya  ada sebuah sekolah menengah atas yang memilih mengunci pintu gerbangnya setiap jam 7 pagi tepat. Anda bisa bayangkan mereka yang terlambat akan kesulitan untuk masuk karena pintu gerbang sudah terkunci.  Setiap hari akan ada sekitar 10 orang siswa  yang tertahan diluar menjadi tontonan warga sekitar yang lewat di depan sekolah tersebut.  Padahal mereka yang terlambat belum tentu malas, bisa saja karena alasan cuaca atau hal-hal lain yang tidk bisa dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan pihak sekolah mungkin bisa diterima, tindakan mengunci gerbang diambil atas nama penegakkan disiplin dan membuat siswa menjadi sadar akan pentingnya datang tepat waktu ke sekolah. Tapi sadarkah pihak sekolah bahwa mengunci siswa di luar bisa mempermalukan harga diri sisw?  Bagaimana bila tetangga atau orang-orang yang mengenali mereka lewat saat mereka terkunci di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal saat sekolah mau menerapkan konsekuensi atas siswa yang terlambat, banyak tindakan yang bisa dilakukan, dari memotong jam istirahat sampai meminta mereka masuk sekolah di hari Sabtu atau Minggu saat teman -temannya libur. Dengan demikian harga diri siswa terjaga dan siswa menjadi makin bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukannya. Siswa juga menjadi sadar bahwa konsekuensi bertujuan untuk penyadaran dengan mengambil atau mengurangi hak istimewa mereka .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita mengenali apa itu hukuman dan konsekuensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukuman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Menjadikan siswa sebagai pihak yang tidak punya hak tawar menawar dan tidak berdaya. Guru menjadi pihak yang sangat berkuasa. Ingat "Power tends to corrupt"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Jenisnya tergantung guru, apabila hati guru sedang senang maka siswa terlambat pun tidak akan dikunci diluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Bisa dijatuhkan berlipat-lipat derajatnya  terutama bagi siswa yang sering melanggar peraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Guru cenderung memberi cap buruk bagi anak yang sering melanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Sifatnya selalu berupa ancaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Tidak boleh ada pihak yang tidak setuju, semua pihak harus setuju. Jadi sifatnya memaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Dijatuhkan saat ada perbuatan yang terjadi dan berdasarkan pada aturan yang telah disepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Sesuai dengan perilaku pelanggaran yang siswa lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Menghindari memberi cap pada anak, dengan memberi cap jelek akan melahirkan stigma pada diri anak bahwa ia adalah pribadi yang berperilaku buruk untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Membuat siswa bertanggung jawab pada pilihannya. Anda bisa mengatakan "Kevin kamu memilih untuk ribut pada saat bu guru sedang menerangkan maka silahkan duduk di luar selama 5 menit". Dengan demikian anda menempatkan harga diri anak pada peringkat pertama. Bandingkan dengan perkataan ini "Kevin, dasar kamu anak tidak tahu peraturan,.... tukang ribut! Sana keluar....!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-3038958246665060755?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/3038958246665060755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=3038958246665060755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3038958246665060755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3038958246665060755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/02/tips-mendisiplinkan-siswa-tanpa-harus.html' title='Tips mendisiplinkan siswa tanpa harus menghukum'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-3879071800472291632</id><published>2008-02-11T16:25:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:13:46.382-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><title type='text'>Membantu kelahiran blog baru.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/02/year-4-jpg.jpg" title="year-4-jpg.jpg"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/02/year-4-jpg.thumbnail.jpg" alt="year-4-jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari diskusi panjang mengenai peran guru dalam memberi contoh penggunaan internet untuk tujuan positif, saya berhasil mempengaruhi rekan-rekan tim pengajar di kelas 4 untuk membuat blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan kunjungi &lt;a href="http://year4sgj.wordpress.com/"&gt;http://year4sgj.wordpress.com/ &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda rekan guru yang mengajar di kelas 4 sekolah dasar. Sekarang anda tidak sendiri, ada rekan-rekan saya yang juga mengajar kelas 4 yang siap membantu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-3879071800472291632?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/3879071800472291632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=3879071800472291632' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3879071800472291632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3879071800472291632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/02/membantu-kelahiran-blog-baru.html' title='Membantu kelahiran blog baru.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-5691853361314446070</id><published>2008-02-11T16:24:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:15:07.617-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>7 cara dahsyat memberi muatan lebih pada pembelajaran tema</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/02/learningpower_mindmap-jpg.jpg" title="learningpower_mindmap-jpg.jpg"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/02/learningpower_mindmap-jpg.thumbnail.jpg" alt="learningpower_mindmap-jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sebuah milis pendidikan yang ada di yahoogroups, saya mendapat sebuah kisah menarik. Ada seorang ibu yang berkeluh kesah mengenai pembelajaran yang didapat anak nya di sekolah. Kisah ibu itu dimulai ketika kelas putranya di sebuah sekolah dasar sedang melakukan pembelajaran tematik yang bertema ‘rumah'. Dari awal pembelajaran relatif  tidak ada masalah. Masalah baru timbul ketika kelas putranya mengadakan kunjungan dari rumah ke rumah. Maklum, tema yang sedang berlangsung adalah ‘rumah' maka guru kelas mempunyai inisaitif mengadakan kunjungan kepada salah satu rumah siswa, sebagai aktivitas dari pembelajaran. Sepulang dari kunjungan, anak ibu tadi sibuk membandingkan rumahnya sendiri dengan rumah teman yang baru dikunjungi nya. Sang ibu menjadi khawatir dikarenakan ia merasa putranya menjadi orang yang kurang bersyukur. Padahal selama ini sebagai orang tua ia selalu menanamkan sifat bersyukur sebagai bagian dari pendidikan yang ia berikan dirumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang salah dari cerita diatas? Terlepas dari sifat kanak-kanak yang dimiliki oleh seorang siswa, sebenarnya ada hal yang kurang direncanakan dari aktivias pembelajaran pada tipe pembelajaran tematik seperti diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran tematik adalah sebuah tipe pembelajaran yang mengelola pembelajaran yang mengintegrasikan materi  dari beberapa mata pelajaran dalam satu topik pembicaraan yang disebut tema. Tentu tidak semua materi pelajaran dapat di ikat dalam satu tema, misalnya matematika. Namun sebagian besarnya dapat dilakukan dengan usaha kreatif dan inovatif sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa cara agar pembelajaran tematik dapat bernilai lebih dari sekedar menghubung-hubungkan mata pembelajaran kedalam tema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Jangan memaksakan integrasi dengan subyek pembelajaran lain, hasilnya seperti kejadian diatas. Akan ada aktivitas pembelajaran yang dipaksa untuk di cocok-cocok an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Saat merencanakan pembelajaran berilah pertanyaan pada siswa untuk mengarahkan rasa ingin tahu mereka terhadap sebuah hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Buat lah jurnal serta alat pencatat lain untuk berbagi hasil pengamatan dan pertanyaan yang timbul selama pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Buatlah waktu khusus bagi siswa untuk menceritakan mengenai hal-hal apa saja yang sudah didapatkan selama pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Saat siswa dan guru melakukan riset mencari pengetahuan kedua-duanya menggunakan cara yang beragam antara lain;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menggunakan peta pikiran&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Cd rom, film, televisi, video&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Membawa sebuah benda dari rumah yang ada hubungannya dengan topic, lalu biarkan semua warga dikelas mempertanyakannya&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Internet&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Lukisan dan foto-foto&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Model 3 dimensi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; komik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;6.       saat menilai siswa pilihlah kriteria penilaian yang benar-benar mereka perlukan saat sekarang dan masa depan.identifikasilah mana yang siswa harus ketahui, siswa harus mengerti, dan apa yang siswa harus bisa lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.       sebagai aktivitas puncak pembelajaran atau tema, gunakan banyak macam dari tipe pengungkapan hasil pengetahuan yang sudah siswa pelajari. Misalnya; pantomime, talk show (mencontoh acara perbincangan di televisi), diorama, diagram, melakukan siaran seperti seorang penyiar radio, grafik, diagram venna, drama musical, debat, pantun, satu kecerdasan dari kecerdasan majemuk, teater boneka, simulasi, membuat video, presentasi powerpoint, model maket yang berskala, puisi, karya tulis, 6 topi berpikir de bono, drama, kolase, karya seni visual, time line (rentang waktu), menyanyi lagu rap, laporan lisan, serta membuat buku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar dari; http://www.pms.ac.uk/pphi/institute/masters/visualisations.html&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-5691853361314446070?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/5691853361314446070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=5691853361314446070' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5691853361314446070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5691853361314446070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/02/7-cara-dahsyat-memberi-muatan-lebih.html' title='7 cara dahsyat memberi muatan lebih pada pembelajaran tema'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-5427114304964690407</id><published>2008-02-05T17:23:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:16:01.849-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><title type='text'>Pengalaman menjadi 'tour guide' saat Open Day 2008</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/02/flyers-open-day.jpg" title="flyers-open-day.jpg"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/02/flyers-open-day.thumbnail.jpg" alt="flyers-open-day.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, saya sertakan pengalaman siswa kelas 6 saat memandu tamu di acara promosi sekolah atau Open Day. Saya ingin membagi cerita betapa tugas tersebut bisa membuat siswa belajar menjadi komunikator yang efektif. Ada Radika dan Widi siswa kelas 6 A yang akan berbagi ceritanya menjadi tour guide selama acara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;On the 2&lt;sup&gt;nd&lt;/sup&gt; of February Sekolah Global Jaya had open day. For  the open day students guide guests around the school. I was one of the students who guided the guests. I guided the guests with Andrew. First we took the guests to the kindy, reception and the year one's shared area because the guests child wants to go to kindy. We  explained the guests about all the things that we knew about the kindy. Next we guided the guests to the year one and two's shared area. Then we guided them to the second floor. First we guided to the IT room. We explained about the things we've done in IT lessons . then we guided them to other facilities, like the library, the gym, and the swimming pool. When we went to the library our class was there so it was surprising. Then we guided them to the swimming pool. When we told them that our swimming pool can be a free public swimming pool, they were amazed. After that we went to the gym. They were also surprised when we told them that the gym floor was made of rubber. We also explained about music and art class but  we didn't come in. after that we guided them home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It was a really great experience and it was really, really fun. There comment was that our English is really well. I really like being a tour guide and I want to do it again sometime later. (Radika, 6A)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pada hari Sabtu saya menjadi Tour Guide untuk Open day Sekolah Global Jaya. Saya menjadi Tour Guide pada hari itu dan saya menjelaskan kepada seorang ibu yang ingin memasukan anaknya ke Sekolah Global Jaya. Ibu itu mempunyai anak berumur 3 ½ tahun yang mau di masukan ke Reception. Anak tersebut bernama .... ia masih sangat kecil tetapi sudah sangat pintar saat ditanyakan beberapa pertanyaan bahasa Inggris. Untuk mendapatkan 1 visitor aku memerlukan 1 jam mengunggu karena sangat sepi saat pagi hari. Saya menunggu di Pintu Barat bersama yang lain. Saya mengantar Ibu dan anak itu bersama Awe. Ibu itu hanya ingin melihat tempat-tempat yang berhubungan dengan  TK A karena bila ia melihat kelas lain ia berfikir bahwa tidak perlu karena masih kecil. Aku mengantar mereka ke Reception dan Kindy Shared Area, menonton angklung, IT room, kelas TK A ibu Egy, ke kolam renang, gym, Tempat bermain di dalam Shared Area, Art room di Shared Area Reception and kindy. Saya memberitahu banyak fasilitas yang berhubungan dengan kelas yang mau di lihat oleh Ibu tersebut. Saya sangat menyukai pengalaman menjadi Tour Guide ini karena saya bias mendapatkan pengalaman lebih dan  saya bisa mendapatkan teman. Ibu tersebut selalu bertanya kepada anaknya apakah ia menyukai sekolah ini dan anaknya nerkata iya, mungkin anak dan  ibu tersebut mau masuk ke Global Jaya. Kami juga pergi ke perpustakaan dan anaknya membaca buku anak- anak dan sangat menyukainya. Tetapi mungkin anak itu tidak masuk ke Sekolah ini karena umurnya yang belum mencapai 4 tahun. Saya menjelaskan banyak informasi tentang sekolah ini. Saya merasa senang karena bisa menjadi Tour Guide dan saya merasa sedikit kecewa karena Ibu itu tidak mengikuti aturan sekolah ini. Terakhir saya tidak mengembalikan Ibu itu ke Administrasi karena ia mau berbicara dengan ibu Egy lalu saya selesai jam 10.20. (Widi 6A)&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-5427114304964690407?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/5427114304964690407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=5427114304964690407' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5427114304964690407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5427114304964690407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/02/pengalaman-menjadi-tour-guide-saat-open.html' title='Pengalaman menjadi &apos;tour guide&apos; saat Open Day 2008'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-6008714114607782239</id><published>2008-02-02T16:22:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:17:47.872-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><title type='text'>NO WAY – THE HUNDRED IS THERE ("Tidak mungkin, yang seratus itu pasti ada di luar sana")</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;seorang anak itu terbuat dari seratus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang anak itu punya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;seratus bahasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;seratus tangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;seratus imajinasi dan khayalan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seratus cara berpikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara bermain, dan cara berbicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seratus, selalu berjumlah seratus cara memperhatikan sesuatu dan mendengarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara mencari tahu, cara mencintai dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seratus kesenangan untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bernyanyi dan mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mencari tahu seratus dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk dijelajahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seratus dunia untuk ditemukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seratus dunia untuk diimpikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang anak punya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seratus bahasa (dan seratus, seratus lagi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kita semua ambil &lt;b&gt;Sembilan puluh Sembilan&lt;/b&gt; dari seorang anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intitusi sekolah dan kebudayaan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memisahkan kepala anak dari badannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita bilang pada anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk berpikir tidak dengan tangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melakukan sesuatu tidak dengan kepalanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita memaksa mereka untuk hanya mendengarkan perintah saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanpa mendengarkan saat mereka berbicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk mendalami sesuatu pengetahuan tanpa kesenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk mencintai dan merasakan saat yang membahagiakan hanya di hari raya saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita mengatakan pada anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk bereksplorasi ke dalam dunia yang itu-itu saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita semua ambil &lt;b&gt;Sembilan puluh Sembilan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan mengatakan kepada anak bahwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;belajar dan bermain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kenyataan dan khayalan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ilmu pengetahuan dan imajinasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;langit dan bumi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kenyataan dan keinginan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah hal yang sama sekali berbeda, terpisah satu sama lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita selalu bilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada sesuatu yang jumlahnya seratus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak kita mengatakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak mungkin, yang seratus itu pasti ada di luar sana"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Loris Malaguzzi (translated by Lella Gandini)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-6008714114607782239?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/6008714114607782239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=6008714114607782239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6008714114607782239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6008714114607782239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/02/no-way-hundred-is-there-tidak-mungkin.html' title='NO WAY – THE HUNDRED IS THERE (&quot;Tidak mungkin, yang seratus itu pasti ada di luar sana&quot;)'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-20844201921229995</id><published>2008-02-01T16:21:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:18:55.564-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><title type='text'>Peran guru dalam promosi sekolah</title><content type='html'>Pagi hari saat dalam perjalanan ke sekolah saya terkejut senang ketika mendengarkan iklan di Radio. Iklannya biasa saja hanya berupa kesaksian atau testimoni. Tapi yang istimewa iklan tersebut berasal dari &lt;a href="http://globaljaya.com"&gt;sekolah saya sendiri&lt;/a&gt;. Kalau anda yang di luar Jakarta mungkin tidak bisa mendengar. Tetapi bila anda ada di Jakarta anda bisa mendengarnya lewat radio-radio yang target pendengarnya adalah wanita dan keluarga. Sekolah saya beriklan untuk acara promosi sekolah atau Open Day. Acara tersebut akan dilaksanakan hari Sabtu tanggal 2 Februari 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklannya sangat singkat, durasi nya hanya 20 detik, namun naskah nya dibuat dengan baik sekali karena isinya kesaksian siswa mengenai apa yang dia dapat selama sekolah di Global Jaya. Kalau saya dengar dengan seksama maka hal yang menjadi titik berat dari yang dia dapat selama bersekolah adalah kemampuannya untuk menjadi pemikir kritis &lt;i&gt;(critical thinker)&lt;/i&gt; dan pemecah masalah &lt;i&gt;(problem solver)&lt;/i&gt; dan dua hal tersebut membuat dia percaya diri untuk bisa bersaing di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya iseng-iseng mengadakan penyelidikan kecil-kecilan di dalam sekolah,apakah naskah atau apa yang siswa tersbut katakan di iklan tersebut merupakan buatan atau rekaan, ternyata tidak. Siswa tersebut dipilih karena sebelumnya dalam suatu forum ia dengan baik dan gamblang, tanpa naskah berbicara di depan calon orang tua mengenai perasaan nya bersekolah di sekolah global jaya sedari TK sampai dengan kelas 11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kita beriklan memasarkan sekolah kita punya banyak cara dan siasat. Cara di atas hanya salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal lain yang lebih penting dibanding dengan anggaran promosi sekolah yang mahal, yaitu mempersiapkan guru sebagai tenaga ‘marketing ‘ sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa hal ini menjadi penting, karena terkadang orang tua siswa lebih suka menerima informasi dari "orang dalam" mengenai sebuah sekolah. Untuk kemudian informasi tersebut (baik atau buruk) akan menjadi promosi dari mulut ke mulut yang efeknya akan mengalahkan anggaran promosi sekolah yang berbudget mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Jadi bayangkan apabila komponen sekolah tersebut yang justru berbicara negatif mengenai sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berpromosi.&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-20844201921229995?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/20844201921229995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=20844201921229995' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/20844201921229995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/20844201921229995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/02/peran-guru-dalam-promosi-sekolah.html' title='Peran guru dalam promosi sekolah'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1075584859423751057</id><published>2008-01-31T16:39:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:19:47.267-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><title type='text'>8 kegiatan yang membuat siswa menjadi ingin tahu lebih banyak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keingin tahuan siswa bukannya muncul begitu saja. Perlu ada daya tarik untuk memunculkannya. Tugas guru menyediakan lingkungan dan suasana yang membuat mereka mau lagi, lagi dan lagi ingin tahu lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan melihat daftar kegiatan dibawah ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;b&gt; Kunjungan ke luar sekolah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu mahal dan menghabiskan biaya. Di sekitar sekolah anda ada pasar, terminal, sawah, kebun, puskesmas serta tempat lain yang sesuai dengan topik. Silahkan kunjungi dan lihat betapa pembelajaran menjadi semakin berarti untuk siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.  Bereksplorasi dengan sumber belajar yang ada&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poster , buku, serta sumber belajar yang ada di kelas and.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Mendatangkan tamu pembicara ke dalam kelas.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa siapa saja, orang tua siswa, atau guru SMU atau SMP (apabila sekolah anda terdiri dari TK sampai SMU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Situs internet yang dijalankan secara offline&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat anda sedang kosong waktunya, carilah situs yang bagus untuk ditunjukkan kepada siswa. Jalankan offline agar mengehemat biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.  Membaca buku dengan suara dikeraskan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana yang tenang saat buku dibacakan akan membawa imajinasi siswa lebih jauh dari yang anda bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Musik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mainkan musik klasik saat siswa anda belajar, mengapa tidak? Tentunya tidak dengan volume yang keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Drama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin siswa anda menguasai pengetahuan yang anda ajarkan? ajak mereka mainkan drama dengan naskah dari subyek pelajaran yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Seni rupa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat poster, peta pikiran, lukisan, gambar di komputer tentang apa yang mereka ketahui diakhir pelajaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1075584859423751057?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1075584859423751057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1075584859423751057' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1075584859423751057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1075584859423751057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/8-kegiatan-yang-membuat-siswa-menjadi.html' title='8 kegiatan yang membuat siswa menjadi ingin tahu lebih banyak'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-7440713723466138265</id><published>2008-01-30T17:18:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:20:23.710-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Dua pematung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/01/anak-orang-tua-dan-guru.thumbnail.jpg" alt="anak-orang-tua-dan-guru.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Suatu hari di sebuah studio patung&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Ada dua orang pematung yang sedang bekerja&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Tanah liat yang mereka gunakan adalah pikiran anak-anak&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Dan mereka membentuknya dengan sangat hati-hati&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Mereka bekerja sama bahu membahu.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Pematung yang pertama adalah seorang guru- alat yang ia gunakan adalah buku-buku, musik dan seni rupa.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Pematung yang lain ternyata adalah orang tua, yang bekerja dengan tangan untuk menuntun, dan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;hati yang sangat mencintai.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Hari demi hari guru membentuk nya dengan susah payah&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Dengan hati-hati, penuh perhitungan dan pasti.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Sementara orang tua bekerja di sampingnya, mempercantik dan membuatnya berkilauan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Akhirnya pekerjaan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mereka selesai.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Mereka sangat bangga terhadap apa yang mereka lakukan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Untuk semua yang telah mereka ajarkan kepada seorang anak&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Tidak akan dapat dibeli atau dijual&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Mereka juga yakin mereka akan gagal&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Apabila mereka bekerja sendiri-sendiri&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Dengan demikian apapun kesulitan yang orang tua alami dirumah, sekolah akan setiap menyokong.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;Dan untuk apapun kesulitan yang guru hadapi disekolah dalam mendidik siswa , ada &lt;span&gt; &lt;/span&gt;orang tua di rumah yang siap membantu.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span&gt;                                                             &lt;/span&gt;Anonymous&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-7440713723466138265?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/7440713723466138265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=7440713723466138265' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7440713723466138265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7440713723466138265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/dua-pematung.html' title='Dua pematung'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-3092303624275434906</id><published>2008-01-25T16:48:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:20:58.128-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Tips menjaga suasana belajar aktif yang berhasil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam suasana pembelajaran aktif, banyak terjadi interaksi antara siswa dengan guru. Interaksi tersebut bisa merupakan pertanyaan dari guru kepada siswa atau sebaliknya, atau diskusi yang mencerahkan anara keduanya. Demikian juga saat sedang melakukan brainstorming di kelas, terjadi juga interaksi antara siswa dengan seluruh warga di kelas. Saat bertanya atau presentasi misalnya, saat itu adalah yang sangat penting karena jika anda bisa memelihara waktu tersebut sebagai waktu yang tepat untuk menjadikan kelas kita mempunyai tradisi atau kebiasaan mendengarkan pendapat orang lain yang sedang berbicara.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;b&gt;"menurut kamu bagaimana?."&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Cara lain untuk mengefektifkan budaya belajar aktif adalah dengan;&lt;br /&gt;1.    Libatkan siswa lebih dari hanya sekedar mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Upaya kan menghindari situasi hanya mentransfer informasi menjadi usaha untuk menumbuhkan kemampuan,dan ide siswa.&lt;br /&gt;3.    Tumbuhkan selalu sikap percaya diri. Biasakan bilang kepada siswa anda "jangan takut salah" atau "hargai semua pekerjaan yang kamu hasilkan (pendapat, atau hasil karya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Biasakan ucapkan "menurut kamu bagaimana?." Lebarkan kemungkinan jawaban anda dari "Iya" atau "tidak" , mungkin atau tidak mungkin" menjadi pertanyaan yang membangun rasa ingin tahu siswa dengan bertanya kembali kepada siswa "menurut kamu bagaimana?"&lt;br /&gt;5.    Biarkan siswa melalui proses nya sendiri. Cukup dan berhentilah menjadi guru yang selalu ingin hasil yang sempurna dari siswa nya. Hargai proses dan cepat atau lambat anda akan terkejut dengan hasil karya yang siswa kita hasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Berikan selalu umpan balik yang positif, tidak menghakimi dan mematikan kreativitas. Pujilah anak untuk karya atau [erbuatan yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;7.    Setiap anak berbeda, kecerdasan, latar belakang keluarga  dan kemampuan belajar nya. Hindari menggunakan gaya atau pendekatan yang sama terhadap semua siswa di kelas anda&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-3092303624275434906?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/3092303624275434906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=3092303624275434906' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3092303624275434906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3092303624275434906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/tips-menjaga-suasana-belajar-aktif-yang.html' title='Tips menjaga suasana belajar aktif yang berhasil'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-4622703447939676759</id><published>2008-01-23T16:57:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:21:31.828-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><title type='text'>Delapan pertanyaan untuk membantu menilai kinerja guru di sekolah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;h2&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/01/mbe913.jpg" alt="mbe913.jpg" /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Menilai kinerja guru di sekolah bukan sebuah hal yang sederhana. Perlu sebuah komunikasi yang baik di dalam sekolah sendiri untuk membuat sebuah standar penilaian yang baik. Standar penilaian kinerja guru yang baik tidak muncul begitu saja. Perlu diupayakan kesepakatan dari pihak yang akan menilai (kepala sekolah) dan guru yang akan dinilai. Dengan demikian tercapai saling pengertian bahwa proses penilaian kinerja guru, sama sekali bukan untuk mencari-cari kesalahan tetapi semata-mata untuk peningkatan kinerja agar sekolah dapat berjalan lebih baik lagi dalam prakteknya. Serta bagaimana agar sekolah dapat membantu guru agar lebih baik lagi dalam melakukan pembelajaran dikelas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Standar penilaian kinerja guru yang baik tidak muncul begitu saja. Perlu diupayakan kesepakatan dari pihak yang akan menilai (kepala sekolah) dan guru yang akan dinilai.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini delapan pertanyaan  yang dapat menuntun guru dan kepala sekolah dalam melakukan penilaian kinerja. Pertanyaan dibawah ini dapat diajukan kepada guru yang akan dinilai sekaligus mengarahkan kepala sekolah dalam menilai kinerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.   Apakah semboyan dan filosofi mengajar anda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.   Apakah rencana anda tahun ajaran ini&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.   Sebutkan pencapaian anda tahun ini &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.    Sebutkan kesulitan yang anda hadapi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.   Apakah strategi anda untuk mencapai tujuan-tujuan di tahun ajaran ini?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6.   Apakah peran dan sumbangsih anda dalam kegiatan-kegiatan di sekolah?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7.   Hal-hal apa saja yang harus di tingkatkan untuk mendukung kinerja anda di sekolah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8.   Apa saran anda untuk sekolah ini?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-4622703447939676759?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/4622703447939676759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=4622703447939676759' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4622703447939676759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4622703447939676759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/delapan-pertanyaan-untuk-membantu.html' title='Delapan pertanyaan untuk membantu menilai kinerja guru di sekolah'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-5347876126933596632</id><published>2008-01-22T17:16:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:22:19.415-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>5 contoh kesepakatan di kelas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/01/anak-sd.jpg" alt="anak-sd.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt;Saya mempunyai hak untuk bahagia dan di perlakukan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;dengan baik di dalam kelas ini;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Ini berarti tidak ada seorang pun yang menertawakan saya,&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;tidak menghiraukan saya atau menyakiti perasaan saya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt;Saya mempunyai hak untuk menjadi diri sendiri di dalam kelas ini,&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;ini berarti tidak seorang pun memperlakukan saya dengan tidak adil hanya karena saya;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Gemuk atau kurus&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Cepat atau lambat&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Laki-laki atau perempuan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt;Saya mempunyai hak untuk merasa aman di kelas ini ;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Ini berarti tidak ada seorang pun akan;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Menendang saya, memukul saya&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Mendorong saya dengan kasar.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt;Saya mempunyai hak untuk &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mendengar dan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;didengar;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Ini berarti tidak ada seorang pun yang akan;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Berteriak pada saya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;membentak saya&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;semua pendapat dan keinginan saya akan dipertimbangkan dalam setiap kesepakatan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;yang dibuat di dalam kelas ini&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt;Saya mempunyai hak untuk belajar mengenali diri sendiri di kelas ini;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Ini berarti saya akan;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;Bebas menyarakan ekspresi &lt;span&gt; &lt;/span&gt;perasaan,&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 0.0001pt 35.45pt;"&gt;pendapat saya tanpa takut di hukum .&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt;Silahkan mendownload pernyataan diatas untuk keperluan kelas anda &lt;a href="http://www.box.net/shared/hsv2aq5gk0" target="_blank"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"&gt;image saya dapatkan dari situs &lt;a href="http://www.kabblitar.go.id/" target="_blank"&gt;kabupaten Blitar &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-5347876126933596632?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/5347876126933596632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=5347876126933596632' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5347876126933596632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5347876126933596632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/5-contoh-kesepakatan-di-kelas.html' title='5 contoh kesepakatan di kelas'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-6986859530433571735</id><published>2008-01-21T16:44:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:23:10.171-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Resep mengelola perilaku siswa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/01/200px-anak_sd_di_ciwidey.jpg" alt="200px-anak_sd_di_ciwidey.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku manusia adalah hal yang sangat komplek sekali untuk dipelajari. Kita semua percaya bahwa semua perilaku adalah hasil proses pembelajaran yang terus menerus. Yang pada akhirnya tertanam dalam memori dan outputnya dapat kita lihat saat kita menghadapi krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian ada dua pengertian penting yang bisa kita dapat dari perilaku yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Pengalaman-pengalaman yang kita alami sebelumnya dalam memecahkan sebuah masalah.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Campuran olahan kimia terbaru yang ada di otak kita. &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid mungkin tidak punya keinginan utuk merubah pola dalam berprilaku di karenakan hal tesebut tidak cocok dengan apa yang dipandang baik oleh guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut mereka yang ingin merubah perilaku namun kadang terperangkap oleh respon mereka terhadap hal yang sudah mereka alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa zat kimia yang ada dalam otak seperti cortisol,adrenalin, dan dopamine yang memainkan peranan penting sebagai pemicu memori. Semua hasil ingatan pengalaman tersebut disimpan didalam bagian otak yang dinamakan Amygdala.  Amygdala adalah tempat otak menyimpan episode-episode ingatan kita dalam otak yang berperan dalam menyimpan penerimaan emosi yang banyak sekali.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Stimulan&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengerti perilaku anak didik yang tidak sesuai aturan di sekolah, kita perlu mengetahui  stimulan apa yang menyebabkan kita atau anak dididik berperilaku seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bagian-bagian dari otak yang ternyata mendukung hal tersebut. Tetapi pada saat yang sama otak ternyata juga punya mekanisme untuk mengurangi  hal tersebut untuk kemudian di rubah menjadi hal-hal yang membantu kita dalam bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pada anak didik yang terjadi adalah mereka lebih mudah untuk mengingat ruangan-ruangan yang ada di ruangan merah otak mereka secara jelas dan kadang mereka sebut hal tersebut sebagai mimpi buruk. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kejadian-kejadian yang ada di ruangan merah dan oranye otak dan bagaimana kita menanganinya membantu kita untuk membentuk kepribadian   &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Bagaimana menggunakan ruang-ruang yang ada di otak&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sekarang pikirkan sebuah situasi di kelas. Buatlah sebuah daftar yang akan mengirim anda menuju ruangan orange atau merah.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi anda dalam menangani perilaku murid kadang secara tidak sadar adalah merupakan reaksi yang impulsive (reaktif) menurutkan kata hati dan sayangnya diulang dan terus diulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak didik yang sedang melanggar aturan kadang menjadi bagitu cepat tanggap terhadap reaksi ruangan merah  atau oranye dari guru atau orang yang ada di sekitarnya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasikanlah salah satu dari hal ini yang membuat anda begitu emosional.&lt;br /&gt;&lt;h1&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1&gt;&lt;i&gt;Apa yang harus anak didik dan guru lakukan untuk mengendalikan perilaku&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    kesadaran emosional&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mengenali emosi yang terjadi (marah, kecewa, sedih)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Secara mental siap untuk menghadapi situasi krisis&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengerti sebab-sebab terjadinya insiden yang melibatkan perasaan emosi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;2.    Mengendalikan Emosi&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mampu mengekspresikan emosi tanpa menjadi reaktif&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mampu menunda kegembiraan yang berlebihan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengurangi kecurigaan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;3.    Empati, membaca emosi orang lain&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mampu melihat dari perspektif orang lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Sensitif&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengasihi orang lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;4.    Motivasi diri&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bertanggung jawab terhadap tindakan kita&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mampu memfokuskan diri dalam setiap pekerjaan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;5.    Mengelola hubungan&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mampu mengerti dan menganalisis hubungan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mampu mengelola dan meyelesaikan konflik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengambil peran sebagai pemimpin dan anggota grup&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mempunyai skill dalam berkomunikasi dengan orang lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mempunyai kemampuan berbagi, bekerjasama dan mendampingi orang lain.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;h4&gt;Mengendalikan ruangan-ruangan yang ada dalam otak kita&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;Yang kita harus lakukan sekarang adalah menyemangati  diri kita maupun siswa untuk dapat  mengendalikan ruangan dalam otak kita. Berikut ini rincian yang harus kita lakukan :&lt;br /&gt;&lt;h1&gt;Ruangan Biru&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menjadi termotivasi untuk mengontrol ruangan yang ada di otak mereka&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Berusaha menggambarkan keuntungan apabila merubah perilaku mereka menjadi lebih baik.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menggambarkan pencapaian yang realistis&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Relaksasi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1&gt;Ruangan Hijau&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengenali dan menamai emosi dan respon psikologis&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengerti penyebab dari insiden yang bersifat emosional&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengelola pemicu-pemicu yang sifatnya negatif, mencari pemicu yang sifatnya positip.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menulis tujuan-tujuan, berbagi dengan orang yang dipercayai.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengidentifikasikan kelemahan dan kekuatan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Merencanakan pemecahan untuk mengetahui masalah&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruangan Orange&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Siapkan mental untuk membuat kesepakatan dengan situasi yang ada.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Tentukan pilihan yang terbaik berdasarkan rencana awal.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Jelaskan situasi-situasi yang berbeda dari bergagai macam sudut pandang&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Ambil tanggung jawab dari setiap tindakan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1&gt;Ruangan Merah&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Arahkan diri sendiri dan orang lain dari stimulan atau pemicu yang negatif&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Latihan bernapas&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Jangan coba untuk mengaburkan inti  masalah&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-6986859530433571735?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/6986859530433571735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=6986859530433571735' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6986859530433571735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6986859530433571735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/resep-mengelola-perilaku-siswa.html' title='Resep mengelola perilaku siswa'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-7920042760905767424</id><published>2008-01-16T16:53:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:24:02.204-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Semua siswa itu cerdas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pengertian kecerdasan majemuk milik Howard Gardner tidak ada anak yang tidak memiliki kecerdasan, semua pintar semua cerdas. Selama ini sebagai guru kita cuma mengukur kecerdasan siswa dari kemampuan di bidang matematika , bahasa, atau olah raga. Kadang anak yang pintar melukis atau menggambar dikatakan tidak cerdas karena tidak menguasai 3 kecerdasan diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan anda membaca kecerdasan apa saja yang dikatakan oleh &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Howard_Gardner" target="_blank"&gt;Howard Gardner&lt;/a&gt; pada situs&lt;a href="http://kecerdasanmajemuk.blogspot.com/" target="_blank"&gt; ini&lt;/a&gt;. Tulisan ini akan memberikan kelengkapan agar anda lebih mantap dalam mengajar siswa dengan berbagai macam kecerdasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kecerdasan Bahasa (Verbal)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; bisa berfikir secara sistematis,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; senang berdebat dan berargumentasi, membaca,, mendengar, menulis,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mampu mengeja dengan mudah&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mengingat dengan detail dari sebuah hal&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; suka permainan kata misalnya teka teki silang dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; percaya diri saat berbicara di muka publik.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Kegiatan belajar dan penugasan yang cocok untuk tipe kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; meminta siswa bercerita, mengeja.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; adakan forum debat dan diskusi.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; bermain permainan ingatan tentang nama dan tempat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; membaca dan menulis cerita, menulis resensi buku atau membuat kliping&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; permainan teka-teki, atau yang permainan yang berhubungan dengan kosa kata&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; minta siswa mewawancarai seseorang mengenai suatu topik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; minta siswa membuat pajangan kelas atau majalah kelas,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kecerdasan tipe Matematis (Logis)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; berpikir secara abstrak&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; menyukai kegiatan berhitung&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; bekerja dengan cermat dan menyukai ketepatan dalm melakukan sesuatu&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; memiliki catatan yang teratur&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; berfikir dengan logis&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; senang pelajaran komputer&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; pemecah masalah yang baik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kegiatan belajar dan penugasan yang cocok untuk tipe kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; perbanyak tugas yang melibatkan kemampuan memecahkan masalah&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; tugas akhir topik dilakukan dengan komputer&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; minta siswa mengkategorikan fakta dan informasi serta menemukan pola dan hubungan-hubunga&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; kenalkan pada siswa tahap -tahap dalam pengerjaan tugas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kecerdasan Visual (Spasial)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; senang menggambar dan melukis&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; baik dalam membaca peta dan diagram&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; senang permainan puzzles atau jigsaw&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; berpikir sambil berimajinasi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mudah mengingat berdasar gambar&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kegiatan belajar dan penugasan yang cocok untuk tipe kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; upayakan untuk menggunakan banyak gambar, peta pikiran, diagram, peta coretan dan simbol, saat belajar&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; integrasikan pembelajaran seni dan computer pada pelajaran lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; jadikan kelas anda semenarik mungkin dengan banyak pajangan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kecerdasan Musikal (Ritmik)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; sensitif terhadap nada, irama, kekuatan-emosi music, komposisi dan warna nada&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; relegius.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kegiatan belajar dan penugasan yang cocok untuk tipe kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; menggunakan alat music atau bernyanyi bersama&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; gunakan lagu sebagai alat bantu menjelaskan konsep yang sulit&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; membuat nada dering, lagu melalui telepon genggam atau kompter&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kecerdasan Kinestetis (tubuh)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; siswa mempunyai kontrol tubuh, respon dan refleks yang baik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; suka membuat prakarya atau pekerjaan tangan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; tidak bisa diam&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kegiatan belajar dan penugasan yang cocok untuk tipe kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; sedapat mungkin kegiatan pembelajaran banyak melibatkan anggota tubuh&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; gunakan gerakan atau ajak siswa memperagakan sesuatu sebagai alat bantu menjelaskan konsep yang sulit (dramatisasi)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1&gt;&lt;b&gt;6. Kecerdasan Interpersonal&lt;/b&gt;&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; pintar bernegosiasi, berhubungan, membaca pikiran dan maksud hati orang lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; suka berteman, dan melakukan kegiatan bersama&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; bisa menjadi mediator dalm perselisihan antar teman&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; dapat menyesuaikan dengan keadaan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kegiatan belajar dan penugasan yang cocok untuk tipe kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; melakukan kegiatan belajar berkelompok&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; waktu istirahat yang efektif dan fleksibel agar mereka bisa bersosialisasi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; perbanyak kegiatan yang berhubungan dan berkomunikasi antar pribadi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kecerdasan Intrapersonal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; sudah punya motivasi diri, nilai diri, tujuan hidup,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; sudah menyadari kemampuannya, kekuatan dan kelemahan sendiri&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kegiatan belajar dan penugasan yang cocok untuk tipe kecerdasan ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; banyak melakukan diskusi yang mendalam dan tanya jawab&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; setiap selesai mengerjakan tugas minta siswa melakukan refleksi dalam hati. Siswa bisa menuliskan apa yang dialami dan rasakan selama proses pembelajaran berlangsung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-7920042760905767424?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/7920042760905767424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=7920042760905767424' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7920042760905767424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7920042760905767424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/semua-siswa-itu-cerdas.html' title='Semua siswa itu cerdas'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1843978752269517893</id><published>2008-01-14T16:42:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:24:55.758-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Bagaimana merubah paradigma pembinaan guru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Profesi guru seperti profesi lainnya, membutuhkan sebuah proses  aktualisasi terhadap metode serta pengetahuan baru. Caranya bisa macam-macam, dari berbicara mengenai profesionalitas dengan rekan sejawat, membaca buku kemudian mempresentasikan nya didepan teman-teman guru, sampai hadir didalam sebuah pelatihan serta seminar yang diadakan di hotel mewah. Seminar atau pelatihan tersebut biasanya diadakan saat hari aktif dan guru harus meninggalkan kelas dan siswa yang diajarnya. Waktu penyelenggaraan acara tersebut terkadang juga diadakan di hari libur, ini menyebabkan berkurangnya waktu berkualitas guru bersama keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari illustrasi diatas bisa dilihat bahwa upaya untuk menambah pengetahuan, menambah metode baru dalam dunia profesi guru membutuhkan pengorbanan serta waktu dan biaya yang tidak sedikit. Dengan demikian pengorbanan tersebut harus mempunyai akibat yang signifikan dengan cara mengajar guru di kelas. Kualitas seorang guru yang sudah mengikuti sebuah pelatihan atau seminar bisa dilihat dari cara mengajarnya dikelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat sebuah seminar atau pelatihan menjadi ‘api perubahan' bagi cara guru membelajarkan siswa di kelas dibutuhkan sebuah paradigma perubahan dari pelatihan dan pembinaan guru. Uraian dibawah ini mungkin bisa berguna dalam mendorong perubahan tersebut. Artikel ini akan menyoroti kebijakan lembaga pendidikan sebelum dan sesudah mengirim gurunya ke pelatihan serta sikap guru sebagai agen perubahan setelah mengikuti pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apabila anda seorang guru di utus untuk mengikuti sebuah pelatihan guru.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Berjanjilah untuk menjadi orang yang amanah dan berjanji untuk menyebarkan virus perubahan saat anda dipilih oleh lembaga anda untuk hadir dalam sebuah seminar atau pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Apabila anda berkesempatan mendapatkan dokumen presentasi dari penyaji letakkan lah di dalam folder yang bisa diakses oleh rekan anda lewat jaringan network, atau cukup difoto kopi dan di tempel di ruang guru atau ditempat yang gampang dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Carilah bahan pengetahuan dari media massa atau internet  mengenai topik pelatihan yang akan anda hadiri. Hal ini menolong anda untuk tetap fokus dan bersemangat saat pelatihaan atau seminar berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Tanyakan hal-hal ini selama pelatihan (diambil dari &lt;a href="http://maesuri.blogspot.com/" target="_blank"&gt;blog Ibu Sitti Maesuri Patahuddin&lt;/a&gt;),&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; seberapa jauh kurikulum minta saya menyampaikan ini? Tidak hanya sampai disitu. Tapi kritislah, mengapa seperti itu? Hal apa saja yang harus diketahui oleh siswa kaitan dengan materi tersebut?.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mengapa saya perlu ajarkan ini?&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; apa pentingnya dalam kehidupan anak di masa depan?&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Gimana cara saya ngajarkannya agar mudah? Pertanyaan ini punya konsekwensi banyak, misalnya mengetahui apa yang telah dipahami oleh anak, apa kesenangan mereka (yang pasti berbeda), apa kesulitan mereka.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Gimana cara saya menilainya? mengetahui apa yang dia sudah pahami atau tidak pahami? Apakah dengan cara meminta mereka diskusi (dan saya coba dengar baik-baik), apakah dengan mendorong mereka bertanya? apakah meminta mereka mengerjakan tugas presentasi, atau tes (yang bukan hanya jawaban benar atau salah)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Tujuan moral apa yang harus kita bangun dalam pembelajaran kita?&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;5.       Bila atasan anda meminta anda untuk menjadi fasilitator atau presenter dari pelatihan yang telah anda hadiri. Gunakan kriteria fasilitator yang baik dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Teroganisir&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Komunikator yang Baik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Fleksibel&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Pendengar aktif&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Objektif&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Inspirasional&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Antusiastik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Spesialisasi mata pelajaran&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Supportif&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Responsif&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Empatetik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Ketrampilan mengamati&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apabila anda seorang  penentu kebijakan disekolah (kepala sekolah atau pemilik dan pengurus yayasan)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Anggarkan biaya pelatihan guru, sesuai dengan kemampuan. Ingat sebuah pembinaan guru yang efektif bukan dari ukuran mahalnya biaya pelatihan, namun apakah ada perubahan dari peserta sebelum atau sesudah pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Mulailah untuk mengirim guru anda hanya untuk menghadiri sebuah seminar atau pelatihan yang berkualitas. Tanyakan pada diri anda apakah penting hal ini diketahui oleh guru dan bagi peningkatan cara mengajarnya dikelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Bila sekolah anda menerima sebuah undangan untuk menghadiri acara tersebut, lakukan penelitian singkat mengenai siapa pembicara dari tulisannya di media massa atau internet.  Pembicara yang baik akan menampilkan bahasan-bahasan yang baru dalam setiap acara yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Ada juga sebuah acara yang didukung oleh sponsor besar dibaliknya biasanya setengah dari acara akan didominasi oleh promosi produk. Pertimbangkan apakah promosi produk tersebut cukup berharga untuk dihadiri oleh guru anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Biasakan untuk meminta guru anda membuat sebuah presentasi atau laporan yang akan ditampilkan didepan rekan guru sejawat sepulangnya dari pelatihan atau seminar. Hal ini akan banyak berguna sekali karena selama acara tersebut dipastikan guru akan aktif, mau bertanya dan memasang telinga lebar-lebar dikarenakan ada kewajiban yang menunggu sepulang nya dari acara. (Baca tulisan Murni Ramli mengenai pengalaman mengikuti seminar di Jepang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Adakan forum khusus atau hadirkan guru yang baru saja hadir di pelatihan dalam rapat tingkat manajemen. Minta guru tersebut untuk berbicara menerangkan apa yang didapat dari pelatihan. Saat yang sama anda sedang melatih guru anda untuk berpresentasi dan berbicara didepan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.       Berikut  ini adalah lembaga pelatihan guru yang bisa membantu anda meningkatkan kompetensi guru, apabila rekan pembaca mempunyai sumber yang lain silahkan ditambahkan lewat kolom komentar.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;a href="http://www.sampoernafoundation.org/content/section/12/57/lang,en/" target="_blank"&gt; Sampoerna foundation teacher institute&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;a href="http://www.tanoto-foundation.or.id/" target="_blank"&gt;Tanoto Foundation&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/infopelatihanguru/" target="_blank"&gt;LEMBAGA MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA (LMPI)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;a href="http://www.edu-excellence.org/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:-1;"&gt;Foundation for Excellence in Education (FEE) Yayasan Pendidikan Luhur &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;a href="http://www.provisieducation.com/" target="_blank"&gt; Provisi education&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1843978752269517893?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1843978752269517893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1843978752269517893' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1843978752269517893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1843978752269517893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/bagaimana-merubah-paradigma-pembinaan.html' title='Bagaimana merubah paradigma pembinaan guru'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1516787665271595386</id><published>2008-01-12T16:11:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:25:58.657-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Menciptakan suasana kelas yang mendukung bagi suasana pembelajaran di sekolah dasahttp://www.blogger.com/img/gl.align.full.gifr.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat sedang mengajar guru tidak hanya dihadapkan pada tantangan untuk menampilkan pembelajaran yang kreatif namun juga tantangan untuk mengendalikan perilaku siswa. Perilaku yang harus dikendalikan adalah perilaku yang membuat gaduh, mencari perhatian dan membuat si pelaku dan seluruh kelas menjadi tidak berkonsentrasi saat menerima pembelajaran.Guru juga menjadi mudah emosi dan tidak konsentrasi saat mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini adalah resep yang menurut saya patut dicoba untuk menciptakan suasana kelas yang mendukung pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Episode anda diruang kelas mulai pada saat anda memasuki atau siswa masuk ke kelas anda. Untuk itu tunjukkan paras muka yang optimis dan siap mengajar. Senyum adalah bahasa tubuh yang paling baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Gunakan suara ‘didalam ruangan' saat mengajar, tidak terlalu pelan dan tidak berteriak. Apabila anda bersuara pelan maka siswa secara alami akan ribut dan membuat kegaduhan. Bila anda berteriak maka anda harus berpikir ulang merubah mata pelajaran yang anda ajarkan sekarang untuk menjadi guru physical education atau guru olah raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Aturlah tempat duduk dikelas anda dengan duduk berkelompok, anda menjadi punya celah untuk ke sudut kelas sekalipun dengan mudah untuk mengontrol siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Lakukan control terhadap siswa tetapi juga memotivasi siswa agar siswa menjadi mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Jangan membawa suasana hati anda dari rumah, anda jadi lebih mudah emosi. Bila sebagai guru anda sudah emosi maka suasana kelas menjadi patuh yang ‘semu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Buatlah peraturan kelas . 5 buah minimum dan 10 buah maksimum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.       Konsisten saat menerapkan dan menjatuhkan konsekuensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.       Buat diri anda menjadi role model dari peraturan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.       Setiap memutuskan sesuatu di kelas selalulah memberikan alas an untuk setiap keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.   Ciptakan suasana kelas dua arah, siswa boleh bicara asal menunjuk tangan (jadikan hal tersebut sebagai salah satu peraturan dikelas rendah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.   Ciptakan suasana saling menghargai, minta siswa mendengarkan anda saat sedang berbicara, serta minta seluruh kelas menghargai apabila ada temannya yang berbicara atau memberikan ide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.   Minta kelas untuk mentaati semboyan ‘hanya ada satu orang yang berbicara'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.   Apabila ada siswa yang membuat gaduh bersikap lah tegas tapi ramah saat bersamaan doronglah siswa untuk merubah sikap negatip,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.   Berikan juga penguatan dan motivasi positip, berkonsentrasi lah pada perilaku postif siswa bukan pada perilaku negatip siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.   Carilah artikel mengenai perilaku siswa dan tingkatkan terus kecerdasan emosi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.   Rencenakan lah pembelajaran anda dengan baik, gunakan perencanaan mingguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.   Kenali siswa anda dan lakukan komnikasi yang baik dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.   Perlakukan siswa sebagai individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sebuah kelas yang baik juga bukan kelas yang sunyi senyap, tapi kelas yang ‘hidup' yang didalamya guru dan siswa saling menghargai sehingga aktivitas pembelajaran dapat dilakukan dengan baik tanpa gangguan perilaku ataupun kegaduhan&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1516787665271595386?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1516787665271595386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1516787665271595386' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1516787665271595386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1516787665271595386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/menciptakan-suasana-kelas-yang.html' title='Menciptakan suasana kelas yang mendukung bagi suasana pembelajaran di sekolah dasahttp://www.blogger.com/img/gl.align.full.gifr.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-6067226483604150573</id><published>2008-01-09T17:10:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:26:34.486-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Perbedaan kelas tradisional dengan kelas yang mulai menggunakan metode inkuiri.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/01/inquiry.jpg" title="inquiry.jpg"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/01/inquiry.thumbnail.jpg" alt="inquiry.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan ada pepatah kuno yang mengatakan ‘katakan sesuatu pada saya dan saya akan lupa, perlihatkan pada saya dan saya akan ingat, libatkan saya dan saya akan mengerti'. Atau pepatah yang ini ‘tidak ada seorang pun yang mampu begitu saja menguasai semua pengetahuan, namun setiap orang dapat belajar bagaimana cara mengerti atau menguasai sebuah pengetahuan'. Kedua pepatah tersebut memberikan pembelajaran pada kita mengenai gambaran situasi di dalam kelas, semakin banyak kita libatkan siswa atau membuat siswa menjadi aktif, maka akan lebih cepat mereka menjadi mengerti subyek pelajaran yang kita sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kata bijak diatas menjadi sebuah batu pijakan dari konsep inkuiri dalam pembelajaran. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan inkuiri? Inkuiri adalah sebuah sistem dalam cara dalam melihat sebuah pengetahuan atau hal baru. Cara pandang inkuiri membantu pengembangan pola dan cara berpikir yang akan terus bertahan dalam perjalanan siswa sebagai pembelajar.&lt;br /&gt;Apabila cara berpikir tadi sudah menjadi cara berpikir siswa kita maka siswa kita akan menjadi pemikir yang kreatif dan pribadi yang mampu memecahkan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan nya sekarang adalah apa perbedaan kelas yang masih tradisional dengan kelas yang sudah mulai menerapkan metode inkuiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas tradisional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Guru begitu saja memberi informasi sebanyak-banyaknya. Proses ini di ibaratkan bagaikan seseorang yang mengisi sebuah teko sampai penuh dengan air.&lt;br /&gt;•    Satu-satu nya hal yang diharapkan dari siswa adalah sedapat mungkin menguasai atau hapal semua informasi yang diberikan dari guru dan buku paket.&lt;br /&gt;•    Menghapal dan menghapal banyak sekali fakta dan informasi adalah hal yang paling dititikberatkan di kelas.&lt;br /&gt;•    Pembelajaran dirancang atau dibuat untuk konsumsi seluruh siswa yang ada didalam kelas tanpa memandang kecerdasan apa yang dimiliki siswa serta modalitas belajar yang dimiliki siswa&lt;br /&gt;•    Informasi yang didapat siswa terbatas pada apa yang diberikan guru dan buku paket.&lt;br /&gt;•    Pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau komputer semata-mata hanya untuk menjadikan anak menguasai tools-tools yang terdapat di dalam setiap program komputer yang diajarkan. Dengan kata lain siswa hanya dibuat terampil menggunakan komputer tanpa diaplikasikan dalam pelajaran yang lain.  Guru tidak berusaha menjadikan keterampilan dalam TIK sebagai ‘alat' dalam pelajaran yang lain..&lt;br /&gt;•    Saat menilai siswa, guru menggunakan sistem hanya ada satu pertanyaan dan satu jawaban yang benar dan menggunakan satu macam siistem penilaian saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas yang mulai menggunakan sistem inkuiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Guru menjadi fasilitator dan memandu siswa untuk mengerti bagaimana mencari dan menemukan informasi yang ingin siswa ketahui dari berbagai media sumber pengetahuan. (buku, koran, majalah, internet dan lain-lain)&lt;br /&gt;•    Suasana pembelajaran dikelas banyak diwarnai dengan diskusi sebagai cara untuk mencari kebenaran dan pengetahuan dari sebuah subyek pembelajaran.&lt;br /&gt;•    Siswa diajarkan untuk memproses informasi yang dia dapatkan&lt;br /&gt;•    Pembelajaran menggunakan pendekatan konstruksivisme berawal dari apa yang siswa ketahui, apa yang ingin siswa ketahui dan yang terakhir apa yang siswa telah pelajari (gunakan pendekatan KWL).&lt;br /&gt;•    Siswa belajar memecahkan masalah dengan ‘melakukan' atau ‘hands on approach'&lt;br /&gt;•    Bersama dengan siswa guru banyak melakukan pembelajaran singkat (mini-lessons focus)&lt;br /&gt;•     Pembelajaran dilakukan dalam sistem grup atau kelompok&lt;br /&gt;•    Pembelajaran Teknologi informasi dan komunikasi digunakan untuk menghubungkan siswa dengan komunitas lokal dan dunia.&lt;br /&gt;•    Pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi di integrasikan dengan subyek pembelajaran lain. Misalnya saat belajar topic mengenai lingkungan siswa membuat brosur, poster, presentasi power point untuk mempengaruhi orang lain agar mau perduli dengan pelestarian lingkungan.&lt;br /&gt;•    Banyak cara yang digunakan untuk menguji pengetahuan siswa. Aspek yang dinilai dengan cermat antara lain, pengetahuan, keterampilan dan perilaku siswa. Misalnya cara siswa memanfaatkan waktu dalam penyelesaian tugas dan lain-lain&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-6067226483604150573?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/6067226483604150573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=6067226483604150573' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6067226483604150573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6067226483604150573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/perbedaan-kelas-tradisional-dengan.html' title='Perbedaan kelas tradisional dengan kelas yang mulai menggunakan metode inkuiri.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-939083316108138700</id><published>2008-01-08T17:13:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:27:23.898-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Survey manajemen kelas anda.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Silahkan berpartisipasi dalam survey manajemen kelas. Saya membuatnya dengan salah satu tools andalan dalam dunia web 2.0 yaitu &lt;a href="http://www.surveymonkey.com/"&gt;surveymonkey&lt;/a&gt;. Sedangkan pertanyaannya saya dapat dari pelatihan yang saya pernah ikuti. Pertanyaan tersebut dibuat oleh mentor sekaligus ‘guru' saya dalam pembelajaran kreatif yaitu &lt;a href="http://www.google.co.id/search?q=agus+listiyono&amp;amp;ie=utf-8&amp;amp;oe=utf-8&amp;amp;aq=t&amp;amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;amp;client=firefox-a"&gt;Pak Agus Listiyono&lt;/a&gt;  yang sekarang menjadi direktur pada sebuah yayasan pendidikan di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk, rekan guru yang baik, mari berpartisipasi dalam survey dengan klik &lt;a href="http://www.surveymonkey.com/s.aspx?sm=ckeySWmx_2fppoRToVMEf07A_3d_3d"&gt;http://www.surveymonkey.com/s.aspx?sm=ckeySWmx_2fppoRToVMEf07A_3d_3d&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat melakukan refleksi dan tercerahkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-939083316108138700?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/939083316108138700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=939083316108138700' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/939083316108138700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/939083316108138700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/survey-manajemen-kelas-anda.html' title='Survey manajemen kelas anda.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-8672752613481504875</id><published>2008-01-08T16:42:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:28:07.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Dalam penerapan metode belajar aktif yang benar, siswa dan guru sama-sama aktifnya.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Metode belajar aktif atau sekarang lumrah disebut sebagai metode PAKEM (pembelajaran kreatif, aktif dan menyenangkan) saat ini mulai dirasakan pentingnya dikalangan praktisi pendidik. Dikarenakan metode ini agaknya menjadi jawaban bagi suasana kelas yang kaku, membosankan, menakutkan, menjadi beban dan tidak membuat betah dan tidak menumbuhkan perasaan senang belajar bagi anak didik. Alih-alih membuat anak mau menjadi pembelajar sepanjang hayat yang terjadi malah kelas dan sekolah menjadi momok yang menakutkan bagi siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya pernah mendengar sebuah lelucon mengenai metode belajar aktif di sekolah dasar.  Saya tidak ingat detailnya tetapi yang saya ingat dengan baik adalah dalam metode belajar aktif yang terjadi adalah guru bermalas-malasan, sedangkan yang aktif justru muridnya. Murid diminta untuk mencatat, menyalin dan dibebani banyak sekali pekerjaan rumah. Dengan demikian ada kesalahan dalam menerjemahkan pendekatan pembelajaran. Tidak mungkin tercapai nuansa PAKEM apabila siswa dalam hal ini malah terbebani sedangkan guru juga tidak tentu arah dalam melaksanakan dan merencanakan pembelajaran dikelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara belajar siswa aktif adalah merupakan tantangan selanjutnya bagi para pendidik. Sebab ruh dari KTSP yang diberlakukan sekarang ini adalah pembelajaran aktif. Dalam pembelajaran aktif baik guru dan siswa sama-sama menjadi mengambil peran yang penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru sebagai pihak yang;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; merencanakan dan mendesain tahap skenario pembelajaran yang akan dilaksanakan di dalam kelas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; membuat strategi pembelajaran apa yang ingin dipakai (strategi yang umum dipakai adalah belajar dengan bekerja sama)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; membayangkan interaksi apa yang mungkin akan terjadi antara guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mencari keunikan siswa, dalam hal ini berusaha mencari sisi cerdas dan modalitas belajar siswa dengan demikian sisi kuat dan sisi lemah siswa menjadi perhatian yang setara dan seimbang&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menilai siswa dengan cara yang tranparan dan adil dan harus merupakan penilaian kinerja serta proses dalam bentuk kognitif, afektif, dan skill (biasa disebut psikomotorik)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Melakukan macam-macam penilaian misalnya tes tertulis, performa (penampilan saat presentasi, debat dll) dan penugasan atau proyek&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Membuat portfolio pekerjaan siswa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Siswa menjadi pihak yang;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; menggunakan kemampuan bertanya dan berpikir&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; melakukan riset sederhana&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mempelajari ide-ide serta konsep-konsep baru dan menantang.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; memecahkan masalah (problem solving),&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; belajar mengatur waktu dengan baik,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; melakukan kegiatan pembelajaran secara sendiri atau berkelompok (belajar menerima pendapat orang lain, siswa belajar menjadi team player)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mengaplikasikan hasil pembelajaran lewat tindakan atau action.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Melakukan interaksi sosial (melakukan wawancara, survey, terjun ke lapangan, mendengarkan guest speaker)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Banyak kegiatan yang dilakukan dengan berkelompok.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-8672752613481504875?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/8672752613481504875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=8672752613481504875' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8672752613481504875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8672752613481504875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/dalam-penerapan-metode-belajar-aktif.html' title='Dalam penerapan metode belajar aktif yang benar, siswa dan guru sama-sama aktifnya.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-4373695501791873965</id><published>2008-01-07T17:11:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:28:41.868-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Memilih tayangan video (vcd dan dvd) untuk pembelajaran.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda pernah menonton film kartun &lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0110357/"&gt;Lion King&lt;/a&gt;? Sebuah film kartun produksi studio kartun Walt Disney tahun 1994. Film tersebut baik sekali untuk memberi contoh siswa mengenai rasa tanggung jawab, kasih sayang orang tua yang tulus serta kemauan untuk berubah. Sebenarnya ada banyak film mengenai pembelajaran atau film yang menghibur sekaligus memberi contoh yang baik yang bisa kita gunakan dalam pembelajaran. Mungkin siswa kita sudah menontonnya lebih dahulu di rumah, tetapi akan lain rasanya bila menonton nya bersama-sama di sekolah. Apalagi jika sebelum atau setelah menonton film, guru memberikan gambaran mengenai moral cerita film tersebut atau menghubungkannya dengan subyek pembelajaran yang sedang dilakukan dikelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak macam vcd maupun dvd yang bisa kita lihat bersama-sama dengan siswa. Namun sebelum memilih tayangan perhatikan kode yang ada di bungkus vcd atau dvd yang telah anda pilih. Karena walaupun kita pikir sebuah film bagus, belum tentu layak dilihat oleh siswa kita di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;G&lt;/b&gt; - General Audience - boleh dilihat oleh semua lapisan umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PG&lt;/b&gt; - Parental Guidance suggested - atau &lt;b&gt;BO&lt;/b&gt; bimbingan orang dewasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;M, PG&lt;/b&gt; - 13 - Parental Guidance recommended - &lt;b&gt;BO&lt;/b&gt; usia 13 tahun sebaiknya ditemani oleh orang dewasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MA&lt;/b&gt; - Mature audiences only - &lt;b&gt;D&lt;/b&gt; dewasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;R, NC-17, X&lt;/b&gt; - video jenis ini terlarang untuk dilihat di lingkungan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakan untuk terlebih dahulu melihat video yang anda telah pilih sendirian, berlakulah seperti anda sedang menontonnya bersama dengan siswa anda di sekolah. Setelah itu berkonsultasilah bersama dengan rekan anda atau pustakawan di sekolah anda. Apakah pantas atau cocok film itu dilihat, hubungannya dengan pembelajaran yang anda lakukan dikelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah diantara rekan guru ada yang mengetahui film apa saja yang cocok untuk dilihat di kelas bersama siswa silahkan berbagi lewat kolom komentar. Terima kasih sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-4373695501791873965?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/4373695501791873965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=4373695501791873965' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4373695501791873965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4373695501791873965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/memilih-tayangan-video-vcd-dan-dvd.html' title='Memilih tayangan video (vcd dan dvd) untuk pembelajaran.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2153573996524919261</id><published>2008-01-06T17:06:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:30:18.958-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Belajar mengendalikan perilaku anak lewat program acara televisi ‘Nanny 911’.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2008/01/nanny911.jpg" alt="nanny 911" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program acara yang ditayang kan MetroTV tiap sabtu pukul 16.05 ini akan sayang bila dilewatkan untuk para pendidik dan orang tua yang perduli pada perilaku anak-anak. Metro TV, lewat program ‘Nanny 911' memberikan gambaran kepada pemirsa bahwa tidak ada kata yang sulit dalam mengendalikan perilaku .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ‘Nanny' bisa berarti pengasuh atau orang yang mengambil peran orang tua selama orang tua sebenarnya berada jauh dari anak nya, sementara nomor telepon 911 adalah nomer telepon yang biasa dipakai dalam keadaan darurat dan membutuhkan penanganan segera. Begitulah acara ini disediakan khusus untuk orang tua yang merasa memerlukan bantuan atau ingin merubah pola asuh kepada anak-anak nya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini akan mengemukakan apa yang saya pelajari lewat program ini sebagai guru. Sebab bagi guru yang biasa menghadapi siswa-siswi dikelas, acara ini bisa menambah atau memperkuat konsep penanganan siswa yang selama ini telah dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Episode ini dimulai dengan profil keluarga Finch yang punya 6 pasang anak kembar yang berbeda umurnya. Umur 3 tahun sampai 9 tahun. Sang ayah menelepon  pengasuh acara ini untuk membantu mengendalkan perilaku anak-anak nya. Lalu ‘Nanny central' semacam kantor pusat untuk para pengasuh yang sudah berpengalaman mengutus ‘nanny Debra'  untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan ini pun bergulir dengan bagaimana ‘Nanny  Debra' mengusahakan perubahan, bagaimana keluarga ini berubah dari tidak adanya kesepakatan , konsekuensi, penghargaan, ucapan cinta dari dalam hati, kemampuan mengekspresikan perasaan, rasa saling percaya, komunikasi, kerjasama, konsistensi sampai hal-hal mengenai emosi anak yang luput dari perhatian selama 9 tahun keluarga itu terbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bukan sebuah upaya yang mudah, namun kemauan keluarga itu untuk menerima nasihat dari ahli sampai mau mempraktekan hal-hal baru walaupun belum terbiasa patut diacungi jempol. Acara ditutup dengan  suasana rumah keluarga Finch yang tenang jauh dari suara anak yang merengek, perkelahian serta teriakan putus asa dari sang ibu.  Saya pun ikut terharu ketika Amanda anak terbesar di keluarga itu menulis surat ucapan terima kasih kepada nanny Debra.  Maklum ucapan terima kasih Amanda begitu tulus, karena di usia 9 tahun Amanda sudah merasa bahwa ada hal yang harus dirubah dalam keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru hal yang dapat kita petik dari acara ini sebagai tambahan pengetahuan cara penanganan perilaku anak antara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Berkonsentrasilah  pada perilaku jelek anak bukan kepada individu anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.        Bersikap  konsisten saat menerapkan reward dan konsekuensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Berkomunikasi . Ajarkan anak untuk berkomunikasi, biasakan mengungkapkan perasaan sedih, marah, dan kecewa. Pada anak usia dini mungkin perbendaharaan katanya masih sedikit jadi berilah contoh kata yang bisa diikuti oleh anak. Misalnya "bolehkan saya pinjam mainan mu?" atau "saya kecewa karena dia merebut mainan saya!". Anak yang jarang mengungkapkan perasaan nya akan merengek atau menangis unt uk mengungkapkan perasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       melakukan kontak mata dengan anak saat berbicara, bungkukan tubuh anda atau jongkok ketika berbicara dengan anak. Dengan demikian tercapai tinggi mata yang sejajar antar anak yang anda ajak bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Gunakan instrumen penyemangat bagi anak, nanny Deb menggunakan magnet yang diberikan saat anak berlaku baik pada beberapa hal. (membantu orang tua, tidak berkelahi, makan dengan dan lain-lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Kerjasama dalam tim antara guru, orang tua dan siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.       Apabila semua hal diatas menemui kebuntuan, berupayalah untuk masuk lebih dalam apakah ada hal yang lain yang butuh diselesaikan dengan melibatkan pihak ketiga yang lebih ahli psikolog misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan mendown load &lt;a href="http://www.box.net/shared/4ydgn8g2sw"&gt;contoh lembar pengendalian perilaku anak&lt;/a&gt;, gantilah symbol smiley face untuk siswa yang lebih besar. Anda bisa merubah kriteria sesuai dengan perilaku apa yang ingin anda ubah. Selamat mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berikan juga link menuju blog lain yang membahas mengenai reality show ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gumayo.multiply.com/journal/item/13"&gt;gumayo,&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.theblacquesite.web.id/post/53/Nanny-911-Reality-Show-Edukatif-Tentang-Bagaimana-Mengasuh-Anak"&gt;theblacquesite&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://sherlly2mich.multiply.com/reviews/item/11"&gt;sherlly2mich&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://mamajos.multiply.com/reviews/item/6"&gt;mamajos&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://myhaura.multiply.com/journal/item/276/Nanny_911"&gt;myhaura&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://lembarkertas.multiply.com/journal/item/94"&gt;lembarkertas&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2153573996524919261?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2153573996524919261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2153573996524919261' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2153573996524919261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2153573996524919261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/belajar-mengendalikan-perilaku-anak.html' title='Belajar mengendalikan perilaku anak lewat program acara televisi ‘Nanny 911’.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-4489311716428174699</id><published>2008-01-04T16:21:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:31:08.887-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Saat mengambil rapor, saatnya mengoptimalkan kerja tim antara orang tua, siswa dan guru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini saya mengambil rapor sekolah putri saya. Sebuah momentum yang baik, ini kali pertama saya mengambil rapor. Dari saat pertama putri saya masuk sekolah, mengantarnya ke pintu gerbang sekolah nya yang baru pun tidak bisa saya lakukan, maklum sekolah saya juga masuk di hari pertama. Tapi di tahun ajaran ini kalender akademis kami berbeda, dengan demikian saya berkesempatan merasakan saat bahagia sebagai ayah, merayakan perjalanan putri saya sebagai pembelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghabiskan waktu 15 menit berdiskusi dengan ibu guru kelas putri saya. Sebagai orang tua siswa saya berusaha membuat suasana saling percaya saat melakukan diskusi. Saya salut dan hormat karena ibu guru putri saya, sendirian dan bekerja keras menangani 38 orang anak di dalam kelasnya. Bayangkan 38 anak dengan tipe kecerdasan dan gaya belajar yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru dan orang tua murid saat bersamaan saya jadi dengan mudah melihat proses diskusi pengambilan rapor ini. &lt;a href="http://www.amazon.com/Schools-That-Learn-Discipline-Fieldbook/dp/0385493231/ref=sr_1_1?ie=UTF8&amp;amp;s=books&amp;amp;qid=1199431776&amp;amp;sr=8-1"&gt;Peter Senge dalam buku nya A Fifth Discipline ‘Schools That Learn' &lt;/a&gt;memberikan petunjuk apabila kita berperan sebagai guru yang sedang menghadapi orang tua siswa dalam pengambilan rapor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Dengar kan orang tua siswa dengan seksama, diam dan tidak memotong, perhatikan saja hal apa saja yang menjadi perhatian orang tua.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Perhatikan bahasa tubuh anda saat berbicara dengan orang tua siswa, rileks saja, usahakan bersikap konsisten dengan bahasa verbal anda.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Jujur mengenai sisi kuat dan sisi lemah siswa&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Jangan membuat penghakiman mengenai latar belakang siswa atau perilaku siswa di kelas (misalnya; anak anda di kelas selalu mencari perhatian, pasti di rumah sebagai orang tua anak anda kurang mendapat perhatian)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bicarakan rencana anda sebagai guru mengenai peningkatan kinerja siswa dalam segala bidang kepada siswa dan orang tua&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bersikap pengertian dalam perkembangan akademis apabila siswa terbukti mengalami hal-hal yang kompleks dalam hidupnya (masalah keluarga misalnya)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Gunakan saat pengambilan rapor sebagai saat membangun kerjasama tim antara anda sebagai guru dengan orang tua dan siswa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Jangan menggunakan kata "ya..tapi" dikarenakan pernyataan tersebut membuat kelimat-kalimat yang anda ucapkan sebelumnya menjadi tidak valid.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Jangan mengkritisi, hindari penggunaan kata "benar", "salah","pintar", dan "bodoh".&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya rasa kagum dan hormat saya untuk Ibu guru Della yang sudah bersama putri saya Aini, selama satu semester ini. Walau dengan cara yang sederhana beliau sudah menerapkan prinsip-prinsip diatas. Doa saya sekeluarga untuk anda, semoga dilancarkan semuanya dalam segala hal, amin.&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-4489311716428174699?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/4489311716428174699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=4489311716428174699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4489311716428174699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4489311716428174699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/saat-mengambil-rapor-saatnya.html' title='Saat mengambil rapor, saatnya mengoptimalkan kerja tim antara orang tua, siswa dan guru'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-143222586756249417</id><published>2008-01-02T17:04:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:32:00.700-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>7 kebiasaan guru yang efektif</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjadi guru saat ini membutuhkan kemampuan beradaptasi dan  kemauan untuk berubah.. Di awal tahun ini marilah memperbaharui niat serta strategi dalam bekerja agar selalu bisa menyajikan yang terbaik untuk siswa. Dengan judul yang sama,&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;a href="http://teaching.mrbelshaw.co.uk/index.php/2007/10/15/the-7-habits-of-highly-effective-teachers/"&gt;&lt;i&gt;Pak Doug&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;membahas diblog nya mengenai 7 kebiasaan yang efektif bagi guru. Silahkan melanjutkan dengan versi yang saya buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Konsistensi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya setuju hal ini menjadi yang pertama. Saat berada di dalam kelas, integritas kita selalu menjadi taruhan. Tanpa konsistensi dalam menegakkan peraturan dan apa yang sduah menjadi kesepakatan di kelas, waktu 45 menit saat kita mengajar, akan banyak dihabiskan dengan upaya untuk mendiamkan siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika siswa tidak melihat adanya konsistensi maka mereka tidak hanya akan menunjukkan sikap yang mencari perhatian, tidak hanya dari guru tetapi juga menunjukkan perilaku yang tidak baik terhadap teman-temannya bahkan saat guru sedang berada di depan kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya tidaklah sulit untuk melakukan hal ini dikarenakan setiap sekolah biasa nya telah memiliki kebijakan dalam hal ini. Tugas kita sebagai guru hanyalah menegakkan aturan yang telah ada tanpa melibatkan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat segala sesuatu dari cara pandang siswa juga menjadi hal yang harus terus kita lakukan agar nuansa konsistensi yang kita upayakan benar-benar pas saat diterapkan pada siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Perlakukan siswa sebagai individual.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengajar, sebuah hubungan antar guru dengan siswa memang haruslah terjalin dengan baik. Carilah sebanyak-banyak nya informasi mengenai murid anda. Ketika siswa merasa dekat maka sebagai guru kita sudah berhasil menyingkirkan batas pribadi antara dua pribadi yang berbeda yaitu guru dan murid. Siswa akan menghormati kita dari hatinya bukan karena keharusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekolah sudah mulai mempersyaratkan jumlah tertentu untuk siswa bisa berada di dalam satu kelas (misalnya 24 orang). Hal ini menjadikan niatan guru untuk lebih mengenal siswa akan lebih mudah dilakukan. Apabila kelas anda mempunyai jumlah murid yang lebih banyak, anda bisa memulai dengan banyak bercerita mengenai diri anda pribadi, pengalaman serta keluarga anda (tentunya dalam porsi yang bisa diterima oleh usia murid) agar siswa yang ada dikelas merasa mengenal anda sebagai guru dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Jadikan lingkungan fisik kelas anda sedapat mungkin bernuansa belajar.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melakukan pengaturan tempat duduk siswa, upayakan membuat siswa bisa belajar dan bekerjasama dengan  teman nya (peer learning). Aturlah tempat duduk siswa dalam kelompok agar terjadi gerak dan interaksi serta meningkat ketrampilannya dalam  pemecahan masalah. Dengan lingkungan yang demikian siswa merasa asyik dan bertambah terus keingin tahuannya dalam melakukan kegiatan belajar. Siswa juga terlatih kemandiriannya, konsentrasinya dan kemampuan untuk memotivasi diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Lakukan lah penilaian terhadap siswa, sesering mungkin tapi dengan alasan yang kuat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menilai siswa gunakan lah cara yang berbeda-beda. Carilah informasi sebanyak-banyak nya mengenai hasil kerja siswa (portfolio, melihat pekerjaan siswa saat dalam proses, observasi, tanya jawab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa selalu merasa ingin tahu mengenai pencapaian yang sudah dilakukan. Dengan menggunakan prinsip menilai siswa dengan baik, akan membantu perkembangan anak untuk melakukan hal yang terbaik saat belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun prinsip yang baik dalam menilai siswa adalah;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mempunyai kriteria yang jelas dan diketahui oleh siswa sebelum dan saat tugas dikerjakan termasuk keterampilan apa dan pengetahuan apa yang harus dikuasai siswa di akhir pelajaran.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Saat menilai siswa, jangan selalu minta siswa menghafal hasil pengetahuan belajarnya, namun gunakan proses penilaian sebagai cara untuk siswa agar bisa belajar dengan lebih baik lagi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Sertakan selalu kolom refleksi siswa dan evaluasi diri sendiri dalam setiap penilaian tugas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Fokuslah pada kualitas hasil pekerjaan atau penampilan siswa serta aspek kekuatan siswa&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Berikan umpan balik kepada siswa dalam setiap kesempatan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Jadikanlah kebutuhan siswa, modalitas belajar, gaya belajar siswa sebagai landasan saat menilai dan saat membuat penugasan bagi siswa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Perbanyaklah bukti mengenai hasil kerja siswa yang dapat digunakan untuk memperlihatkan proses belajar siswa kepada seluruh elemen sekolah (siswa, orang tua, guru, yayasan dan lain-lain)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Usahakan untuk menilai hal yang pantas dan berharga untuk diketahui oleh siswa (sebagai contoh; mana yang lebih penting mengetahui tanggal hari lahir koperasi di Indonesia dibanding mengetahui manfaat koperasi bagi kehidupan masyarakat di Indonesia)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Dapatkan umpan balik dari cara anda mengajar dan bekerja&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekolah yang sudah mempunyai cara dan istrumen untuk menilai guru baik kinerja maupun cara mengajar guru-gurunya. Bagaimana jika mulai untuk;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mendapatkan umpan balik dari siswa (walaupun terkadang siswa bersikap sopan dan tidak terbuka dalam menilai)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Gunakan perangkat TIK (video camera) untuk melihat diri anda sendiri saat sedang mengajar. (perhatikan juga bahasa tubuh anda saat sedang mengajar) ingat prinsip komunikasi 60% adalah bahasa tubuh anda, 20% nada suara saat anda berbicara dan hanya 10 % isi dari apa yang anda utarakan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Libatkan diri anda dalam setiap ajang berbagi pengetahuan formal maupun informal .&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, S&lt;a href="http://www.sf-teacher.org/teacher-principal-sharing-network.html"&gt;ampoerna Foundation Teacher Institute&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;melalui TPSN (teacher principal sharing network) adalah wadah yang tepat bagi anda untuk berbagi pengetahuan dengan rekan satu profesi, orang tua serta pemerhati pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga bisa mulai mengefektifkan gugus atau MGMP sebagai komunitas belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingat film the A-Team, guru dimasa sekarang bisa di ibaratkan sebagai  pribadi yang bisa bekerja sama dan punya kemampuan yang unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda membaca artikel ini sekarang berarti anda sudah mulai mau berbagi dan mencari sumber pengetahuan. Buat lah blog dan mari berpartisipasi demi kemajuan pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7.      &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Membuka diri terhadap kebutuhan siswa &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai lah dari &lt;a href="http://kecerdasanmajemuk.blogspot.com/"&gt;kecerdasan majemuk, sebuah teori milik Howard Gardner&lt;/a&gt;. Teori ini sangat bermanfaat untuk menyadari betapa semua siswa cerdas. Gunakan strategi belajar kelompok serta strategi lain demi membuka seluruh potensi terbaik siswa .&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-143222586756249417?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/143222586756249417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=143222586756249417' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/143222586756249417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/143222586756249417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/01/7-kebiasaan-guru-yang-efektif.html' title='7 kebiasaan guru yang efektif'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-9088699250672393727</id><published>2007-12-31T17:09:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:32:41.102-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Membuat resolusi tahun baru bersama siswa</title><content type='html'>Awal tahun baru biasanya siswa libur, saat mereka kembali masuk sekolah adalah saat yang tepat untuk menuliskan resolusi tahun baru. Anda bisa menggunakan kesempatan ini untuk membawa kembali mereka ke dunia sekolah. Maklum saat kembali setelah liburan mereka biasanya agak sulit untuk diajak fokus kepada pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dengan menjelaskan apa itu resolusi, kalau anda mau anda bisa menggantinya dengan kata ‘janji'. Resolusi memang sebuah janji yang diucapkan pada diri sendiri. Contoh mengurangi makan permen atau hanya menonton tv setelah pekerjaan rumah selesai. Sebuah resolusi juga bisa melibatkan lingkungan sekitar dan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru anda juga bisa memakai momentum yang baik ini dengan menekankan pada beberapa anak yang membutuhkan perhatian khusus pada masalah tingkah laku untuk tidak melakukan lagi hal-hal yang pernah menjadi masalah atau meningkatkan kemampuan anak untuk menyesuaikan diri dengan rutinitas kelas misalnya masuk sekolah tepat waktu dan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa untuk menekankan bahwa janji yang mereka ucapkan harus yang paling mungkin diwujudkan. Hal ini penting agar saat mereka melakukan sebuah perilaku yang merupakan resolusi mereka di awal tahun, sebagai guru kita harus segera memuji dan memberikan apresiasi. Resolusi yang sulit diwujudkan hanya akan membuat diri anak menjadi frustasi dan menjadi malas untuk berkomitmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah lingkup resolusi yang bisa siswa buat serta contoh-contoh nya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Peningkatan perilaku&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menonton TV hanya jika sudah selesai mengerjakan PR&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bersikap baik dengan siapa saja&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;2.       Keluarga dan teman&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mau menjaga adik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Membantu orang tua di rumah&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menghibur teman bila sedih&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;3.       Sekolah dan dunia luar&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengurangi pemakaian tissue&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Memakai kertas bekas untuk menggambar&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Memakai seragam yang rapih bila di sekolah&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-9088699250672393727?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/9088699250672393727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=9088699250672393727' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/9088699250672393727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/9088699250672393727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/membuat-resolusi-tahun-baru-bersama.html' title='Membuat resolusi tahun baru bersama siswa'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-8786664795200156876</id><published>2007-12-30T16:32:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:33:20.590-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Mengajar dengan berpusat pada siswa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat mengajar di kelas terkadang kita tergoda untuk mengajar seperti dahulu kita di ajarkan oleh guru-guru kita. Pada tahun-tahun dimana orang yang saat ini menjadi guru sedang menjadi murid di sekolah, pembelajaran diberikan dengan guru sebagai pusat. Ada seorang rekan saya yang menyebutkan situasi tersebut dengan ‘chalk and talk' alias tulis sesuatu di papan tulis di selingi dengan guru yang berbicara panjang lebar, sambil sesekali memperhatikan murid menyimak atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian guru menjadi satu-satunya sumber pengetahuan di samping buku teks. Sesekali guru menyuruh muridnya berdiskusi dalam lay out atau susunan bangku kelas yang dideretkan dari depan ke belakang. Saat mengerjakan tugas dari guru pun, murid mengerjakannya secara individual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu marilah kita mulai membelajarkan siswa dengan tidak menggunakan cara seperti dulu kita di belajarkan oleh guru kita dahulu dengan melakukan;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;mengamati      siswa, memberi saran atau berbagi ide dengan cara yang baik.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Mulai      menggunakan bantuan visualisasi, apa saja tidak harus menggunakan bantuan      Teknologi Informasi jika belum memungkinkan ,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;ajak siswa ke tempat dimana siswa bisa      merasakan proses ‘mengalami',&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;hadirkan      pembicara tamu,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;bahaslah      kejadian-kejadian mutakhir dikelas anda&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Jadilah      fasilitator dalam diskusi yang kurang lebih, baik isi maupun bahasannya      bernuansakan situasi di kehidupan nyata&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Aturlah susunan bangku kelas anda yang dinamis sehingga siswa aktif      bergerak, dengan demikian siswa bisa  bekerja secara kooperatif dalam berbagai      tugas&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Saat      memberikan tugas kepada siswa, rincilah tugas hingga siswa tahu kapan      harus bekerja secara mandiri atau bekerja dalam kelompok.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-8786664795200156876?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/8786664795200156876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=8786664795200156876' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8786664795200156876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8786664795200156876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/mengajar-dengan-berpusat-pada-siswa.html' title='Mengajar dengan berpusat pada siswa'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-3543642664518010810</id><published>2007-12-28T17:05:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:35:03.046-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Pandangan keliru mengenai pembelajaran dengan sistem proyek.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu ketika mendengar perkataan mengenai pembelajaran dengan sistem proyek yang terbayang di benak saya adalah&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Unit pembelajaran mempunyai rentang waktu yang panjang dan susah sekali untuk menjadi fokus.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Kenyataannya:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;Ternyata dalam pembelajaran system ini melibatkan perencanaan yang bersifat hands on dan minds on, alias bisa menjadi sebuah pola yang menarik dan menantang. Bayangkan ternyata yang disebut pembelajaran system proyek bisa sangat detail (kampanye kebiasaan menghemat air untuk kelas 5) sampai yang sangat sederhana (debat mengenai pengaruh budaya asing terhadap budaya kita sendiri di kelas 4). Seperti biasa sepanjang direncanakan dengan baik, sesuai dengan kurikulum dan yang terpenting menyertakan harapan apa yang guru inginkan dari siswa.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Pembelajaran dengan sistem proyek berarti sebuah perubahan besar dalam membelajarkan siswa&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Kenyataannya:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;Setelah saya alami pembelajaran system ini menjadi wadah yang membolehkan kita menggunakan pendekatan atau metodologi yang telah kita kuasai. Semata-mata tujuannya adalah memperkaya pengalaman belajar siswa dan membuat penggunaan waktu yang efektif dalam membelajarkan siswa. Jadi tidak ada yang berubah dalam hal ini, dikarenakan tetap yang menjadi tujuan adalah siswa. Apa yang siswa harus ketahui dan mampu lakukan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Pembelajaran dengan sistem proyek menambah banyak pekerjaan guru.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Kenyataannya:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;Saya mulai dari yang mudah (menggunakan satu atau dua metode) terlebih dahulu, dan membuat jurnal mengenai apa yang berlangsung dengan baik serta apa yang menemui kendala. Adapun dalam tipe pembelajaran jenis ini yang disebut memulai proyek yang kecil adalah dengan;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengundang orang tua siswa untuk menjadi pembicara (expert)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Membuat skenario proyek&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Melibatkan siswa dalam membuat rubruk penilaian&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menggunakan metode pembelajaran dengan bekerja sama.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-3543642664518010810?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/3543642664518010810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=3543642664518010810' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3543642664518010810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/3543642664518010810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/pandangan-keliru-mengenai-pembelajaran.html' title='Pandangan keliru mengenai pembelajaran dengan sistem proyek.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-4614835464771932089</id><published>2007-12-27T16:29:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:36:20.816-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>99 cara untuk bilang "kamu hebat!"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini adalah tambahan ide bagi anda yang bekerja pada sekolah yang mulai menerapkan pembelajaran dalam dua bahasa. anda bisa menggunakan kata-kata dibawah ini saat  memberi komentar  pada pekerjaan  siswa atau  saat melihat  langsung perbuatan baik  yang dilakukan oleh siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun koleksinya diambil dari website &lt;a href="http://educationworld.com"&gt;ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're on the right track      now!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You've got it made.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Super!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's right!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's good.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're really working hard      today.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You are very good at that.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's coming along nicely.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Good work!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;I'm happy to see you working      like that.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's much, much better!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Exactly right.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;I'm proud of the way you      worked today.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're doing that much better      today.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You've just about got it.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's the best you've ever      done.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're doing a good job.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's it!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Now you've figured it out.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's quite an improvement.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Great!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;I knew you could do it.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Congratulations!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Not bad.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Keep working on it. You're      improving.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Now you have it!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You are learning fast.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Good for you!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Couldn't have done it better      myself.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Aren't you proud of yourself?&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;One more time and you'll have      it.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You really make my job fun.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's the right way to do it.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're getting better every      day.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You did it that time!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's not half bad.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Nice going.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You haven't missed a thing!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Wow!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's the way!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Keep up the good work.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Terrific!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Nothing can stop you now.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's the way to do it.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Sensational!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You've got your brain in gear      today.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's better.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That was first class work.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Excellent!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's the best ever.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You've just about mastered      it.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Perfect!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's better than ever.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Much better!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Wonderful!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You must have been      practicing.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You did that very well.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Fine!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Nice going.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're really going to town.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Outstanding!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Fantastic!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Tremendous!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's how to handle that.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Now that's what I call a fine      job.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's great.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Right on!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're really improving.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're doing beautifully!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Superb!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Good remembering.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You've got that down pat.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You certainly did well today.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Keep it up!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Congratulations. You got it      right!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You did a lot of work today.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Well, look at you go.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's it.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;I'm very proud of you.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Marvelous!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;I like that.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Way to go!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Now you have the hang of it.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You're doing fine!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Good thinking.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You are really learning a      lot.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Good going.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;I've never seen anyone do it      better.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Keep on trying.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You outdid yourself today!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Good for you!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;I think you've got it now.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's a good (boy/girl).&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Good job, (person's name).&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You figured that out fast.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;You remembered!&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That's really nice.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;That kind of work makes me      happy.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;It's such a pleasure to teach      when you work like that.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;I think you're doing the      right thing.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-4614835464771932089?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/4614835464771932089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=4614835464771932089' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4614835464771932089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4614835464771932089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/99-cara-untuk-bilang-kamu-hebat.html' title='99 cara untuk bilang &quot;kamu hebat!&quot;'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-5804723852476846737</id><published>2007-12-11T16:58:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:37:46.597-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><title type='text'>Guru yang baik adalah...</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt; Silahkan download&lt;a href="http://www.box.net/shared/7utr8569nm"&gt; disini.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/12/flow-chart2.jpg" alt="flow-chart2.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-5804723852476846737?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/5804723852476846737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=5804723852476846737' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5804723852476846737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5804723852476846737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/guru-yang-baik-adalah.html' title='Guru yang baik adalah...'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-5350097622258303428</id><published>2007-12-10T17:16:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:38:07.649-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Integrasi bidang studi anda dengan TIK ..siapa takut?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membaca tanggapan mengenai artikel saya tentang peran strategis guru TIK, ternyata ada semacam sikap baru yang mulai terbentuk di kalangan pengajar TIK untuk berperan serta membantu suasana kelas agar tercipta sebuah kelas yang menyenangkan. Di kalangan pendidik yang tidak mengajarkan TIK pun mulai terbuka pemikirannya bahwa teknologi ada untuk digunakan. Walaupun (meniru sebuah iklan penyelenggara layanan komunikasi) dengan berbagai macam syarat dan ketentuan berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Saya jadi ingat pengalaman adik teman saya saat belajar mengoperasikan computer dengan gurunya. Suatu kali gurunya dibuat marah oleh adik teman saya itu. Saya bertanya kenapa sampai sang guru marah seprti itu, tenyata dirumah teman saya mengajarkan sebuah keteampilan baru yaitu mencetak dokumen dengan short cut ctrl p. Sang guru marah karena menurutnya jalan yang baik adalah klik file dan seterusnya. Guru tersebut harus nya bersyukur karena murid nya sudah kreatif dan mau mencoba cara lain dalam mempraktekkan sebuah keterampilan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi diatas bisa kita jadikan gambaran bahwa para pendidik, apakah dia mengajar TIK atau bukan harus sudah mulai untuk membuka diri bahkan memulai sebuah perjalanan (journey) dalam mengaplikasikan TIK dengan anak didiknya. Layaknya sebuah perjalanan maka ada hal yang mesti dipersiapkan dan dibuat perencanaanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bahas hal apa saja yang penting dalam mengaplikasikan integrasi TIK dengan semua bidang studi yang diajarkan kepada siswa (Matematika, IPS, Sains dan lain-lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Tujuan pembelajaran &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apa tujuan pembelajaran yang ingin anda capai dan ingin anda lihat saat siswa mempelajari subyek mata pelajaran anda dibantu dengan perangkat TIK.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bagaimana dengan peringkat kecakapan siswa dalam menggunakan perangkat TIK yang ingin anda pakai?&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apakah mereka sudah menguasai atau belum.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apakah harus ada waktu latihan dulu untuk memakai.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Tipe penugasan dan aktivitas.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apakah siswa hanya meyelesaikan soal (problem) yang anda buat&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apakah anda menyiapkan skenario untuk siswa jalankan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Di akhir pembelajaran apakah siswa harus membuat sebuah produk? (bisa presentasi, poster , video klip atau brosur)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apakah memberikan pengaruh yang nyata bagi perkembangan akademik siswa, jadi tidak hanya semata keasikan dalam penggunaan perangkat TIK saja.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apakah anda menitik beratkan pada proses atau isi pembelajaran yang lebih penting&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Berikan siswa jurnal, agar anda lebih mudah memonitor pekerjaannya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apakah tugas yang anda berikan mengakomodir gaya belajar siswa anda&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Pengelompokkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Berpasangan, yang sudah cakap penguasaan teknologinya dipasangkan dengan yang belum biasa menggunakan (peer mentor)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kerja sama dalam grup kecil&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Proyek pribadi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Proyek seluruh kelas&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Anda sebagai model, lalu siswa mengikuti saja&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Teknologi apa yang ingin dipakai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Pengolah kata (Ms word)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Situs Internet (apakah sudah di catat alamatnya, apakah pantas bagi umur siswa anda?)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Spreadsheet (Ms excel)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Presentasi (Kidpix dan Powerpoint)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Multimedia (video klip)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Publishing (Ms Publisher)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Email (gunakan gmail, anda bisa menambah nama siswa di belakang account anda)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Scanner&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Digital kamera&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Video digital&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Penilaian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apakah penilaian nya bersifat transparan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Adakah kesempatan siswa untuk melakukan refleksi atas apa yang sudah dilakukan selama proyek berlangsung. Kelebihan serta kekurangan apa saja yang perlu diperbaiki.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Tipe penilaian yang bisa digunakan; rubric, check list, portfolio, penilaian pribadi dan teman, test, observasi dan interview&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-5350097622258303428?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/5350097622258303428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=5350097622258303428' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5350097622258303428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5350097622258303428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/integrasi-bidang-studi-anda-dengan-tik.html' title='Integrasi bidang studi anda dengan TIK ..siapa takut?'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1123169339404063739</id><published>2007-12-06T16:24:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:39:03.483-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Berkomunikasi dengan orang tua siswa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/12/mitra-pomg-orang-tua.thumbnail.jpg" alt="mitra-pomg-orang-tua.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali saat dalam sebuah kesempatan pelatihan yang saya adakan di sebuah sekolah, saat diskusi, seorang guru mengangkat masalah mengenai intervensi yang dilakukan orang tua terhadap kelasnya. "Orang tua sekarang kritis sekali , ada apa-apa mereka langsung datang sama saya, sebagian besar sih..isinya keluhan. " kata guru itu. Kegalauan guru itu dapat dimengerti, berkomunikasi dengan orang tua memang gampang-gampang susah. Gampang apabila kita rutin memberi mereka informasi dan kabar mengenai apa yang terjadi di kelas dan di sekolah kita, karena mereka biasanya akan selalu memberikan dukungan yang terbaik. Susah karena apabila distribusi informasi yang tidak baik maka orang tua akan menjadi pihak yang (meminjam istilah ibu guru di atas) melakukan intervensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sekolah sebagai sebuah institusi punya kewajiban yang besar terhadap orangtua, sebaliknya juga orang tua juga punya kewajiban yang tak kalah banyak nya kepada sekolah. Apabila kewajiban dan tanggung jawab itu dapat berlangsung dengaan baik maka sekolah akan makin maju karena mempunyai orang tua (baca. Klien) yang selalu mendukung dan memberikan empati terhadap apa yang institusi sekolah lakukan bagi pendidikan putra putrinya. Banyak riset yang membuktikan bahwa keterlibatan orang tua yang banyak dalam proses pendidikan anak nya terbukti membawa pengaruh yang baik dalam kehidupan akademis nya. Dengan demikan sebuh pola hubungan yang harmonis antar orang tua dan sekolah harus diciptakan dan dibina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah jalan untuk menciptakan harmonisasi tersebut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Upayakan selalu kontak anda dengan orang tua selalu dalam nuansa yang positif. Cobalah hindari jargon atau istilah yang rumit dalam bidang pendidikan yang orang tua tidak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Berdayakan buku komunikasi, gunakan buku itu untuk menceritakan apa yang siswa pelajari, pemberitahuan mengenai PR, memberikan pujian serta pemberitahuan lain mengenai anak didik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Adakan pertemuan dengan orang tua seluruhnya saat tahun ajaran baru dimulai, kenalkan diri dan biarkan orang tua menyampaikan kekhawatiran serta harapan mereka terhadap kita sebagi guru, kaitannya dengan proses pendidikan putra-putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Coba lah untuk selalu mengerti kesibukan orang tua anak didik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Ajak orang tua untuk menjadi relawan di kelas kita, menjadi bintang tamu saat pembelajaran mengenai topik atau yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Jadikan orang tua juga sebagai sumber belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.       Adakan pelatihan mengenai pendidikan anak. Hal ini penting agar ada kesinambungan antara pola asuh dirumah dan disekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.       Adakan workshop mengenai peningkatan akademis anak didik. Judulnya misalnya; ‘Bagaimana mengajarkan matematika untuk anak'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.       Jadikan situasi pengambilan rapor anak didik sebagai jalan untuk merayakan keberhasilan dan pencapaian siswa.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1123169339404063739?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1123169339404063739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1123169339404063739' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1123169339404063739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1123169339404063739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/berkomunikasi-dengan-orang-tua-siswa.html' title='Berkomunikasi dengan orang tua siswa'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-4549421322834965059</id><published>2007-12-05T16:25:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:39:47.261-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Langkah mudah mempromosikan sekolah anda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila anda bekerja dan mengabdi pada sekolah negeri atau pemerintah, beruntunglah anda karena tidak dipusingkan oleh kewajiban berpromosi untuk menjaring siswa. Siswa akan datang sendiri pada tanggal yang sudah ditentukan di setiap awal tahun ajaran. Tidak perlu pusing mengenai berapa bangku yang kosong atau terisi, karena pembiayaan sekolah berasal dari pemerintah, bukan dari berapa banyak siswa yang masuk dan mendaftar. Tanpa berusaha keras menjaring siswa , beberapa sekolah dasar negeri di Jakarta bahkan sampai menolak siswa karena bangku sudah penuh terisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda halnya dengan sekolah swasta, sepanjang tahun sekolah berupaya terus menjaring dan mempertahankan siswa. Ini dikarenakan sumber pembiayaan sekolah swasta yang berasal dari kantung sendiri alias tanpa subsidi dari pihak lain. Banyak dan sedikitnya siswa di sekolah tersebut akan mempengaruhi kemampuan keuangan sekolah dalam membayar gaji guru, melengkapi fasilitas hingga membeli sumber belajar bagi siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratnya memasarkan sebuah produk, sebuah sekolah perlu juga memakai prinsip pemasaran dalam menjaring orang tua siswa agar mau menyekolahkan putra-putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini prinsip yang penting bagi pemasaran sebuah sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Lakukan riset bersama seluruh komponen sekolah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini banyak sekolah swasta yang berada di komplek perumahan, apabila sekolah anda juga begitu, lakukan lah riset sederhana mengenai sekolah lain yang ada di sekitar anda. Hal yang layak dijadikan perbandingan adalah kelebihan dan kekurangan sekolah anda bila dibandingkan dengan sekolah disekitar dalam hal :&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; berapakah uang sekolah, termasuk elemen uang sekolahnya terdiri dari apa saja.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; kualitas guru, pendidikannya serta dari universitas mana saja, sudahkan dites TOEFL nya bila sekolah itu adalah sekolah bilingual.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; fasilitas pendukung, jemputan siswa dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; tempat bermain,berbahaya atau tidak, serta keluasannya&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; sumber belajar, tersedia lengkap atau tidak&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; program pengajaran dua bahasa (bilingual), apakah benar-benar diterapkan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; penghantaran materi keagamaan, inklusif atau tidak, apakah siswa diajarkan menerima perbedaan atau tidak.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; mutu kelulusan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; keamanan siswa selama di sekolah&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; pengelolaan keuangan sekolah&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; perencanaan ke depan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Apabila merujuk dari daftar di atas banyak sekali hal yang butuh dicermati. Untuk itu bentuklah tim kecil atau beberapa fokus grup di sekolah anda (terdiri dari guru, orang tua siswa, administrator serta kepala sekolah) untuk menganalisa isu-isu tersebut. Anda sebagai pengelola sekolah bisa juga datang melakukan kunjungan ke sekolah sekitar anda saat acara ‘Open Day' atau ‘Open house' di sekolah lain. Karena pada saat itu siapapun boleh datang melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       &lt;b&gt;Strategi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua fokus grup sudah memberikan paparannya mengenai hal apa saja yang menjadikan kelemahan dan kelebihan sekolah lain dan sekolah kita, mulailah untuk melalui tahap strategi. Selalu lah menghitung kisaran anggaran yang dibutuhkan untuk strategi berikut. Pilih strategi yang seusai dengan kemampuan anggaran sekolah anda.  Adapun strategi yang bisa dilakukan adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; menyebar brosur di komplek perumahan, atau memasang spanduk di tempat yang strategis. Hubungi pihak pengelola tempat untuk pemasangan. Jangan lupa spanduk dan brosur dibuat dengan desain yang menarik, libatkan guru TIK dalam hal ini untuk merancang.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; pameran di mall atau tempat perbelanjaan pada akhir minggu (weekend) , bawa dan sertakan hasil karya siswa serta. Karya siswa akan leibh berbicara dibanding program promosi yang banyak dan bahasanya kadang tidak akrab di telinga calon orang tua. Libatkan guru untuk menjaga dan menjadi garda depan dalam menjelaskan program pada orang tua siswa. Staff administrasi hanya menemani guru di pameran untuk menjawab masalah keuangan. Brosur dan penjelasan mengenai sekolah juga bisa disebar pada kesempatan ini. Tipe strategi ini mempunyai biaya yang lumayan mahal. Dikarenakan kita harus menyewa tempat dan membayar guru serta staf administrasi yang terlibat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Bekerja sama dengan taman kanak-kanak disekitar sekolah yang dianggap potensial untuk melakukan ‘program sekolah sehari' di sekolah dasar anda.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Menyelenggarakan Open day atau open house yang membolehkan calon siswa serta orang tuanya untuk datang dan melihat-lihat. Jangan lupa kepala sekolah berpresentasi dalam event ini menjelaskan program dan berinteraksi dengan calon orang tua siswa. Program belajar pada hari tersebut semua dibuat menarik.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Adakan lomba olahraga atau kreativitas di sekolah kita, undang Taman kanak-kanak yang ada di lingkungan sekolah dasar kita. Biasanya orang tua siswa TK senang sekali menemani anaknya berlomba. Di saat tersebut mereka akan mengamati cara guru-guru kita berinteraksi dengan siswa serta penyelenggaraan event yang profesional akan membuat orang tua yakin dengan sekolah kita.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Komunikasi lewat media. Sekarang dengan mudah kita temukan media kawasan atau komunitas (sebuah media yang mengkhususkan diri pada sebuah kawasan atau komunitas) biasanya media ini gratis bagi pembacanya. Jadi undang mereka untuk datang dan meliput. Website dan Blog juga bisa dijadikan sarana untuk berpromosi. Dalam hal ini blog yang paling efisien namun terbatas dalam muatan isinya. Silahkan klik &lt;a href="http://sekolahalamarridho.wordpress.com/" target="_blank"&gt;disini&lt;/a&gt; untuk melihat salah satu contoh blog yang digunakan sebagai sarana komunikasi dan promosi.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Apabila sekolah anda setuju untuk melaksanakan beberapa strategi diatas, mulailah hitung anggaran serta kapan waktu yang tepat. Biasanya bulan Oktober sampai Februari adalah masa-masa orang tua murid mulai mencari sekolah yang tepat bagi putra-putri nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa menerka seberapa banyak keefektifan dari strategi diatas bagi sekolah anda. Terkadang ada strategi yang berbiaya murah tapi malah sangat mengena dalam menjaring siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Evaluasi program promosi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajukanlah pertanyaan berikut in untuk mengevaluasi program promosi sekolah anda&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Strategi apa yang berhasil&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Strategi mana yang tidak berhasil.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Mengapa strategi tersebut tidak membawa hasil.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Apa yang bisa dilakukan selanjutnya menyikapi hal ini.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; Kejutan apa yang didapat dengan strategi-srategi tersebut.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sebuah promosi sekolah yang berhasil tidak akan dapat terjadi tanpa peran serta guru yang professional dan kreatif. Ambil contoh misalnya saat menjelaskan program pada orang tua, hanya guru yang percaya diri lah yang bisa tampil dengan baik dan mau mendengar. Dengan demikian pelatihan guru yang terus menerus untuk menjadi seorang guru yang professional sangat dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun apabila sebuah sekolah sudah menjadi besar dan lengkap kelengkapan biro administrasinya maka urusan promosi sekolah akan ditangani oleh bagian tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan  download panduan pemasaran sekolah selengkapnya &lt;a href="http://www.box.net/shared/a903t322x4"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-4549421322834965059?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/4549421322834965059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=4549421322834965059' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4549421322834965059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4549421322834965059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/langkah-mudah-mempromosikan-sekolah.html' title='Langkah mudah mempromosikan sekolah anda'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-4924481629464791581</id><published>2007-12-04T16:54:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:40:14.526-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Tiga strategi dalam membelajarkan siswa dengan sistem kelompok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam tulisan terdahulu telah dibahas manfaat siswa dengan bekerja dalam kelompok, berikut ini adalah strategi yang dapat guru lakukan dengan membagi siswa dalam kelompok. Silahkan menguji cobakan strategi ini dikelas, namun tetaplah mencoba walaupun dirasa strategi-strategi ini kurang berhasil. Biasanya hal tersebut disebabkan oleh topik atau tema yang dijadikan bahan diskusi kurang menggigit, persiapan yang kurang atau ada gangguan lain yang disebabkan perilaku anak. Untuk itu kemampuan anda dalam mengelola kelas sangat penting. Jangan lupa membuat kesepakatan dulu dengan seluruh anggota kelas mengenai apa yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Pair-share&lt;/b&gt; (berpasangan lalu berbagi). Terdiri dari dua orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara membuat kelompok&lt;/b&gt;: strategi ini adalah yang paling mudah, secara berpasangan siswa diajak untuk berbagi idea atau bereksplorasi menjawab pertanyaan. Tipe grup seperti ini berguna saat melatih siswa untuk berbicara dan belajar mendengarkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tipe tugas yang cocok untuk kelompok jenis ini adalah&lt;/b&gt;; berbagi pengalaman pribadi saat mengunjungi museum atau kunjungan (field trip) , memeriksa pekerjaan teman, berdikusi dengan tema yang sulit, atau berbagi pengalaman pribadi yang ada hubungannya dengan topic yng sedang diajarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keuntungan dari tipe pengelompokan jenis ini adalah; &lt;/b&gt;siswa punya &lt;b&gt; &lt;/b&gt;banyak kesempatan untuk berbagi dengan rekan satu grup nya dengan leluasa tanpa khawatir oleh gangguan yang biasanya terjadi dalam kelompok yang besar. Dengan grup atau kelompok yang terdiri dari dua orang, siswa dengan kemampuan interpersonal yang sedikit akan merasa nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelemahan dari kelompok jenis ini adalah :&lt;/b&gt; dengan kelompok yang hanya terdiri dari dua orang, siswa kurang mendapat sudut pandang pendapat yang beragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Jigsaw &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara membuat kelompok&lt;/b&gt;: dalam grup jigsaw, siswa melakukan dua fungsi sebagai orang yang meneliti (grup peneliti)atau mencari jawaban kemudian setelah mendapatkan jawaban dari pertanyaan kemudian berubah menjadi orang yang mengajarkan (grup ahli)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tipe tugas yang cocok untuk kelompok jenis ini adalah&lt;/b&gt;; Tipe kelompok jenis ini akan berfungsi dengan baik apabila guru mempunyai empat atau lima bagian dari sebuah topic untuk diteliti. Misalnya apabila anda punya empat pertanyaan mengenai suku Baduy di jawa Barat (karate fisik, kebiasaan, adat istiadat, dan kepercayaan) Setiap grup meneliti lima fakta dari setiap pertanyaan mengenai suku Baduy. Bila sudah selesai kelompok-kelompok tersebut saling mengajarkan satu dengan lainnya mengenai apa yang mereka teliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keuntungan dari tipe pengelompokan jenis ini adalah; &lt;/b&gt;dengan memberi siswa tanggung jawab untuk mengajarkan dan belajar pada saat bersamaan, siswa sudah memperbaharui kemampuan mereka dalam mengajar dan meneliti (mencari jawaban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelemahan dari pengelompokan jenis jenis ini adalah :&lt;/b&gt; ada beberapa tipe siswa yang akan berjuang keras ketika guru menerapkan strategi pembelajaran jigsaw ini. Biasa nya masalah yang timbul dikarenakan waktu yang kurang dan kemampuan mengajarkan orang lain yang masih terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.       &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Split-class discussion &lt;/b&gt;(membagi kelas menjadi dua untuk melakukan diskusi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara membuat kelompok&lt;/b&gt;: Bagi kelas menjadi dua, topic diskusi harus benar-benar menarik agar siswa antusias. Jangan lupa libatkan semua siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tipe tugas yang cocok untuk kelompok jenis ini adalah&lt;/b&gt; Susun meja menjadi empat  bagian, dua deret menghadapi dua deret lainnya. Gunakan bola yang tidak terlalu keras untuk dilempar ke belakang dan ke depan. Orang yang bebicara ialah orang yang memegang bola, Hal ini penting untuk memastikan agar semua orang mendapat kesempatan berbicara. Setiap orang ememgang bola hanya satu kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keuntungan dari tipe pengelompokan jenis ini adalah: &lt;/b&gt;seluruh anggota kelas dapat mendengar sudut pandang yang berbeda. Saat mendengarkan orang lain berbicara siswa biasanya langsung merubah pendiriannya atau membuat pendapatnya menjadi lebih tajam dan komprehensif.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelemahan dari pengelompokan jenis jenis ini adalah: &lt;/b&gt;ada beberapa tipe siswa yang kesulitan berbicara di depan khalayak dan menyukai grup yang  lebih kecil.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-4924481629464791581?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/4924481629464791581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=4924481629464791581' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4924481629464791581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4924481629464791581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/tiga-strategi-dalam-membelajarkan-siswa.html' title='Tiga strategi dalam membelajarkan siswa dengan sistem kelompok'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2448702344809949226</id><published>2007-12-03T16:21:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:40:46.724-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><title type='text'>Belajar dengan bekerja sama.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/12/learn-in-group2.thumbnail.jpg" alt="learn-in-group2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu indikator dalam pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan adalah suasana kelas yang dinamis. Siswa tidak duduk statis dan banyak kegiatan yang dilakukan dalam kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align:center;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/12/learn-in-group.jpg" alt="learn-in-group.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Manfaat bekerja dalam kelompok antara lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Siswa  belajar menerima perbedaan dalam kemampuan dan kecerdasan. Saat memilih siswa dalam satu kelompok usahakan terdiri dari siswa yang mempunyai gaya belajar dan kecerdasan yang berbeda-beda. Dengan demikian kemampuan interpersonal siswa dapat terasah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Guru bisa menjadi pembelajar, dan lewat presentasi yang dilakukan oleh kelompoknya siswa bisa berubah peran menjadi orang yang mengajarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Saling menghormati di antara anggota grup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Keberagaman dihargai dan setiap sumbangan pemikiran dari anggota grup diperhatikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Apabila timbul konfik,  siswa belajar menyelesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Saat bekerja dalam grup, siswa langsung mendapat respon dengan cepat atas apa yang menjadi pendapatnya. Hal ini sangat jarang terjadi di dalam kelompok besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali keuntungan yang bisa didapat saat bekerja dalam kelompok. Apabila diruntut kepada tantangan masa sekarang banyak sekali pekerjaan yang mensyaratkan kemampuan individu bekerja dalam kelompok.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2448702344809949226?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2448702344809949226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2448702344809949226' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2448702344809949226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2448702344809949226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/12/belajar-dengan-bekerja-sama.html' title='Belajar dengan bekerja sama.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-1318536672048498534</id><published>2007-11-30T16:51:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:41:36.317-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Memajang karya siswa dalam dua bahasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama ini yang kita sadari sumber belajar hanyalah buku dan guru, padahal ruangan kelas juga bisa kita jadikan sumber belajar. Caranya dengan memajang karya siswa. Dengan memajang karya siswa di kelas, guru sudah melakukan dua pekerjaan sekaligus secara bersamaan yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align:center;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/display.jpg" alt="display.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; meningkatkan rasa percaya diri siswa dikarenakan karya nya dilihat oleh guru, teman dan orang tuanya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; menghargai usaha yang siswa sudah lakukan, sehingga siswa mau menghasilkan yang terbaik dalam bekerja.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Banyak guru yang berpendapat bahwa kelas yang penuh dengan hiasan serta karya siswa adalah hanya kelas untuk siswa Taman Kanak kanak saja. Padahal di usia sekolah dasar anak juga belajar secara visual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sekolah tempat anda mengajar sudah menerapkan proses pembelajaran dengan dua bahasa, tiada salahnya untuk mencoba untuk memajang karya siswa dengan dua bahasa. Seperti kita ketahui bahwa gaya belajar siswa kita berbeda-beda, maka pembelajar tipe visual akan mendapatkan keuntungan apabila anda banyak memajang karya siswa dikelas. Hal ini di karenakan saat yang sama kosa kata dan istilah akan sering dibaca oleh siswa .&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/display2.jpg" title="display2.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/display2.jpg" title="display2.jpg"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;Adapun mengenai mata pelajaran apa saja yang dipajang dalam dua bahasa bisa merujuk pada contoh dibawah ini :&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;mata pelajaran Bahasa      Indonesia dalam bahasa Indonesia&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;mata pelajaran Matematik      dengan dua bahasa&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;mata pelajaran Seni      Rupa dalam bahasa Indonesia&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;mata pelajaran TIK      dalam bahasa Inggris&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;mata pelajaran IPA      dalam bahasa Inggris&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Hal yang harus diperhatikan dalam memajang karya siswa&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Harus dilengkapi      dengan judul serta penjelasan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Diberi border atau      batas (kertas atau hiasan)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Diubah secara teratur      jadi tidak membosankan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Ditampilkan dengan menarik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Diatur agar tidak      rusak, hal ini penting agar dapat ditampilkan kembali (misalnya saat      pameran promosi sekolah atu pada kesempatan lain)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt;Dengan ketinggian      yang sesuai untuk siswa agar mudah dibaca.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Silahkan klik link&lt;a href="http://www.flickr.com/groups/classrmdisplays/"&gt; disini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.sbac.edu/~tpl/posters/posters.htm"&gt;disitu&lt;/a&gt; serta &lt;a href="http://usefulwiki.com/displays/" target="_blank"&gt;disana&lt;/a&gt; untk mendapatkan gambar display yang menarik.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-1318536672048498534?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/1318536672048498534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=1318536672048498534' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1318536672048498534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/1318536672048498534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/11/memajang-karya-siswa-dalam-dua-bahasa.html' title='Memajang karya siswa dalam dua bahasa'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-9189520996877797126</id><published>2007-11-28T16:50:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:42:20.285-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Peran strategis guru komputer dalam pembelajaran di sekolah.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mata pelajaran komputer sudah banyak menjadi muatan lokal di sekolah-sekolah. Bahkan hal ini bisa menjadi daya jual bagi sekolah. Tidak jarang ditemukan gambar lab komputer pada brosur sekolah sebagai penarik minat calon orang tua murid. Dengan demikian  pertanyaan menjadi timbul, apakah dengan adanya komputer di sekolah dapat menjadikan pembelajaran di sekolah menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align:center;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/contoh-karya-integrasi-siswa.jpg" alt="Contoh karya siswa" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) biasanya diajarkan secara terpisah. Namun sudah saat nya kita menjadikan TIK ini sebagai "alat" saat anak mencari pengetahuan dan mengekspresikan hasil belajar yang mereka dapatkan di akhir tema atau topik.Dengan adanya KTSP semua guru termasuk guru komputer diberi kebebasan untuk membuat silabusnya sendiri . Guru bidang studi TIK bisa dengan bebas memainkan perannya dalam mendukung pembelajaran di kelas. Dikarenakan biasanya mengajar lebih dari satu kelas atau satu tingkat.  Ada beberapa hal penting yang bisa guru komputer lakukan, kaitannya dengan peningkatan mutu pembelajaran  ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       &lt;b&gt;Buatlah standar kompetensi anda sendiri.&lt;/b&gt; Hal tersebut penting mengingat sebagai pendidik kita butuh dasar pijakan. Bila anda memerlukan standar kompetensi  TIK versi KBK 2004 sebagai bahan acuan silahkan klik&lt;b&gt; &lt;a href="http://www.box.net/shared/q2qa1ovo5j" target="_blank"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi standar tersebut dibuat oleh diknas  untuk bisa dipakai diseluruh sekolah di Indonesia. Jadi sangat ringkas dan mudah diterapkan. Tetapi Jika sekolah anda sudah terhubung dengan internet maka anda punya kesempatan untuk lebih berekspresi dalam membuat standar kompetensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       &lt;b&gt;Analisalah  dokumen pembelajaran milik kelas-kelas yang anda ajar&lt;/b&gt;. Adakan diskusi formal maupun informal dengan gur kelas mengenai bagaimana TIK bisa lebih memaksimalkan hasil pembelajaran . Tunjukkan lah apa yang TIK bisa lakukan demi membantu keberhasilan pembelajaran apabila rekan anda terihat masih bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       &lt;b&gt;Jalin komunikasi yang baik dengan guru kelas. &lt;/b&gt; Berikan gambaran mengenai apa yang anda lakukan dengan murid kelasnya. Cetak lah satu karya siswa yang sudah selesai untuk ditunjukkan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       &lt;b&gt;Jadilah mitra yang sabar dan pengertian saat dijadikan sebagai sumber belajar oleh guru-guru lainnya di sekolah&lt;/b&gt;. Banyak sekolah sudah mulai bergerak untuk menjadikan TIK sebagai alat bantu bekerja bagi guru dan alat pembelajaran. Satu hal yang sering terlewat adalah tidak adanya pelatihan bagi guru untuk menggunakan secara efektif. Ini dikarenakan pembiayaan untuk pengadaan perangkat TIK sudah memakan porsi yang banyak. Semakin anda mau berbagi ilmu, semakin guru-guru lain akan percaya diri dalam menggunakan perangkat TIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.box.net/shared/yodlc1fo4y" target="_blank"&gt;Contoh Intergrasi TIK yang bisa dilakukan (subyek integrasi mata pelajaran bisa disesuaikan)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="549"&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="54"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="489"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="54"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="489"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="54"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="489"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="54"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="489"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="54"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="489"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="54"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="489"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="54"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="489"&gt; &lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-9189520996877797126?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/9189520996877797126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=9189520996877797126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/9189520996877797126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/9189520996877797126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/11/peran-strategis-guru-komputer-dalam.html' title='Peran strategis guru komputer dalam pembelajaran di sekolah.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-5887602989583232521</id><published>2007-11-27T16:27:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T20:42:45.595-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Stiker anak nakal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/buku-bagus.thumbnail.jpg" alt="buku-bagus.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku luar biasa ini dikarang oleh penulis Korea yang bernama Hwang Sun-Mi dan Kwon, Sa-woo. Buku ini adalah buku seri &lt;a href="http://www.erlangga.co.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=231&amp;amp;Itemid=69" title="Erlangga" target="_blank"&gt;Erlangga for Kids&lt;/a&gt;. Saat membaca buku ini ingatan saya kembali ke masa beberapa tahun berselang saat baru memulai karir di kelas. Buku ini layak dibaca oleh siapa saja yang mau menjadikan kelasnya menjadi kelas demokratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align:center;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/stiker-anak-nakal.jpg" alt="stiker-anak-nakal.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja sang penulis buku bukan memberikan kita trik yang siap pakai. Yang penulis lakukan malah mengombang-ambing perasaan kita sang pembaca saat membaca lembar demi lembar. Maklum buku ini sepertinya menjadi refleksi bagi saya. Jika waktu boleh berputar ingin rasanya saya merubah sikap saat dikelas dan mulai mau memperhatikan perasaan dan berlaku adil pada semua siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru beberapa waktu ini saya mendapat kalimat menarik hubungan nya dengan berlaku baik dan adil pada siswa yaitu " Guru atau orang tua yang baik adalah orang  yang cepat memberi penghargaan dan yang lambat menghukum".Tokoh buku ini  adalah seorang anak laki yang bernama Boni. Saya yakin sang tokoh buku ini mewakili perasaan anak-anak kita yang menjadi subyek pembelajaran di kelas. Sebuah perasaan ingin dihargai, diberi perlakuan adil dan yang terpenting dilihat dan diberi penghargaan saat melakukan hal yang baik. Hal yang merupakan usaha peningkatan dirinya sebagai individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang sebagai guru kita lupa, hanya menegur, menghukum dan memperhatikan  saat siswa berbuat salah. Ketika mereka berbuat baik dengan cepat kita bilang "Kan sudah seharusnya..murid yang baik memang harus begitu..". Tanpa kata pujian yang fokus pada apa yang dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini mempertentang kan ide stiker sebagai cara menghargai dan menghukum anak. Betapa stiker dalam buku ini, oleh tokoh cerita ini menjadi semacam ‘hidup dan mati' yang mempengaruhi suasana hatinya dikelas dan dirumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang bisa diambil dari buku ini sebagai bahan masukan kita di kelas antara lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penghargaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengambil lagi apa yang sudah kita berikan kepada siswa sebagai penghargaan. Siswa akan selalu berubah perilakunya. Turun dan naik, namun penghargaan (dalam buku ini diwakili oleh stiker) tidak boleh kita ambil kembali walaupun tindakan demikian kita maksudkan sebagai konsekuensi dari perilaku nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketua kelas atau pemimpin dikelas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukanlah rotasi terhadap jabatan pemimpin. Semua anak bangga dan senang jadi pemimpin. Biarkan anak merasakan sensasi nya dalam satu waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perselisihan dikelas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengambil  satu pihak sebagai pihak yang selalu salah atau benar. Bersikaplah tidak dengan emosi. Mintalah penjelasan. Apabila ada anak yang terlihat emosional itu biasa. Setelah mendengarkan penjelasan. Mintalah kedua belah pihak saling berjabat tangan dan meminta maaf. Jadi jangan satu pihak saja yang diminta untuk meminta maaf. Karena butuh dua orang untuk berkonflik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/2007/05/08/menciptakan-peraturan-didalam-kelas-anda-sebagai-fasilitatornya/" title="judul artikel" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Menerapkan peraturan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapkan peraturan berdasarkan kesepakatan. Jadi tidak seperti kata tokoh dalam buku ini yang berkata "ternyata semuanya bergantung pada bu guru" saat mendapati dirinyadiperlakukan tidak adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat selesai membaca buku ini, sambil menahan napas, saya membolak-balik buku ini kebelakang dan mulai menghitung stiker guru jahat. Sebuah stiker yang Boni buat untuk gurunya saat dirinya sudah semakin mempertanyakan mekanisme pemberian stiker  anak nakal dan anak baik yang ada dikelasnya. Stiker ini Boni berikan secara diam-diam pada saat Ibu guru nya juga memberikan stiker anak nakal buat dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stiker Guru Jahat Satu &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Tidak memberi stiker anak nakal pada tukang ngadu&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stiker Guru Jahat Dua &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Yang menyebabkan perkelahian adalah Deni&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stiker Guru Jahat Tiga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Saya juga disuruh menjawab pertanyaan dong!&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stiker Guru Jahat Empat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Saya bukannya ribut, tapi menanyakan soal matematika &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stiker Guru Jahat Lima&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Ibu guru judes&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stiker Guru Jahat Enam &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Aku tidak suka warna kuning (stiker anak nakal diberikan dengan warna in)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stiker Guru Jahat Tujuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Tidak boleh mengubah peraturan seenaknya!&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Stiker Guru Jahat  Delapan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;li&gt; &lt;b&gt;Harus ditanya dulu kenapa Mici terlambat&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Di akhir buku ini guru menyadari kekeliruannya saat dia menemukan koleksi stiker anak nakal untuk persediaan selama satu tahun ajaran, habis ditenggelamkan Boni di toilet. Saat yang sama ‘stiker guru jahat' Boni untuk dirinya juga ditemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merasa stiker -stiker anak nakal dan anak baik  itulah  yang mempersulit dia dalam mengajar anak-anak. Hal demikian dikatakanya langsung pada Boni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Boni hari itu adalah hari yang paling indah dalam hidupnya. Ibu guru menjadi benar-benar seperti ‘&lt;b&gt;Ibu Guru'&lt;/b&gt; di matanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-5887602989583232521?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/5887602989583232521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=5887602989583232521' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5887602989583232521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/5887602989583232521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2007/11/stiker-anak-nakal.html' title='Stiker anak nakal'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-8369787803593364862</id><published>2007-11-26T16:49:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T21:08:35.234-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Membuka diri untuk kebutuhan belajar siswa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/pelatihan-diff-learn2.thumbnail.jpg" alt="pelatihan-diff-learn2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama dua hari (15 dan 16 November 2007)saya menjadi peserta  &lt;i&gt;inhouse workshop&lt;/i&gt; mengenai "belajar dan mengajar" . Workshop berlangsung setelah siswa pulang sekolah. Menarik sekali mengamati jalannya workshop, dikarenakan fasilitator workshop (Ade, Neena, Nira dan Hazzah) berusaha menyajikan materi secara runtut dan padat metode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Workshop yang saya ikuti tidak hanya memberikan teori dan pengetahuan baru tetapi juga memberikan saya strategi yang siap pakai dikelas. Saya dan teman-teman yang menjadi peserta, difasilitasi segala ide dan pengertiannya sambil diarahkan menuju pengertian yang baru mengenai paradigma belajar dan mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--more--&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/pelatihan-diff-learn.jpg" alt="pelatihan-diff-learn.jpg" /&gt;Sebuah tema besar yang dibahas adalah "Bagaimana guru mencari cara yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan serta cara belajar siswa yang berbeda-beda". Banyak guru hanya memakai satu metode dan satu strategi saat membelajarkan kelasnya. Padahal dalam sebuah kelas, para siswa tidak mungkin memiliki hanya satu jenis kecerdasan (ingat;teori kecerdasan majemuk) atau hanya satu gaya belajar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian hal yang dapat guru lakukan antara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Melakukan penerapan prinsip dengan ;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Membuat kelas nya menjadi kelas yang nyaman dan aman untuk semua warganya. Segala metode dan strategi pembelajaran tidak akan berhasil jika suasana kelas tidak mendukung serta tidak adanya pengelolaan kelas yang baik.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Melakukan pembelajaran dengan kelompok atau grup. Dengan memecah siswa menjadi kelompok membuat siswa tidak cepat bosan dan bisa membuat siswa mengeluarkan segala kompetensinya dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Metode pengujian siswa yang berbeda-beda.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;2.       Guru dapat melakukan pembedaan pembelajaran untuk siswa pada (dalam hal ini prinsip kecerdasan majemuk dan gaya belajar benar-benar diperhatikan)&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Isi pembelajaran (buatlah semacam kontrak untuk siswa, misalnya bila ada siswa yang sangat baik di bidang matematika namun rendah minatnya pada bidang bahasa, anda bisa mengatur kontrak mengenai penyelesaian tugas dan kapan mereka akan menyelesaiakan nya. Dengan demikian model ini memberikan pengalaman kepada siswa. Pada saat yang sama siswa menjadi punya rasa tanggung jawab terhadap proses pembelajaran yang dilakukannya)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; proses pembelajaran (fokus pada keterampilan yang dimiliki siswa , atau fokus kan pada pembelajaran sambil mengupayakan variasi pada aktivitas siswa dan metode guru dalam membelajarkan siswa)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Produk atau hasil dari pembelajaran (biarkan siswa mengekspresikan hasil belajarnya dengan gaya atau jenis kecerdasan yang mereka miliki dan mampu lakukan secara berbeda-beda)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;3.       Mengacu pada siswa&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Kesiapan siswa menerima pelajaran atau pengetahuan apa yang mereka miliki sebelumnya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Profil pembelajar yang bagaimana yang mereka miliki. (profil pembelajar siswa dibentuk oleh gaya belajar, budaya, jenis kelamin, atau kecerdasan apa yang mereka miliki).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Ketertarikan siswa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-8369787803593364862?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/8369787803593364862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=8369787803593364862' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8369787803593364862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/8369787803593364862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/membuka-diri-untuk-kebutuhan-belajar.html' title='Membuka diri untuk kebutuhan belajar siswa'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-7913127596488093674</id><published>2007-11-21T16:47:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T21:31:20.927-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Membuat program anti bullying di sekolah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/bullying.jpg" title="bullying"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/bullying.thumbnail.jpg" alt="bullying" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bullying (perilaku mengancam, menindas dan membuat perasaan orang lain tidak nyaman) berlangsung dari masa ke masa di dalam dunia pendidikan. Bahkan terakhir, dunia pendidikan di Indonesia dikejutkan kembali dengan kasus bullying di sebuah SMA di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Merupakan sebuah kebetulan orang tua siswa tersebut sangat sadar hukum dan sadar media. Berita mengenai kasus tersebut dengan cepat menghiasi media online maupun media cetak. Sangat disayangkan pihak sekolah seperti tidak mau ambil bagian dalam situasi ini, padahal situasi ini bisa menjadi iklan gratis tentang bagaimana sekolah sebagai institusi belajar dari kesalahan dan dengan cepat memperbaiki diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang bisa menjadi korban atau malah  menjadi pelaku bullying. Untuk mengatasinya diperlukan kebijakan yang bersifat menyeluruh di sekolah. Sebuah kebijakan yang melibatkan komponen dari guru sampai siswa, dari kepala sekolah sampai orang tua murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan hanya akan berlangsung baik apabila ada langkah yang nyata dari sekolah untuk menyadarkan seluruh komponen sekolah betapa bullying sangat mengganggu proses belajar mengajar. Untuk itu salah satu yang bisa dipilih adalah membuat sebuah program anti bullying disekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah definisi dari bullying menurut Dan Olweus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang bisa dikatakan menjadi korban apabila dia di perlakukan negatif dengan jangka waktu sekali atau berkali-kali bahkan sering atau menjadi sebuah pola oleh sesorang atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negatif di sini artinya secara sengaja membuat luka atau ketidak nyamanan melalui kontak fisik melalui perkataan  atau dengan cara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini adalah contoh tindakan yang bisa dikategorikan sebagai tindakan bullying&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Mengatakan hal yang menyakitkan dan tidak enak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Membuat teman menjadi bahan lelucon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Menggunakan panggilan yang jelek dan menyakitkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Dengan tatapan yang tidak mengenakkan melihat orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Menyisihkan teman dari kelompok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Menendang, memukul, menarik rambut, mendorong teman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.       Berbohong dengan memfitnah teman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.       Menggunjingkan orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.       Mengirim pesan tertulis dengan ancaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.   Mengajak orang lain untuk tidak menyukai satu orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu berfokus pada tindakan yang dilakukan saat peristiwa bullying terjadi. Dengan demikian hindari mencap anak dengan label pelaku dan korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa bullying tidak selalu berlangsung dengan cara berhadapan muka. Di sekolah banyak peristiwa bullying yang justru berlangsung di belakang teman.  Misalnya menyebarkan kabar burung yang membuat reputasi orang lain menjadi jatuh atau mengajak orang lain untuk tidak menyukai teman  yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini masalah gender menjadi pembeda yang nyata. Pada siswa laki laki mereka menikmati saat memanggil temannya dengan sebutan yang jelek ,meminta uang atau makanan dengan paksa atau menakut-nakuti siswa yang lebih muda usianya.  Sementara siswa perempuan melakukan tindakan memisahkan rekan nya dari kelompok serta tindakan lainnya yang bertujuan menyisihkan individu lainnya dari grup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut buku &lt;i&gt;Trust your feeling&lt;/i&gt; karya Inggrid Lippett, 1990, anak-anak harus mempunyai kemampuan untuk berhubungan dengan orang yang berbeda dalam kesempatan yang berbeda pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa konsep dasar yang bisa kita masyarakatkan pada siswa antara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Rasa aman adalah milik semua orang, dengan demikian tidak boleh ada orang yang membuat kita merasa tidak nyaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Bicara. Membekali kemampuan ini pada anak sangat penting sebab mereka akan segera membicarakan hal yang mereka rasakan pada orang yang mereka percayai. Baik itu merupakan ancaman atau hal lain yang emngganggu perasaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Mengenali apa saja yang membuat kita menjadi tidak nyaman sehingga siswa dapat melindungi serta mengenali gejala awal adanya bahaya disekitar mereka.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Kekerasan dalam rumah tangga&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Rasa memiliki tubuh (menghindari pelecehan seksual)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Kekerasan secara verbal (ucapan)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Kekerasan secara fisik&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Alkohol serta penyalah gunaan obat-obatan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu melibatkan orang dewasa dalam penanggulangan dan pencegahan serta mendidik siswa-siswi kita untuk bisa menjadi pribadi yang bisa menghadapi situasi yang menjurus kearah bullying adalah hal yang sangat penting. Program anti bullying hadir untuk membangkitkan kesasaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan dari program serta kegiatan anti bully di sekolah antara lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Menanamkan pengertian bahwa rasa aman adalah hak dan milik semua orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Menyadarkan semua orang disekolah bahwa tindakan bullying dalam bentuk apapun tidak dapat diterima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Membekali siswa untuk membuat keputusan (ingat; kunci dari penyelesaian masalah bullying adalah pada pengungkapan kasus kepada orang yang lebih dewasa, berkompeten atau yang siswa kita percayai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Membantu siswa membentuk lingkaran orang yang mereka percayai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan yang bisa dilakukan selama program ini antara lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Brainstorming dan diskusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Kegiatan menggunakan lembar kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       membaca buku cerita yang berhubungan dengan bullying&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       membuat gambar , kolase, poster mengenai pencegahan bullying&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       bermain drama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       berbagi cerita dengan orang tua di rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.       menyanyikan lagu anti bullying dengan lyrik yang sudah dirubah dari lagu yang populer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.       menulis puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.       bermain teater boneka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kegiatan ini berlangsung, kerja dari komunitas sekolah dalam menanggulangi bullying bukan berarti selesai, masih ada hal lain yang perlu dilakukan misalnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Menggiatkan pengawasan di halaman bermain, toilet, serta tempat berolah raga saat siswa melakukan aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Memastikan konsekuaensi jika menyakiti teman yang berlaku secara luas di sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Meningkatkan komunikasi di semua lini sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Mengajarkan pembelajaran secara bekerja sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.       Bekerja sama dengan orang tua dalam penanggulangan kasus bullying&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Memasukkan aspek bullying ke dalam pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua kegiatan serta pelaksanaan langkah diatas diharapkan sekolah menjadi tempat yang paling aman bagi anak serta guru untuk belajar dan mengajar. Tidak ada seorang pun yang disakiti perasaan maupun badannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-7913127596488093674?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/7913127596488093674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=7913127596488093674' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7913127596488093674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7913127596488093674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/membuat-program-anti-bullying-di.html' title='Membuat program anti bullying di sekolah'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-828746921238250356</id><published>2007-11-07T16:16:00.000-08:00</published><updated>2008-06-19T21:31:49.162-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Mari bertanya dan membuat pertanyaan.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/question-mark.jpg" title="question mark"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/question-mark.thumbnail.jpg" alt="question mark" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengajar selain menerangkan materi pelajaran, guru juga ditantang untuk mampu bertanya dengan tidak asal bertanya. Aktivitas bertanya sepertinya sebuah hal yang sederhana, padahal dengan bertanya kita dapat mengetahui apakah siswa mampu menangkap apa yang kita sampaikan dan sejauh mana pembelajaran kita membuat dirinya tertarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah ciri pertanyaan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pertanyaan yang baik harus mempunyai:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Alasan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Fokus&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Kejelasan arah dan maksud&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;intonasi yang jelas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang baik itu:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Menantang&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Mengejutkan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Memelihara hubungan keilmuwan dengan siswa&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Menstimulasi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Menerbitkan perasaan ingin tahu yang lebih      lanjut&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sebagai guru kita harus sering membudayakan mutu bertanya yang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Menjadi tanggung jawab kita untuk bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Mengevaluasi pengejaran kita (sejauh mana anak mengerti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Mengevaluasi tingkat kemajuan siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Membimbing siswa kepada pengertian baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Melatih siswa menggunakan skill &lt;i&gt;high order thinking  &lt;/i&gt;(transformasi dari informasi menjadi ide)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.      Meningkatkan mutu belajar mengajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.      Melatih siswa untuk berbicara dengan alur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.      Memupuk kebiasaan medengarkan siswa, apa yang dirasakan dan pikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.       Merangsang minat dan membangkitkan kesadaran siswa terhadap sebuah masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.   Memupuk pendekatan pemecahan masalah dalam pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  Membantu siswa mengemukakan pendapat tantang apa yang diketahuinya dan apa yang dimengerti oleh siswa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.   Mengajak anak berpikir dengan keras dan berkonsentrasi pada tugas yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  Membantu siswa belajar dari satu sama lain saat yang sama menghormati dan mengevaluasi sumbangan pemikiran dari rekan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.  Memperdalam tingkat pemikiran siswa dan kemempuan siswa dalam berpikir secara konseptual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disarikan dari berbagai sumber)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-828746921238250356?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/828746921238250356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=828746921238250356' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/828746921238250356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/828746921238250356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/mari-bertanya-dan-membuat-pertanyaan.html' title='Mari bertanya dan membuat pertanyaan.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-7796179737712900188</id><published>2007-11-01T16:45:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:32:37.525-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian siswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Portfolio sebagai penanda tahap belajar siswa.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai pendidik, kita pasti mempercayai bahwa penilaian yang berkelanjutan sangat penting bagi siswa. Portfolio (koleksi pekerjaan siswa) sebagai penanda tahap belajar siswa dengan demikian wajib dimiliki. Portfolio bisa digunakan sebagai salah satu alat penilaian kepada siswa. Siswa dan guru dapat menggunakan portfolio sebagai sarana melihat kemajuan dalam pembelajaran. Manfaat lainnya portfolio bisa digunakan sebagai sarana komunikasi dua arah antara sekolah dan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/11/portfolio-siswa.jpg" alt="portfolio-siswa.jpg" /&gt;Ruang memberi komentar bagi orang tua sangat berarti sebagai umpan balik atau sekedar kalimat positif yang menguatkan dan menambah semangat bagi buah hati untuk terus menjadi pembelajar. Orang tua dapat menanyakan hal yang berhubungan dengan hasil belajar siswa dalam portfolio kepada gurunya sebagai tambahan informasi lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Portfolio yang baik memiliki komponen berikut ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Tujuan pembelajaran yang jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Tujuan akhir pembelajaran yang teridentifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Komentar guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Ruang bagi orang tua untuk memberi komentar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Ruang bagi siswa untuk menilai diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu serta pelaksanaan nya setiap sekolah mempunyai kebijakan yang berbeda-beda. Jangan lupa untuk menyertakan hasil pekerjaan siswa saat mengirim pulang portfolio siswa. Ingat,saat mengirim pulang portfolio siswa tidak harus hasil pekerjaan siswa yang terbaik, yang terpenting adalah karya siswa tersebut adalah hasil karya siswa. Apabila anda mengirim portfolio hari Senin, anda bisa meminta kembali portfolio anak hari Jumat di minggu yang sama, tentunya dengan mengingatkan orang tua agar mengisi kolom komentar bagi orang tua (komentar positif tentu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk pekerjaan tidak harus selalu dalam bentuk lembar kerja, tetapi dengan kemajuan teknologi anda dapat memotret saat anak melakukan sebuah kegiatan pembelajaran dengan kamera digital. Hal ini berlaku untuk mata pelajaran yang bersifat praktek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan download bagan portfolio untuk siswa&lt;a href="http://www.box.net/shared/d8nf5v9e0c" title="Bagan Portfolio " target="_blank"&gt; disini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:'Calibri','sans-serif';font-size:12;"  &gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:'Calibri','sans-serif';font-size:12;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-7796179737712900188?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/7796179737712900188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=7796179737712900188' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7796179737712900188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/7796179737712900188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/portfolio-sebagai-penanda-tahap-belajar.html' title='Portfolio sebagai penanda tahap belajar siswa.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-6142867561055650904</id><published>2007-09-10T16:43:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:33:51.373-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen keuangan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan tentang Mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Ide bagi kelas dengan satu komputer.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;h1&gt;&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;Saat ini penggunaan teknologi informasi di dalam pembelajaran mulai dlakukan oleh banyak sekolah. Dalam pelaksanaan nya sekolah tidak hanya melengkapi diri dengan sebuah ruangan yang dijadikan sebagai kelas bagi pelajaran computer, namun ada juga yang membeli sesuai dengan jumlah kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini akan membahas mengenai ide apa saja yang bisa diterapkan bagi kelas pembelajaran yang di dalamnya terdapat satu komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran sekolah untuk memasukkan aspek teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran, tidak lepas dari daya tarik yang dimiliki oleh teknologi ini. Banyak siswa yang merasa bahwa dengan pembelajaran yang menggunakan TIK mereka menjadi lebih gembira dan dan aktif sehingga mereka menjadi lebih memahami materi pembelajaran dalam suasana yang menyenangkan. Hal ini sangat berbeda apabila dibandingkan dengan pemeblajaran yang konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru sebagai fasilitator di kelas pun sangat terbantu disebabkan oleh sifat dari media ini yang interaktif. Tetapi guru pun ditantang untuk lebih mendayagunakan perangkat ini, jangan sampai perangkat ini dijadikan sarana siswa bermain saat sudah selesai mengerjakan tugas dari gurunya ini menjadikan computer yang ada di ruang kelas menjadi sarana siswa dan guru unuk lebih produktif dalam tugas dan perannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat bagi guru dalam membantu guru dalam hal yang bersifat administrasi dan produktifitas guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Membuat surat menyurat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Membuat lembar kerja siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Membuat puzzle atau teka-teki bagi siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Membuat display kelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Membuat bulletin sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Membuat sertifikat bagi siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Membuat pengumuman kelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Membuat daftar nilai dan kehadiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat bagi siswa, sebaga sarana belajar dan memproduksi sesuatu, dengan system center mampu mengakomodir satu sampai lima siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Sebagai pusat informasi, guru bisa menggunakan internet, CD ROM atau video&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sebagai pust aktivitas menjadi sarana bagi siswa mendalami program atau software tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Siswa bisa mengirim surat elektronik , mengetik, membuat database sederhana, atau membuat presentasi untuk keperluan tugas yang menjadi bagian dari pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip &lt;b&gt;APRIKOD &lt;/b&gt;(akses, presentasi. informasi, komunikasi, produksi serta publikasi) oleh Annette Lamb &lt;a href="http://wwww.eduscapes.com/" target="_blank"&gt;&lt;i&gt;(www.eduscape.com)&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penggunaan satu computer untuk satu ruang kelas, guru bisa menggunakan metode APRIKOD. Berikut ini adalah penjelasannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akses &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru bisa menggunakan sistem &lt;i&gt;center &lt;/i&gt;di dalam kelas untuk memberikan peluang bagi siswa untuk menjadikan komputer sebagai sumber belajar. Caranya adalah dengan menempatkan satu sampai lima siswa pada satu komputer, jika lebih di khawatirkan tidak menjadi maksimal penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Presentasi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru bisa menggunakan komputer yang ada di dalam kelas untuk memotivasi siswa untuk lebih tertarik dengan sebuah topik atau konsep misalnya dengan menghadirkan gambar atau illustrasi. Komputer juga bisa digunakan untuk menstimulai debat, pemecahan masalah yang melibatkan siswa dalam pengambilan atau peninjauan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara siswa bisa menggunakn komputer untuk proyek pembelajaran yan bersifat multimedia atau sebagai alat bantu saat mempresentasikan sesuatu kepada warga kelas lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pusat informasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila terdapat jaringan internet di sekolah guru dapat menggunakannya untuk hal yang bersifat &lt;i&gt;professional development &lt;/i&gt;atau mencari bahan ajar sampai membuat blog. Siswa secara grup maupun secara individu dapat membaca atau menjadikan informasi yang ada di internet sebagai bahan penelitian. CD ROM juga dapat digunakan untuk keperluan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berkomunikasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya jaringan internet serta komputer di dalam kelas, guru dapat berkomunikasi dengan sesama guru, kepala sekolah serta orang tua. Lewat surat elektronik siswa dapat menggunakan untuk berkirim surat kepada ahli mengenai sebuah tema yang sedang mereka pelajari atau melakukan proyek kolaborasi dengan sekolah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Produksi dan publikasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi guru keberadaan computer dikelas dapat juga dipakai sebagaui sarana membuat blog untuk berbagi, membuat peta pemikiran, membuat presentasi dan membuat &lt;i&gt;time line&lt;/i&gt; atau alur waktu untuk keperluan pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa dapat membuat majalah kelas, buku kelas, presentasi kelas, alur waktu, jurnal kelas, atau membuat peta pemikiran.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-6142867561055650904?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/6142867561055650904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=6142867561055650904' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6142867561055650904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6142867561055650904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/ide-bagi-kelas-dengan-satu-komputer.html' title='Ide bagi kelas dengan satu komputer.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2691309868405835803</id><published>2007-08-27T16:42:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:34:39.414-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Pelatihan guru yang memberi inspirasi. (Workshop guru Sekolah Al Izzah Taman Adyasa Tangerang)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/08/alizzahbackdrop.jpg" title="alizzahbackdrop.jpg"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/08/alizzahbackdrop.jpg" alt="alizzahbackdrop.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Sabtu tanggal 25 Agustus 2007, saya bersama &lt;a href="http://trainerkita.blogspot.com/" title="Pak Dedi trainer" target="_blank"&gt;Pak Dedi&lt;/a&gt;, melakukan pelatihan guru di Sekolah dasar Al Izzah Taman Adyasa Tangerang.  Kami melakukannya berdua. Pelatihan yang berlangsung setelah makan siang itu berjalan dengan lancar dan menarik sekali. Ini kali pertama saya melakukan presentasi dengan kakak saya dalam satu sesi presentasi.  Saya tampil dengan topik pengelolaan kelas, beliau tampil dengan topik bagaimana menjadi guru yang profesional. Sengaja kami pilih topik yang saling mendukung tersebut dikarenakan untuk membuka pola pikir guru agar mau berubah dibutuhkan stimulasi yang tepat. Setelah antusiasme guru dibangkitkan maka harapan agar mereka berubah sampai kepada hal yang bersifat teknis jadi lebih mudah. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembahasan mengenai guru yang profesional, oleh &lt;a href="http://trainerkita.blogspot.com/" title="Pak Dedi trainer" target="_blank"&gt;Pak Dedi&lt;/a&gt; guru dibangkitkan rasa percaya dirinya dalam memandang profesi serta diberi motivasi agar bisa melalui tantangan keseharian sebagai manajer di kelas. Sebagai manajer di kelas, guru tidak hanya harus mendidik siswa, tetapi saat yang sama mempunyai kewenangan serta otoritas yang tinggi dalam berhadapan dengan komunitas sekolah. Hal inilah yang terkadang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menghadapi orang tua di Taman kanak-kanak yang memaksa agar sekolah mengajarkan baca tulis hitung, guru biasanya tidak punya pilihan selain menuruti apa yang menjadi tekanan oleh orang tua murid. Contoh lain saat guru menghadapi ujian nasional yang bertentangan dengan prinsip pendidikan. Pak Dedi menyarankan agar sekolah melakukan kompromi, dalam pengertian sekolah dengan penuh daya dan upaya melakukan semua hal yang betul-betul berpusat pada siswa selama mereka ada di kelas 1 sampai 5, untuk kemudian dikelas 6 mengajak siswa berlatih keras menghadapi soal ujian. Melakukan kompromi sangat penting agar guru dan manajemen sekolah tidak mengalami kesulitan dengan dinas pendidikan setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/08/alizzahagus.jpg" title="al izzah"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/08/alizzahagus.jpg" alt="al izzah" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam topik pengelolaan kelas, saya mengajak semua guru yang hadir membayangkan bahwa kelas yang mereka bawahi sebagai sebuah miniatur komunitas. Ada pengendali kebijakan, ada warga dan ada juga konsensus yang disepakati bersama. Saat membentuk konsensus atau &lt;i&gt;essential agreement  &lt;/i&gt;semua siswa dilibatkan. Dengan demikian tidak mengundang celah siswa untuk menawar atau mendebat saat dirinya dikenai konsekuensi. konsekuensi bukan hukuman dan bukan dilterapkan untuk mempermalukan siswa tapi untuk menyadarkannya serta memberi penghargaan saat siswa berbuat yang terbaik. Berbeda dengan hukuman, konsekuensi memberikan peluang bagi guru untuk berfokus tidak hanya pada perilaku anak yang negatif tetapi juga pada perilaku anak yang positip. Fokus pada hal yang positip pada perilaku anak adalah sebuah hal yang sering luput dari perhatian para pendidik. Dalam dunia pendidikan dasar penghargaan terus menerus pada perilaku anak yang baik akan membuat anak menjadi bisa melewati halangan emosional (rasa percaya diri, kemandirian dan lain-lain) sehingga siap menjadi pembelajar yang bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan ini ditutup dengan refleksi dari peserta, salah satu peserta Ibu Emmy , mengatakan bahwa dirinya merasa terinspirasi dengan pelatihan ini. Hal demikian cocok sekali dengan apa yang Pak Dedi katakan bahwa guru yang baik bukan hanya bisa mengajar dan memberi contoh tetapi juga memberi inspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/agusampurno/pengelolaan-kelas"&gt;[slideshare id=98101&amp;amp;doc=pengelolaan-kelas939&amp;amp;w=425]&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2691309868405835803?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2691309868405835803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2691309868405835803' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2691309868405835803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2691309868405835803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/pelatihan-guru-yang-memberi-inspirasi.html' title='Pelatihan guru yang memberi inspirasi. (Workshop guru Sekolah Al Izzah Taman Adyasa Tangerang)'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-6657710391754856401</id><published>2007-08-18T16:44:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:35:17.652-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Penerapan metode belajar aktif dalam pembelajaran berbasis proyek.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba anda bayangkan situasi kelas dibawah ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa di kelas lima sedang belajar mengenai konsep mesin yang sederhana, mereka belajar konsep kekuatan, gerak dan bekerja mengaanalisa sebuah mesin yang sederhana. Dari mesin yang rumit mereka memepelajari kaidah mesin yang paling prinsip. Siswa mengoleksi, mengatur, menghadirkan kembali data-data menggunakan program excel. Saat merancang mesin sederhana mereka berperan sebagai perancang sekaligus mempegunakan prinsip perencanaan, perakitan, uji coba sebelum mesin sederhana buatan mereka diluncurkan didepan teman-teman kelas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ada pertanyaan mengenai 'metode apa yang paling efektif untuk mengajar?' jawabannya bergantung pada tujuan pembelajaran, isi pembelajaran, dan guru yang akan menggunakannya. Tapi ada jawaban lain yang lebih baik dari itu semua yaitu 'siswa mengajarkan siswa lainnya' dikutip dari Wilbert J. McKeachie, pengarang buku &lt;i&gt;Teaching tips: Strategies, research and theory for college and university teachers,&lt;/i&gt; Houghton-Mifflin (1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Illustrasi diatas serta kutipan dari buku merupakan gambaran dari dua metode mengenai pembelajaran yang pertama adalah ilustrasi dari pembelajaran dengan berbasis proyek sedangkan yang kedua adalah gambaran yang sederhana dan singkat mengenai pembelajaran aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran aktif,kedua-duanya saling berkaitan. Pembelajaran aktif merupakan ruh dari pembelajaran berbasis proyek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah yang sekarang ada dan  memiliki esensi yang sama dengan belajar aktif adalah PAKEM atau pembelajaran aktif, efektif, dan menyenangkan. Istilah ini ada dalam kerangkan peningkatan mutu pendidikan manajemen berbasis sekolah (MBS). PAKEM adalah dua pilar dari empat pilar MBS.  Dua pilar lainnya adalah manajemen yang transparan, dan keterlibatan masyarakat pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pembelajaran berbasis proyek adalah proyek perseorangan atau grup dan dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu, menghasilkan sebuah produk, yang hasilnya kemudian akan ditampilkan atau dipresentasikan. Saat pengerjaan kelas menggunakan berbagai macam bahan-bahan, dengan pendekatan belajar aktif atau berpusat pada siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan: kontruktivis, problem solving, inquiry, riset, integrated studies, pengetahuan dan ketrampilan, evaluasi, refleksi, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua metode diatas mempertimbangkan aspek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.    Gaya belajar siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.    Taksonomi pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.    Kecerdasan majemuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berikut ini adalah gambaran mengenai jalannya pembelajaran dengan konsep mesin sederhana, lanjutan dari illustrasi diatas.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td rowspan="3" valign="top" width="88"&gt;&lt;b&gt;VAK&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="108"&gt;Visual&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Mencari gambar mesin   sederhana dari  Koran atau majalah dan   film&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td width="108"&gt;Auditory&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Mendengar dan melihat   penjelasan dari pekerja konstruksi yang menjelaskan bagaimana  mereka menggunakan mesin sederhana saat   bekerja.&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="108"&gt;Kinesthetic&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Membuat mesin   sederhana yang terbuat dari tanah liat.&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td rowspan="2" valign="top" width="88"&gt;&lt;b&gt;Otak kanan dan Otak kiri &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="108"&gt;Otak kiri&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Mengikuti langkah demi   langkah petunjuk membuat mesin sederhana.&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="108"&gt;Otak kanan&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Berdiskusi mengenai   peran mesin sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td rowspan="8" valign="top" width="88"&gt;&lt;b&gt;Kecerdasan majemuk &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td width="108"&gt;Logis matematis&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Membuat mesin   sederhana dari mesin yang rumit&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td width="108"&gt;bahasa&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Membuat karangan  atau pidato menjelaskan mengenai pentingnya   mesin sederhana dalam kehidupan .&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td width="108"&gt;Spasial&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Membuat presentasi   menunjukkan perbedaan penggunaan mesin sederhana.&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td width="108"&gt;Musikal&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Membuat lagu tentang   mesin sederhana.&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="108"&gt;Tubuh dan kinestetis&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Menggunakan   benda-benda sederhana untuk menciptakan mesin sederhana.&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td width="108"&gt;Antar pribadi&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Bekerja dengan   kelompok membuat video tentang  mesin   sederhana untuk siswa TK.&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td width="108"&gt;Dalam pribadi&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Membuat buku catatan   harian mengenai pembelajaran.&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;td width="108"&gt;alam&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;td valign="top" width="387"&gt;Menemukan contoh dari   mesin sederhana yang ada di alam,&lt;/td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoListParagraph" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Times New Roman','serif';font-size:12;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:'Times New Roman','serif';font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-6657710391754856401?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/6657710391754856401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=6657710391754856401' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6657710391754856401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6657710391754856401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/penerapan-metode-belajar-aktif-dalam.html' title='Penerapan metode belajar aktif dalam pembelajaran berbasis proyek.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-6661974106962095938</id><published>2007-08-07T16:41:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:37:39.925-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Membentuk masyarakat pembelajar di sekolah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sekolah sebagai institusi yang menjadi bagian dari masyarakat mempunyai beberapa elemen penting di dalamnya. Para ahli biasanya menyebutnya sebagai &lt;i&gt;stake holder&lt;/i&gt;. Di tangan mereka lah keberlanjutan sekolah digantungkan. Elemen sekolah yang dimaksud adalah guru, sebagai garda depan dalam kegiatan pembelajaran, siswa sebagai mitra pembelajaran, orang tua sebagai penghubung kehidupan anak di rumah dan di sekolah dan yang terakhir adalah mereka yang disebut sebagai &lt;i&gt;leadership team&lt;/i&gt;, atau gabungan antara pemegang otoritas (yayasan dan lain-lain) dengan kepala sekolah sebagai pelaksana serta pemegang kendali kebijakan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Di abad 21, tantangan terbesar bagi orang yang hidup di jaman ini adalah kemauan untuk selalu belajar dan meningkatan kualitas diri. Sekolah dalam hal ini seakan mempunyai banyak mitra dalam membelajarkan siswa. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki sekolah dan guru sekarang ini adalah menjadikan komunitas di sekelilingnya menjadi komunitas pembelajar.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dengan adanya internet, peran buku teks menjadi sejajar dengan lautan informasi yang ada di internet. Walaupun memang tidak semua yang ada di internet itu benar dan bisa dipercaya namun hal ini telah memberikan keahlian serta tantangan baru bagi guru dan siswa untuk menjadi kritis terhadap informasi yang didapatkan. Sebuah kemampuan yang banyak sekali gunanya bagi siswa kita di masa depan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Banyak nya sumber belajar di sekitar kita, menjadikan sekolah tidak dalam keadaan yang sulit lagi untuk mencari sumber belajar. Sekali lagi guru dan semua elemen sekolah sebagai model harus tampil sebagai sosok yang memberi contoh sebagai pembelajar sepanjang hayat kepada siswa. Sebab kita semua setuju bahwa pembelajaran karakter yang paling menarik adalah dengan memberikan contoh nyata dalam bersikap kepada siswa.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Contoh nyata adalah hal yang paling sulit dilakukan, untuk itu sekolah perlu merencanakan sebuah gerakan atau &lt;i&gt;action&lt;/i&gt; yang bisa mengingatkan selalu akan perlunya sebagai individu dan semua elemen komunitas sekolah akan pentingnya menjadi pembelajar sepanjang hayat.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Berikut ini adalah cara yang bisa ditempuh menuju pembentukan masyarakat pembelajar disekolah.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Menggunakan guru sebagai sumber belajar . Menjadikan guru sebagai guru dan pembelajar saat bersamaan&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;1.       Melakukan pembinaan kompetensi guru yang berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Hal ini sangat diperlukan untuk memelihara kompetensi serta kemampuan guru untuk bisa menjadi profesional saat mengajar dikelas. Untuk mewujudkan pembinaan ini sekolah bisa mengadakan pembinaan kompetensi dengan memanggil ahli dari luar komunitas sekolah atau dari dalam sekolah sendiri. Pihak leadership team dengan demikian perlu membuka diri dan memberikan dukungan baik secara dana maupun kebijakan yang menyuburkan prektek berbagi pengetahuan ini.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;2.       Pelatihan yang diadakan perlu memperhatikan prinsip berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Relevan dan benar-benar dibutuhkan oleh guru.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Bersifat metode praktek dan langsung bisa dipraktek kan dikelas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Merupakan sebuah keterampilan yang bisa membantu guru dalam banyak haldi dunia pembelajaran. Misalnya pelatihan mengenai pemetaan pemikiran. Guru dapat menggunakan metode penedekatan belajar ini dalam setiap subyek mata pelajaran.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Belajar aktif. Hindari jenis pelatihan yang membuat peserta duduk diam dan hanya mendengarkan saja.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Lintas kurikulum. Dengan mengunakan prinsip ini semua guru akan mendapat manfaatnya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;3.       Mulailah mencari dan mengkalkulasi minat atau keahlian yang bisa dibagi dari dalam komunitas sekolah dulu.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Buatlah daftar keahlian dari semua komunitas sekolah. Hal-hal yang biasanya menjadi minat, pengalaman atau keahlian dari guru yang dapat dibagi dengan teman sejawatnya adalah&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Teknologi.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Kebutuhan khusus, mengajar anak yang berkebutuhan khusus&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Matematika&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Permainan untuk mendukung pembelajaran&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Manajemen kelas&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Manajeman perilaku anak&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Mengelola orang tua&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Buku terbaru yang bermanfaat bagi pendidikan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Berbagi pengalaman sepulang dari acara atau workshop di luar sekolah. Sekolah hanya perlu membiayai satu atau dua orang untuk datang, setelah itu orang yang datang harus berpresentasi membagi pengetahuannya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Hal-hal lain yang sifatnya praktis dan dirasa berguna dan membantu tugas guru sehari-hari.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;4.       Waktu untuk berbagi.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Hari -hari khusus, biasanya 3 hari menjelang tahun ajaran dimulai&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Pertemuan antara guru bidang studi, di dalam atau diluar sekolah (gugus)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Setelah jam pelajaran berakhir&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Serta waktu-waktu yang memungkinkan lainnya untuk diadakan pelatihan singkat yang bermanfaat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Rapat seluruh guru&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;5.       Format pelatihan&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Dengan &lt;i&gt;hand out&lt;/i&gt; yang bisa disimpan oleh guru, bila suatu saat membutuhkan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Memberikan situs alamat internet yang bermanfaat . Gunakan del.icio.us untk membagi situs yang bermanfaat kepada rekan sejawat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; &lt;i&gt;Workshop&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Mengajar dengan berkolaborasi, sehingga terjadi transfer ilmu dengan melakukan bersama-sama&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menggunakan orang tua sebagai sumber belajar. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda memutuskan untuk menggunakan orang tua sebagai sumber belajar, anda harus memastikan bahwa arus komunikasi di sekolah anda berjalan dngan baik. Dengan kata lain orang tua harus benar-benar tercukupi informasinya mengenai apa serta bagaimana siswa belajar mengenai sebuah subyek atau tema pembelajaran. Pemberitahuan mengenai hal ini bisa melalui folder mingguan dari pekerjaan siswa, kalender penting bulanan sekolah, buletin kelas, lembar kerja mingguan yang kesemuanya dikirim ke rumah oleh guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat belajar mualai belajar sebuah tema mengenai pahlawan, anda bisa mengundang orang tua, kakek, nenek untuk datang ke sekolah menceritakan mengenai makna kepahlawanan didepan siswa. Sebagai &lt;i&gt;front loading&lt;/i&gt; atau mengisi pengetehuan anak sebanyak-banyaknya dengan data dan informasi sebelum memulai tema, hal di atas sangat banyak gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penutup &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan menjadikan sekolah sebagai masyarakat pembelajar banyak hal yang bisa kita petik.&lt;br /&gt;&lt;ul class="unIndentedList"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Siswa menjadi terpacu terus untuk menjadi yang terbaik di sekolah dan dikehidupan sehari-hari.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Orang tua menjadi lebih dikuatkan untuk menjadi model serta mitra bagi pembelajaran putra-putrinya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Guru terpacu terus menerus untuk meningkatkan diri dan merasa didukung oleh semua pihak.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Sekolah menjadi lebih berkembang dalam semua sisi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt; Komunitas menjadi lebih kuat dan bisa terus menerus berbagi pengetahuan dan menjadi komunitas pembelajar.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-6661974106962095938?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/6661974106962095938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=6661974106962095938' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6661974106962095938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/6661974106962095938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/membentuk-masyarakat-pembelajar-di.html' title='Membentuk masyarakat pembelajar di sekolah'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-4984735258313684197</id><published>2007-05-08T16:39:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:37:18.119-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Menciptakan peraturan di dalam kelas, anda sebagai fasilitatornya.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan di dalam proses belajar mengajar di kelas sangat mutlak diperlukan. Keberhasilan proses pembelajaran bahkan bergantung pada mampu tidaknya guru sebagai manajer kelas memberikan contoh sekaligus menjadi individu yang konsisten dalam menerapkan peraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan sebaiknya peraturan dibuat dan diberlakukan? Jawabannya adalah di hari pertama saat tahun ajaran baru dimulai. Jika tidak, maka kelas akan berjalan tanpa peraturan. Seperti halnya dalam kehidupan nyata, sebuah komunitas yang berjalan tanpa peraturan akan menyebabkan kekacauan dan membuat warga yang hidup didalamnya merasa tidak nyaman dalam beraktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/08/anik-kelas.jpg" alt="anik-kelas.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;Di hari pertama tahun ajaran setelah anda memperkenalkan diri, segera libatkan anak untuk membuat peraturan kelas. Biasanya yang akan terjadi, anak akan muncul dengan banyak sekali ide mengenai peraturan kelas misalnya jangan menyakiti teman, tidak mencorat-coret kelas, tidak berteriak-teriak di dalam kelas dan lain-lain yang isinya cenderung sama dan senada. Anda bisa meringkas kemudian menyatukannya menjadi lima garis besar peraturan kelas. Peraturan yang terlalu banyak akan susah diingat dan mudah dilupakan. Dengan melibatkan siswa&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dalam proses pembuatan peraturan anda sudah mengusahakan kelas anda menjadi kelas yang demokratis.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Guru dalam hal ini tidak menjadi penguasa yang berhak menentukan segalanya. Sebuah peraturan yang dibuat bersama seluruh elemen kelas akan mempermudah guru dalam mengatur kelas serta mengingatkan mereka yang melanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip terbesar dalam membuat peraturan didalam kelas adalah perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah 5 garis besar contoh peraturan serta 1 contoh konsekuensi yang mungkin bisa anda jadikan ide saat membuat peraturan kelas.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dalam memperlakukan teman. Memperlakukan satu sama lain dengan hormat. Memperlakukan setiap orang sama dan adil. Menggunakan perilaku&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang sopan dan baik. Saling tolong dan membantu satu sama lain. Perlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Saat belajar dan berkomunikasi didalam kelas. Mengangkat tangan saat ingin bertanya atau menyampaikan ide. Menggunakan suara yang tidak terlalu keras saat berdiskusi dalam grup. Menggunakan bahasa yang tidak kasar dan menyakiti perasaan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Dalam menyelesaikan masalah dikelas. Berpikir sebelum berbicara, apabila akan berbicara terlebih dahulu mengatakan apa perasaan mengenai tindakan orang lain pada kita, misalnya, “saya kecewa karena kamu tidak menghargai saya”. Apabila terpaksa tenangkan perasaan dahulu sebelum berbicara. Menyelesaikan permasalahan dengan cara yang tenang. Saat menyelesaikan konflik saling mendengarkan satu sama lain.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Peraturan saat berada didalam kelas. Tidak berlari di dalam kelas atau di area yang mempunyai atap. Masuk dan keluar kelas dengan tenang dan tidak mendorong-dorong teman.Peraturan demi keselamatan bersama.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Memperhatikan dan mengawasi satu sama lain. Memelihara peralatan milik sekolah. Mempergunakan tangan dan kaki sebagaimana mestinya.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;li&gt;Konsekuensi bagi yang melanggar. Diperingatkan. Nama ditulis di papan tulis, diberikan tanda dibelakang nama (bisa gambar muka cemberut untuk kelas rendah). Keluar dari kelas dengan waktu tertentu. Kontrak tertulis dengan siswa. Orang tua siswa dihubungi. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-4984735258313684197?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/4984735258313684197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=4984735258313684197' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4984735258313684197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/4984735258313684197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/menciptakan-peraturan-di-dalam-kelas.html' title='Menciptakan peraturan di dalam kelas, anda sebagai fasilitatornya.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2718124061520865046</id><published>2007-05-01T16:30:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:36:29.756-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen personalia sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Melakukan observasi, mengambil pelajaran.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Apakah anda seorang guru atau anda seorang kepala sekolah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda seorang guru, pasti anda pernah di observasi oleh seseorang. Saat anda ingin bergabung dengan sekolah anda sekarang misalnya, pihak sekolah mungkin meminta anda untuk melakukan praktek mengajar, baik dengan murid yang sedikit atau dengan murid satu kelas. Pada saat anda sudah menjadi guru pun terkadang anda tetap di observasi untuk melihat sejauh mana anda menggunakan pendekatan terkini dalam pembelajaran serta bagaimana anda melaksanakan apa yang disebut sebagai manajeman kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda seorang kepala sekolah, untuk mengetahui kemampuan guru yang sedang anda seleksi atau melakukan evaluasi kinerja tahunan terhadap guru anda pasti anda akan menjadi seorang yang melakukan observasi terhadap orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pendidik kita juga bisa melakukan obeservasi kepada guru yang sudah lebih berpengalaman untuk mengetahui praktek pembelajaran yang baik. Tentunya setelah meminta ijin kepada yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar, observasi sangat diperlukan sebagai sarana meningkatkan diri bagi semua lini di dalam sekolah. Bagi guru hal tersebut akan berguna untuk mengetahui sudah sejauh mana perencanaan pembelajaran sudah dilakukan di kelas. Bagi manajemen sekolah, dalam hal ini kepala sekolah sangat penting untuk melakukan observasi sebagai rangkaian dalam menilai kinerja seorang guru. Walaupun ada banyak aspek dalam menilai kinerja seorang guru, tetapi keterampilan dia mengajar dan administrasi kelas sangatlah penting untuk ditelaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah tips yang berguna saat anda melakukan proses observasi, sebagai subyek maupun sebagai obyek observasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan sebelum observasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda seorang guru yang sedang melalui proses penerimaan atau guru yang akan di observasi oleh kepala sekolah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Aturlah janji dengan pihak manajemen sekolah. Biasanya proses ini berlangsung setelah proses wawancara selesai.&lt;br /&gt;2.    Dua hari sebelum pelaksanaan praktek mengajar kirimlah rencana pembelajaran anda kepada pihak sekolah. Jangan lupa sertakan juga lembar kerja yang akan siswa kerjakan.&lt;br /&gt;3.    Dalam proses penerimaan guru baru, jangan lupa tentukan tingkatan kelas yang ingin anda ajar serta bidang studinya. Apabila sebelumnya anda mengajar taman kanak-kanak, jangan meminta untuk mengajar anak kelas 3.  Pilihlah tingkatan yang membuat anda nyaman dalam melakukan praktek mengajar ini . Tentunya kesan pertama sangat penting saat proses penerimaan.&lt;br /&gt;4.    Lakukan riset singkat di internet mengenai rencana pembelajaran yang menarik untuk siswa sesuai bidang studi. Ada banyak sekali sumber di internet mengenai rencana pembelajaran yang singkat tetapi menarik bagi siswa dan guru yang melakukan.&lt;br /&gt;5.    Apabila observasi ini menjadi bagian dari penilaian tahunan anda sebagai guru kelas atau bidang studi. Anda boleh saja meminta siswa supaya membantu anda dengan bersikap baik dan antusias selama kegiatan belajar berlangsung. Walaupun pada dasarnya hal ini tidak akan banyak berguna bila dalam keseharian anda tidak pernah menerapkan atau tidak konsisten dalam menegakkan peraturan kelas.&lt;br /&gt;6.    Dalam kaidah observasi guru yang baik, hal yang akan menjadi pertimbangan utama adalah bagaimana seorang guru mengelola manajeman kelasnya. Jadi carilah bahan sebanyak-banyaknya mengenai cara mengelola kelas yang baik.&lt;br /&gt;7.    Bagi kepala sekolah mintalah kepada guru untuk melengkapi formulir untuk di observasi. Biasanya form observasi ini terdiri dari tujuan pembelajaran, mata pelajaran, waktu, fokus yang ingin guru ajarkan, bagaimana dengan tugas pada sesi observasi tersebut apakah harus selesai saat itu juga?, pengaturan proses pembelajaran, apa yang menjadi pembukaan, strategi apa yang anda pakai kepada siswa perorangan, dalam grup atau seluruh siswa di dalam kelas, apa yang menjadi kesimpulan dari sesi pembelajaran tersebut, apa yang akan guru lakukan, apa yang akan siswa lakukan, dan apa yang akan guru pendamping lakukan (bila ada).&lt;br /&gt;8.    Kepala sekolah memberikan pengarahan mengenai apa yang akan dinilai serta apa yang harus dipersiapkan guru untuk kegiatan observasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat proses observasi berlangsung, saat anda menjadi subyek atau obyek dalam observasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Sebelum memulai proses pembelajaran buatlah kesepakatan dengan siswa di kelas yang anda ajar, semacam kesepakatan yang berisi konsekuensi dan penghargaan bagi yang melanggar dan yang mentaati kesepakatan. Komunikasikan harapan anda kepada siswa dari proses kegiatan belaja yang akan berlangsung. Apabila ini tidak di laksanakan waktu anda akan terbuang percuma untuk membuat siswa tenang dan konsentrasi. Tetapi harap diingat bahwa kelas yang tenang dan diam belum tentu kelas yang sehat dan demokratis.&lt;br /&gt;2.    Jadilah manajer dikelas anda. Tegakkan lah apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama. Anda bisa mulai dengan mengingatkan anak untuk mengangkat tangan ketika proses brain storming sedang dilakukan. Misalnya, “Andi tolong angkat tangan bila ingin berbicara!” lalu sejak itu hanya menunjuk siswa yang mengangkat tangan bila ingin berbicara atau menjawab pertanyaan.&lt;br /&gt;3.    Saat mengajar berusahalah untuk tetap kukuh pada rencana pembelajaran yang sudah  anda buat. Sebab hal tersebut menjadi bagian dari penilaian. Lakukan manajemen waktu yang baik, anda bisa memulai saat berlatih sebelum observasi berapa waktu yang diperlukan untuk pembukaan, penyampaian materi sampai kesimpulan, dan berapa waktu yang dibutuhkan untuk merapihkan alat pembelajaran yang sudah dipakai sehingga kelas menjadi rapih seperti semula. Semua itu anda bisa tuangkan pada rencana pembelajaran.&lt;br /&gt;4.    Bersikaplah rileks dan santai, ingat proses observasi ini berguna untuk peningkatan keterampilan anda sebagai guru dan bukan untuk memata-matai apa yang selama ini anda lakukan dikelas.&lt;br /&gt;5.    Apabila anda bertindak sebagai observer bersikaplah tenang dan cari posisi yang tidak terlalu mencolok agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan sebagaimana mestinya. Jangan sungkan untuk turun langsung melibatkan diri bila anda lihat guru kewalahan dalam menangani perilaku siswa. Tentunya hal ini hanya anda lakukan bila semua sudah diluar kendali, dan lakukan seperti apa yang guru kelas tersebut lakukan sehingga tidak terjadi kesenjangan. Jika tidak berilah kesempatan guru untuk mengatasi masalah ini sesuai kapasitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah proses observasi&lt;br /&gt;1.    Tentukan jadwal anda bertemu dengan orang yang mengobservasi untuk mendapatkan umpan balik.&lt;br /&gt;2.    Bertanyalah mengenai hal-hal positif yang sudah anda lakukan.&lt;br /&gt;3.    Sampaikanlah harapan atau target yang akan anda capai selanjutnya.&lt;br /&gt;4.    Mintalah kesempatan untuk diobservasi kembali dengan tujuan untuk mendapatkan umpan balik.&lt;br /&gt;5.    Kepala sekolah memberikan umpan balik yang berisi saran-saran bagi upaya peningkatan kompetensi guru baik kecakapan mengajar maupun manajemen kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/05/observasi.jpg" title="Suasana saat observasi."&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/05/observasi.jpg" alt="Suasana saat observasi." /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan yang biasa terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Masing-masing pihak tidak menyadari bahwa proses observasi atau supervisi adalah sebuah proses yang harus dijalankan melalui komunikasi yang efektif,  yang memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk melakukan refleksi atas dirinya sebagai ajang peningkatan kompetensi.&lt;br /&gt;2.    Guru hanya mengandalkan saran dari supervisor tapi tidak mempunyai kemauan untuk mengeksplorasi kemampuan yang dimilik oleh dirinya sendiri. Dengan demikian observer gagal untuk membangkitkan sisi kreatif dari orang yang diobservasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal–hal yang menjadi penilaian dalam observasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen kelas     Penataan ruang     Aktivitas pembelajaran&lt;br /&gt;(isi pembelajaran)    Manajemen perilaku     Manajemen waktu&lt;br /&gt;Penilaian     Strategi guru    Penampilan secara kesuluruhan&lt;br /&gt;(suara dan bahasa tubuh)    Alat peraga yang digunakan     Penggunaan bahasa yang efektif dan komunikatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah uraian kami semoga bermanfaat, guru yang baik bukanlah guru yang berpengalaman bertahun-tahun tetapi guru yang setiap saat mau mencoba hal-hal baru sekaligus mampu merefleksikan diri nya demi peningkatan kompetensi kualitas belajar dan mengajar yang menjadikan siswa sebagai subyek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2718124061520865046?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2718124061520865046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2718124061520865046' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2718124061520865046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2718124061520865046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/melakukan-observasi-mengambil-pelajaran.html' title='Melakukan observasi, mengambil pelajaran.'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3696323170111941706.post-2770464538735014761</id><published>2007-04-24T16:53:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:38:03.831-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen kelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hubungan sekolah dengan masyarakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurikulum Baru (KTSP)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan kebijakan sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengajaran/pembelajaran khusus mapel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaporan kepada orang tua'/><title type='text'>Mari berpresentasi dengan sukses</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat kita melakukan tugas sehari-hari sebagai pendidik, ada banyak kesempatan yang membuat kita harus menyiapkan presentasi sebagai penyaji atau kita sendiri hadir menjadi pemirsa dari presentasi yang dilakukan orang lain. Sebagai guru diawal tahun ajaran, sudah hampir pasti kita akan berpresentasi di depan orang tua siswa mengenai program satu tahun ke depan, atau saat melakukan pertemuan dengan komponen sekolah lainnya.Piranti lunak yang bisa digunakan adalah piranti lunak Powerpoint. Saat menggunakan piranti lunak ini ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan agar piranti lunak ini benar-benar membantu saat anda berpresentasi.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://gurukreatif.wordpress.com/files/2007/08/blog-003.jpg" alt="bingung" /&gt;Saat saya menggunakan mesin pencari google untuk mencari tahu cara yang paling efektif dalam penggunaan piranti lunak ini saya terkejut akan istilah ‘Powerpoint abuse’ atau penyalahgunaan Powerpoint. Ternyata istilah tersebut merujuk pada penggunaan yang salah dari piranti lunak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang perlu diingat saat menggunakan piranti ini untuk berpresentasi adalah ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Powerpoint bukanlah presentasi anda. Anda adalah inti dari presentasi anda sebenarnya. Jangan langsung membuat slide presentasi bila ingin merencanakan berpresentasi, pikirkan dulu apa yang ingin anda katakan. Inti presentasi apa saja yang ingin anda tampilkan dan sampaikan? makna apa dari presentasi anda yang ingin disampaikan pada pemirsa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Pikirkan konsep besar dari presentasi anda bukan kata perkata dari presentasi anda. Coba buat daftar kata pemicu, sebuah atau lebih, kata yang bisa anda terangkan dengan durasi 30 menit sampai 5 menit. Setelah itu baru membuat slide presentasi untuk mendukung pesan yang ingin anda sampaikan. Lalu kemudian yakinkan, persuasikan dan pengaruhi&lt;br /&gt;3.    Gambar lebih berbicara dibandingkan kata-kata. Daripada menggunakan bullets pada slide lebih baik menggunakan sebuah gambar yang merangkum hal-hal tersebut. Pemirsa akan merasa hal yang anda sampaikan lebih informatif dan menarik. Dengan demikian pemirsa akan meminta anda untuk datang kembali atau hadir pada presentasi anda dibanding sekedar mengunduh presentasi anda ke dalam USB mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Powerpoint bukan pengolah kata. Jenis piranti lunak ini bukan untuk menampung sebanyak-banyaknya informasi atau data dalam sebuah slide. Sebuah slide harus mempunyai pesan sebagai penenda ingatan yang akan membuat pemirsa berpikir lebih lanjut. Cukuplah menaruh pernyataan yang singkat pada slide yang anda buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Jangan bacakan slide anda! Banyak sekali penyaji yang berdiri didepan proyektor lalu membacakan isi presentasinya kepada pemirsa. Slide presentasi berguna untuk menerangkan sebuah hal kepada khalayak tentang sebuah konsep, sehingga memacu  kahalayak untuk  bisa berpikir lebih dari apa yang anda terangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Kenali presentasi anda. Jangan sampai ada ucapan “lho kok slide ini ada disini??”Jadi persiapkan diri anda sebaik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.    Lebih baik berbentuk cerita daripada berbentuk bullets. Akan jauh lebih menarik bila menggunakan cerita dibanding fakta-fakta atau informasi yang anda susun dalam bullets.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.    Desain template vs isi presentasi anda. Jangan tergoda untuk menghabiskan waktu mencari desain template yang ‘wah’. Waktu yang anda habiskan lebih baik digunakan untuk memikirkan isi presentasi anda. Bagi pemirsa hal tersebut lebih penting dibanding desain template. Untuk mengatasi hal tersebut, sebagai jalan keluar banyak digunakan slide dengan warna hitam. Hal ini terutama berguna untuk menjadikan penyaji sebagi pusat dari presentasi dan bukan slide presentasi anda. Pada beberapa tempat pertemuan yang tidak terlalu baik perencanaannya atau sempit, kadang layar diletakkan ditengah ruangan. Dengan slide anda berwarna hitam, warna tersebut menolong anda menjadi pusat perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.    Hindari warna yang terlalu kontras. Pasti anda setuju bahwa tema besar dari presentasi adalah menyampaikan ide atau pengetahuan, tapi harap di ingat bahwa mata manusia mempunyai keterbatasan. Slide yang berwarna putih dengan huruf yang hitam akan sangat menyiksa bila dilihat diruang yang gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.    Perhatikan besar huruf yang anda gunakan. Besar huruf 12 terlalu kecil untuk presentasi. Minimal gunakan besar huruf 14. Besar font 12 ini sulit untuk dibaca oleh pemirsa. Idealnya besar huruf untuk presentasi tidak boleh lebih kecil dari 18.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dikutip dari  blog posting "Death by PowerPoint," ditulis oleh Jesper Johansson.)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3696323170111941706-2770464538735014761?l=guru-kreatif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/feeds/2770464538735014761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3696323170111941706&amp;postID=2770464538735014761' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2770464538735014761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3696323170111941706/posts/default/2770464538735014761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://guru-kreatif.blogspot.com/2008/06/test.html' title='Mari berpresentasi dengan sukses'/><author><name>agussampurno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07304919972244885846</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
